Domain For Sale! You can buy this domain

Ligasiana

PSIM Membutuhkan Dana Banyak

PSIM Yogyakarta yang mulai musim kompetisi 2006 kembali ke kancah Divisi Utama membutuhkan dana yang tidak sedikit untuk menyelenggarakan aktifitasnya. Yang paling banyak dibutuhkan adalah untuk membayar gaji dan kontrak pemain.


KMT A Tirtodiningrat selaku anggota dewan pembina PSIM mengemukakan bahwa berdasarkan perhitungan yang dibuat oleh tim formatur, biaya terbesar adalah untuk gaji dan kontrak pemain, disamping untuk biaya tandang dengan asumsi PSIM masuk Wilayah Timur.


Namun Joko Tirtono, panggilan akrabnya, tidak bersedia menyebut jumlah total dari kebutuhan dana PSIM ini. Namun yang jelas kebutuhan dana PSIM untuk kompetisi tahun depan lebih besar dibanding dana yang dibutuhkan PSIM dalam mengikuti Kompetisi Divisi I PSSI tahun ini.


Jumlah dana tersebut lebih besar di antaranya karena jumlah peserta kompetisi juga lebih banyak. Jika dalam Kompetisi Divisi I PSSI yang baru saja dirampungkan PSIM hanya diikuti 9 klub untuk setiap grupnya, maka di Liga Utama nanti diikuti 14 klub. Apalagi kalau masuk wilayah timur, konsekuensinya terjadi pembengkakan biaya tandang yang cukup besar dibanding jika masuk Wilayah Barat.


Rancangan anggaran itu, lanjut Joko Tirtono, belum sampai pada pemasukan, namun baru kebutuhan dana saja. Namun yang jelas, dengan besarnya kebutuhan dana untuk mengikuti Liga Utama ini, maka jumlah pemasukan juga harus dimaksimalkan, termasuk dari hasil penjualan tiket.

(phery)

1 komentar untuk "PSIM Membutuhkan Dana Banyak"

  • LBV di Tangerang pada 01 Januari 1970 00:00:00
    koq PSIM wilayah timur ada pa? salam damai dari LBV tuk Brajamusti
1

Leave a Reply