Domain For Sale! You can buy this domain

Liga Indonesia

Luka Singo Edan Masih Membekas

Kekalahan Arema 0-1 atas PSMS Medan di penghujung kompetisi ini masih cukup membekas di hati pelatih Benny Dollo. Bukan karena permainan pemain Arema yang buruk tetapi perlakuan pemain PSMS yang mirip permainan kungfu penyebabnya.


Pada laga babak delapan besar nanti kedua tim bakal bertemu pada Jumat (16/9) sore nanti mulai pukul 18:30 WIT di Stadion Mandala Jayapura. Benny Dollo sangat menantikan apakah PSMS akan bermain seperti dulu lagi.


Untuk pertandingan penting nanti sore, Benny telah menyiapkan pemain-pemain terbaiknya. Formasi penyerangan dengan tetap menyeimbangkan pertahanan masih menjadi pusat perhatian yang akan diterapkan pelatih di pertandingan nanti.


Di barisan penyerang akan dipercayakan kepada duet pemain asing, Franco Hitta dan Emalue Serge. Di sektor tengah akan dipasang trio I Putu Gede-Firman Utina-Sutaji yang didukung dengan winger Alexander Pulalo dan Erol FX Iba.


Sedangkan sebagai palang pertahanan kemungkinan akan dipercayakan kepada Sunar Sulaiman, Warsidi, dan Claudio de Jesus yang akan membantu pertahanan terakhir, kiper Kurnia Sandy.


Meski demikian, Benny Dollo tidak merisaukan bila pemain yang menjadi starter terkena cidera. Siapapun penggantinya menurutnya memiliki kemampuan yang hampir sama, karena para pemain di Arema hampir memiliki kualitas permainan yang merata.

(phery)

3 komentar untuk "Luka Singo Edan Masih Membekas"

  • di pada 01 Januari 1970 00:00:00
  • mhd hazmin di medan pada 01 Januari 1970 00:00:00
    PSMS MEMANG HEBAT, MANA BISA TEAM LAIN MENGALAHKAN PSMS, TERMASUK AREMA. DENGAR NAMA BESARNYA SAJA, TEAM LAIN SUDAH GEMETAR DULUAN. IYA KAN SINGO EDAN...?
  • paerlin di surabaya pada 01 Januari 1970 00:00:00
    kayaknya kudu lebih sering di update beritanya. Thx
1

Leave a Reply