Domain For Sale! You can buy this domain

Umum

PSSI Menghitung Kerugian

Meskipun pesta penutupan final Liga Indonesia 2005 telah usai namun PSSI masih berhitung dengan kerugian yang didapat menyusul kerusuhan suporter usai pertandingan. Pihaknya akan menunggu selama satu hingga dua hari untuk melakukan penghitungan jumlah kerugian itu bersama dengan pengelola Gelora Bung Karno.


Ia mengatakan, PSSI sendiri mengalami kerugian dari tiket yang hanya terjual 30 persen dari target. Jika karcis terjual semua sebanyak 80.000 lembar maka uang yang akan diterima senilai Rp1,4 miliar. Namun, ia mengatakan, ada pintu yang jebol sehingga penonton dapat masuk secara gratis.


Sementara itu, Pihak Polda Metro Jaya menyebutkan sebanyak 74 orang ditangkap, 22 mobil rusak dan 41 orang menderita luka-luka akibat kerusuhan yang terjadi di kawasan Senayan. Dari 74 yang diperiksa, satu orang jelas sebagai tersangka sebab mencopet handphone sedangkan yang lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan.


Sementara, mengenai kerusakan dari 22 mobil yang rusak, 11 diantaranya merupakan mobil milik warga dan 11 lainnya adalah mobil milik operasional Polda Metro Jaya. Sebanyak 11 mobil milik warga yang rusak itu umumnya menderita pecah kaca karena lemparan dan pukulan benda keras dan spion mobil hilang.


Sedangkan 11 mobil polisi yang rusak adalah dua dibakar yakni milik Polsek Cikupa Tangerang dan mobil oleh TKP Polres Metro Jakarta Pusat sedangkan sisanya rusak akibat terkena lemparan benda keras. Sementara dari 41 orang yang menderita luka-luka, 23 diantaranya aparat kepolisian, enam suporter dan 13 warga.

(phery)

1 komentar untuk "PSSI Menghitung Kerugian"

  • seto di jkt pada 01 Januari 1970 00:00:00
    PSSI nggak ada kerusuhanpun tetep bilang merugi....sebab disana berkumpulnya para koruptor dbp Nurdin halid dan Andi Darusalam
1

Leave a Reply