Domain For Sale! You can buy this domain

Ligasiana

Liga Indonesia 2005 Alami Penurunan Kualitas

Agar Indonesia mampu menciptakan bibit-bibit yang potensial menjadi pemain nasional pada musim kompetisi 2006 nanti PSSI harus berani membatasi jumlah pemain asing yang akan berlaga di Liga Indonesia.


Pengaruh banyaknya pemain asing yang merumput di kompetisi terkait erat dengan tidak munculnya pemain lokal. Sehingga, otomatis pemain nasional yang berkualitas juga tidak muncul. Apalagi, kualitas pemain asing yang dikontrak pada musim 2005 ini banyak yang memiliki kualitas yang tidak layak digunakan.


Ronny Pangemanan, pengamat sepakbola nasional, mengusulkan kepada PSSI pada musim tahun depan agar memberlakukan aturan tiap klub hanya dapat mengontrak empat pemain asing dengan tiga pemain asing yang dapat diturunkan sewaktu pertandingan.


Dia juga menyinggung mengenai kualitas kompetisi Liga Indonesia 2005 yang semakin menurun dari tahun sebelumnya. Menurutnya, teknis sepakbola hanya sekitar 30 persen, selebihnya adalah faktor non teknis yang bekerja.


Penurunan seperti itu tidak terlepas juga dengan tidak adanya atau krisis kepemimpinan di PSSI sendiri selama ini. Bobroknya kepengurusan di PSSI menyebabkan banyaknya berbagai macam kasus yang menimbulkan kerusuhan di lapangan maupun luar lapangan yang menyebabkan timbulnya korban yang tidak sedikit.


Sementara itu, PSSI belum menyelesaikan kompetisi Copa Indonesia yang kini masuk babak Delapan Besar. Hal lain yang jadi pekerjaan rumah PSSI tahun ini adalah pelatnas pemain timnas U-23 untuk SEA Games 2005 di Manila pada November mendatang.

(phery)

1 komentar untuk "Liga Indonesia 2005 Alami Penurunan Kualitas"

  • di Monas pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Kebanyakan pemain asing sih. Coba kaya dulu tidak boleh ada.
1

Leave a Reply