Domain For Sale! You can buy this domain

Piala Indonesia

Terjadi Paket Final di Copa Indonesia

Langkah-langkah tim unggulan yang melaju ke babak semifinal dengan mudah di Copa Indonesia 2005 mendapat cibiran dari berbagai pihak akan adanya paket final.

Setelah Persegi terkena diskualifikasi, rekannya dari Divisi I Persekaba Badung juga menyusul tumbang.  Mereka menyerah 0-1 di tangan tuan rumah Persija di Lebak Bulus. Gol tunggal Persija dicetak Batoum Roger melalui titik penalti pada menit ke-28. Persija lolos ke semifinal berkat keunggulan agregat 2-1.

Praktis, kini tinggal tim-tim dari Divisi Utama yang bertahan di Empat Besar yang baru digelar sebulan lagi. Terlepas dari kekuatan dari klub Divisi Utama yang memang lebih unggul di atas kertas, namun muncul juga nada lain.

Lolosnya mereka diduga sudah diskenariokan. Bahkan, beredar kabar miring bahwa sudah diatur pertemuan Persija kontra Arema untuk laga final nanti. Semua itu demi alasan nilai jual dan prestise dari babak puncak ajang yang baru kali pertama digelar di Indonesia ini.

Tanpa mengesampingkan PSS Sleman maupun siapapun pemenang dari laga Persik Kediri atau PSMS Medan, baik Arema dan Persija dinilai menjadi dua klub yang masih getol dan mempunyai ’amunisi’ paling lebih dibandingkan seteru lainnya.

Namun, Sekjen PSSI, Nugraha Besoes menampik adanya paket final antara Persija dengan Arema. Dia menilai, dugaan untuk melolosan tim-tim tertentu jelas tidak beralasan.

Ketika disodorkan fakta bahwa banyak klub-klub besar yang diuntungkan dengan seringnya mereka mendapat kesempatan menggelar laga away terlebih dulu, seperti yang dialami Persija dan Arema dalam Babak 8 Besar ini, menurut Nugraha itu hanya mengada-ada.

Menurutnya, jadwal tersebut disusun sedemikian rupa. Artinya, tim yang pada babak sebelumnya mendapat jatah laga home terlebih dulu, maka jika lolos pada babak selanjutnya adalah kebalikannya. Yaitu tampil di luar kandang dalam first legnya.

Kita tinggal menunggu dalam drawing babak semifinal nanti, baik Arema maupun Persija apakah mendapat jatah laga tandang terlebih dulu atau tidak. Menjadi hal yang fair apabila memang jika keduanya lolos ke babak final adalah karena kapasitas yang bersangkutan. Bukan karena ’bantuan’ yang tidak semestinya.
(phery)

1 komentar untuk "Terjadi Paket Final di Copa Indonesia"

  • poer di ugm pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Assalamualikum pecinta bola Indinesia semoga nggapan miring tersebut tidak benar adanya.. kalo saya lihat PSS maupun PSMS bisa saja menjungkALKAN anggapan paket tersebut, karena dalam permainan liga terakhir kedua tim ini menunjukkan permainan yang gak bi
1

Leave a Reply