Domain For Sale! You can buy this domain

Opini Bola

Merger, Menguntungkan Dari Segi Pendanaan

Keinginan beberapa klub di Bali untuk bergabung (merger) sebenarnya tidak mendapat masalah tertentu. Merger dapat berlangsung asalkan kompetisi internal tetap berjalan sehingga pembinaan tidak mati di tengah jalan.


Sekjen PSSI Nugraha Besoes mengatakan sebelum menuju upaya penggabungan itu, semua klub anggota perserikatan termasuk yang tak ikut kompetisi harus diajak berdiskusi agar merger tersebut tidak mengalami kendala. Biasanya, gesekan-gesekan akan muncul belakangan setelah merger disepakati. Oleh karenanya harus dimatangkan dan semuanya mengedepankan kepentingan sepak bola Bali.


Nugraha sendiri menilai potensi sepak bola Bali untuk berbicara di level nasional tidak kalah. Buktinya banyak pemain Bali bertebaran di luar daerah seperti I Komang Putra (PSIS), I Komang Mariawan (PKT), I Putu Gede (Arema Malang), dan I Komang Adnyana (PSMS Medan).


Sementara itu, pemerhati sepak bola Ronny Pangemanan mengingatkan upaya penggabungan tim harus dilakukan dengan penuh pertimbangan. Ia melihat kondisi sepak bola Indonesia khususnya sesama pengurusnya sering tidak kompak. Jika ego masing-masing belum bisa dihilangkan, menurutnya, penggabungan pemain dalam satu tim tidak akan berjalan mulus. Justru gontok-gontokkan yang lebih dominan sehingga suasana jadi tidak kondusif.


Menurutnya, merger lebih menguntungkan bila dilihat dari segi penggalangan dana, pembinaan dan penjaringan penonton. Masyarakat Bali akan terkonsentrasi dalam satu tim. Semestinya begitu Gelora Dewata hengkang dari Bali dan pindah home base ke Sidoardjo, Jatim, ide atau konsep merger sudah dilakukan.

(phery)

0 komentar untuk "Merger, Menguntungkan Dari Segi Pendanaan"

Leave a Reply