Domain For Sale! You can buy this domain

Piala Indonesia

Ambassa Out, Iurie Pusing

Kini Pelatih Kepala Persija Arcan Iuii Anatolievici, bingung pasca pemecatan Ambassa Guy Gerarrd. Bagaimana dia tak pusing. Tanpa pemain asal Kamerun itu kekuatan barisan pertahan timnya berkurang. Saat ini pemain yang tersisa di lini belakang tinggal Hamka Hamzah, Charis Yulianto, dan Aris Indarto saja. Kondisi tersebut, jelas mempengaruhi penampilan Macan Kemayoran menghadapi babak Empat Besar Copa Dji Sam Soe.

Bermain dengan mengandalkan tiga stoper selama sisa Copa bergulir, tentu sangat riskan. Karena itu pelatih asal Moldova ini, harus mencari back up bagi tiga stoper tersebut. Kalau Leonard Tupamahu masih ada, mungkin Iurii tak perlu repot. Namun, Leonard sendiri harus absen karena masuk dalam Timnas SEA Games XXIII Manila. Lantas siapa yang akan diproyeksikan untuk menjadi pelapis bila salah satu stoper Persija cedera?

Persija pernah mengalami kondisi seperti itu. Saat itu bertandang ke kandang Presmin, Persija harus berangkat     dengan hanya membawa tiga orang stoper. Sedangkan dua stoper lainnya, Ambassa dan Leonard harus absen karena masih terlilit cedera. Nah, sehari sebelum laga digelar, giliran Aris Indarto yang tak bisa tampil karena terkena flu. Melihat kondisi ini, Iurii pun memutuskan untuk memasukkan Agus Supriyanto ke posisi stoper.

Namun, kebisaan bermain sebagai gelandang bertahan dan juga kondisinya yang baru sembuh dari cedera, menjadi penyebab buruknya permainannya kala itu. Bisa ditebak, Persija pun harus menelan kekalahan. Beruntung saat itu, Persija mampu mengalahkan rivalnya dalam pertandingan kandang di Stadion Lebak Bulus. Aris Indarto dkk, kemudian unggul agregat gol dari tim berjuluk Manguni Makasiouw itu. Bila tidak, gelar juara Copa hanya akan tinggal kenangan.

"Saat ini kita memang kekurangan stoper. Tindakan tidak professional yang dilakukan oleh Ambassa berdampak buruk bagi tim. Sekarang kita hanya memiliki tiga pemain stoper saja. Dan, itu tidak baik bagi tim.Tapi, apa boleh buat, kita sudah kita harus tetap tampil walau hanya dengan stok tiga stoper saja,'' ujar Iurii.

Menurut mantan pelatih Timnas U-19 Moldova itu, sebelum laga kontra PSMS nanti digelar, dia sudah harus bisa mencari calon pengganti Ambassa. Bila tidak, maka Persija harus bersiap-siap untuk melakoni babak
second leg dengan stoper yang minim. Apalagi, permainan PSMS dikenal keras dan menjurus kasar bila tampil sebagai tuan rumah.

Bila dilihat komposisi yang saat ini dimiliki Persija, salah satu dari dua gelandang bertahannya kemungkinan bakal di plot untuk menggantikan Ambassa. Dan yang paling memungkinkan adalah Agus Supriyanto. Selain usianya yang lebih muda dari rekannya Francis Wewengkang, pergerakan pemain yang telah 6 musim bermain dengan Persija ini masih lebih lincah. Namun, bila tampil sebagai pengganti, Agus harus bersiap-siap jadi pemain cadanagan.

"Sebagai pemain sepak bola professional, apapun yang ditunjuk oleh pelatih, pasti akan saya jalani. Mengenai bagaimana hasilnya, kita lihat saja nanti," ujar Agus Suprianto. Namun, Agus belum melihat adanya kemungkinan baginya untuk diturunkan sebagai seorang stoper. "Saya belumn tahu apakah akan ada pergantian posisi karena hengkangnya Ambassa, atau memang Persija akan mengubah formasi yang selama ini dipakai," komentarnya.

(www.jakmania.org)

0 komentar untuk "Ambassa Out, Iurie Pusing"

Leave a Reply