Domain For Sale! You can buy this domain

Turnamen

Semifinal, Indonesia Tanpa Kehadiran Agus Indra

Menjelang pertandingan semifinal SEA Games 2005, Indonesia dan Thailand yang akan bertarung saling mewaspadai lawan masing-masing. Pelatih Indonesia, Peter Withe, menyatakan bahwa Thailand adalah tim yang bisa dikalahkan. Thailand sendiri benar-benar mewaspadai Indonesia karena diasuh pelatih yang pernah menjadi guru mereka selama ini.

Persiapan yang dilakukan Thailand memang lebih panjang dibandingkan Indonesia. Sekitar tujuh bulan. Tetapi, Withe tetap berkeyakinan bahwa Thailand bukanlah tim yang tidak bisa dikalahkan. Namun, meski demkikian selain memiliki persiapan yang cukup panjang menjelang turun di SEA Games, tim inti Thailand juga mempunyai waktu yang lebih panjang untuk beristirahat menjelang partai semifinal di Panaad Sports Complex nanti. Pada pertandingan terakhir melawan Kamboja di Grup A, Pelatih Thailand Chanvit Phalajivin hanya menurunkan dua pemain inti. Selebihnya, dia istirahatkan guna menghadapi Indonesia di babak empat besar.

Selain itu, keuntungan lain yang dimiliki Thailand adalah pertandingan yang telah mereka jalani di babak penyisihan grup berjumlah lebih sedikit ketimbang Indonesia. Di Grup A, dengan jumlah empat tim, Thailand menjalani tiga pertandingan. Sementara Indonesia yang berada di Grup B harus menjalani empat partai karena di grup ini peserta terdiri dari lima tim. Hal ini pula yang dikeluhkan Withe karena Indonesia memiliki peluang mendapat kartu kuning lebih banyak dibandingkan dengan Thailand di babak penyisihan grup.

Di semifinal mendatang, tim Merah Putih tak akan diperkuat dua pemain karena mendapat akumulasi dua kartu kuning. Kedua pemain itu adalah gelandang Agus Indra dan stopper Ledy Utomo. Sementara Mahyadi Panggabean dipastikan bisa bermain karena baru mendapat satu kartu kuning pada pertandingan terakhir Indonesia melawan Laos. Sesuai dengan peraturan, satu kartu kuning yang didapat pemain di babak penyisihan grup akan dihapuskan di babak semifinal, sementara untuk pemain yang mendapat dua kartu kuning atau satu kartu merah, sanksinya akan terbawa di babak empat besar.

Untuk mengantisipasi absennya dua pemain tersebut, Withe tengah mencari pemain yang pas untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Agus dan Ledy. Seperti yang pernah dilakukan dalam beberapa uji coba, pelatih bisa menempatkan M Darwis sebagai stopper untuk mendampingi Ricardo Salampessy. Sementara untuk posisi gelandang yang ditempati Agus, ada beberapa pilihan, seperti Modestus Setiawan, Jumadi Abdi, atau Siswanto.
(phery)

0 komentar untuk "Semifinal, Indonesia Tanpa Kehadiran Agus Indra"

Leave a Reply