Domain For Sale! You can buy this domain

Ligasiana

Persedikab Terancam Gulung Tikar


Sungguh ironis perbedaan dua klub yang berada di akwasan Kediri. Di saat Persik Kediri sedang bertekad menancapkan target tinggi di ajang kompetisi Divisi Utama, sebaliknya Persedikab Kab.Kediri malah mengalami krisis keuangan dalam mengarungi kompetisi Divisi II tahun depan.


Manajer Persedikab Sony Sandra menjelaskan bahwa sampai tahun depan Pemerintah Kabupaten (Pamkab) Kediri hanya menganggarkan dana sebesar Rp 65 juta saja. Tentu saja dengan dana yang 'hanya' segitu tidak akan mungkin dapat digunakan untuk melaksanakan kompetisi nasional seperti Divisi II nanti.


Padahal sebelumnya Sony telah mengajukan usulan dana kepada legislatif sebesar Rp1 miliar, namun ternyata hanya disetujui Rp65 juta saja, sangat jauh dibandingkan usulannya. Sony mengatakan bahwa dana sekecil itu tidak mencukupi untuk belanja pemain. Apalagi, ajang Divisi II pada musim kompetisi mendatang bakal ketat karena sekarang ini bermunculan tim-tim dari daerah-daerah yang mendapat sokongan dana cukup besar.


Sekarang ini tim berjuluk "Beledug Kelud" itu hanya bermaterikan pemain-pemain lokal dibawah pembinaan mantan pelatih PSIS Semarang. Kenyataan yang dialami tim yang `bermarkas` di Stadion Candra Bhirawa Pare itu sungguh ironis. Apalagi, sejak mengikuti ajang kompetisi Divisi Utama Ligina VII/2001 prestasi Persedikab terus melorot hingga harus terdegradasi ke Divisi I sebelum akhirnya terlempar ke Divisi II sekarang ini.


(phery)

0 komentar untuk "Persedikab Terancam Gulung Tikar"

Leave a Reply