Domain For Sale! You can buy this domain

Junior

Timnas U-17 Dapat Pelajaran Berharga


Tim nasional U-17 kembali mendapat pelajaran berharga dari serangkaian uji coba dalam eksibisi Murakata Cup III di Lapangan Budi Syukur, Ilung, Selasa (6/12), The Mighty Hardworker kalah 1-3 di tangan Carsurin FC.


Meski gagal memperoleh kemenangan, gol tunggal timnas yang dicetak Oktavianus ‘Otto’ Maniani membuktikan bahwa mereka sepenuhnya tidak deadlock dalam melakukan penyelesaian akhir. Di laga ini, pelatih Iwan Setiawan menurunkan starting line up berbeda. Febrianto, Latif, Gazali dan kiper Juan yang menjadi cadangan di uji coba pertama, diturunkan sebagai starter.


Mereka minus bek kanan Sunaji yang mengalami cedera otot kaki kiri dan Ramdani Lestaluhu. Kapten timnas ini absen karena mengidap sakit mata yang tak terlalu parah. Meski demikian, Iwan memilih membangkucadangkan Ramdani agar sakit itu tak tambah parah. Di kubu lawan, hanya menurunkan Riduan Sirait dan Junaidi Budi sebagai wajah baru. Sementara sisanya masih mengandalkan pemain lama, seperti Frans Sinatra Huwae, Saiman, Hendri, Reiggie Raydityo, Faisal Rizal Marlim, Luis Pereira, dan kiper Ismairi.


Di awal babak, timnas langsung tancap gas dan menguasai semua lini permainan. Namun demikian, mereka tidak mampu juga mencetak gol ke gawang lawan. Bahkan, Carsurin FC malah unggul terlebih dahulu. Berawal dari umpan Frans Sinatra Huwae yang berbuah kemelut di depan gawang timnas. Hendri yang mendapat pengawalan ketat, bisa melepaskan tendangan. Meski tidak terlalu keras, kiper Juan sudah mati langkah buat menghentikan bola.


Bangkit dari kebobolan, pelatih timnas U-17 Iwan Setiawan mengubah pola dengan memasang tiga gelandang sejajar dan dua striker. Otto yang biasa beroperasi di kiri, ditarik sedikit ke tengah. Ia pun memasukkan Benny Kristian menemani Latif di depan. Namun sialnya, mereka malah ketinggalan 0-2 setelah kiper Juan tidak mampu mengatasi tendangan keras dari pemain Carsurin FC, Luis di kotak penalti pada menit ke-28. Lima menit menjelang turun minum, tim Carsurin memperbesar keunggulan menjadi 3-0 ketika Hendri kembali menjebol gawang timnas.


Usai turun minum, Carsurin menurunkan tekanan. Sementara timnas kembali ke formasi semula, yakni 4-1-4-1 dengan Benny di depan, Latif di gelandang kanan dan Otto dikembalikan ke gelandang kiri. Formasi tersebut terbukti mampu mengimbangi permainan dari Carsurin FC. Akhirnya, Otto memecah kebuntuan timnas dengan gol di menit 82. Dengan dingin, ia menaklukkan Ismairi, setelah mendapatkan umpan lambung Gazali. Kedudukan 1-3 tersebut berakhir hingga sang pengadil meniup peluit panjang.


(phery)

0 komentar untuk "Timnas U-17 Dapat Pelajaran Berharga"

Leave a Reply