Domain For Sale! You can buy this domain

Turnamen

Persik - PSMS, Sama-Sama Bersemangat

Meski menjuarai Piala Emas Bang Yos 2005 ini bukanlah target utama dari tim Macan Putih, namun anak asuhan Daniel Roekito ini sangat bersemangat untuk membawa pulang gelar di ujung tahun 2005 ini. Di babak final mereka akan berjumpa dengan PSMS Medan yang dalam laga awal pernah mereka kalahkan 1-0.

Semula banyak pihak yang meragukan Macan Putih mampu berprestasi dalam turneman ini. Namun, setapak demi setapak Persik mencacat hasil gemilang. Sayang jika gelar juara yang sudah di depan mata dilewatkan begitu saja. Gelar jawara kini menjadi incaran Macan Putih.Untuk itu, sepantasnya motivasi pun harus berlipat ganda.

Gelar bergengsi bisa menjadi modal berharga bagi Persik Kediri untuk menyongsong Liga Indonesia 2006 mendatang. Tapi, tentu bukan hal yang mudah untuk mengulang hasil serupa. Kedua tim mengaku sudah tahu kekuatan masing-masing. Setidaknya, laga yang digelar secara langsung oleh TV 7 di Stadion Lebak Bulus, Jakarta, mulai pukul 16:00 sore nanti ini bakal lebih meningkat tensinya.

Kekalahan telak 0-3 atas Osotspa FC Thailand dalam pertandingan terakhir sebelum laga final memperlihatkan bahwa penampilan mereka masih banyak kekurangan. Penampilan Persik pun belum konsisten.Ini merupakan imbas dari minimnya persiapan mereka untuk mengikuti turnamen ini.Kerjasama antara pemain baru dan lama masih butuh jam terbang. Pelatih Persik Daniel Roekito pun mengakui bahwa sudah merupakan hasil bagus Persik lolos ke grand final.

Meski demikian, Daniel tetap optimistis bahwa dalam laga final nanti anak asuhnya mampu berbuat lebih. Salah satu keuntungan adalah semua punggawa Persik tidak ada yang terkena akumulasi kartu. Semua pemain bisa turun. Mungkin hanya problem kebugaran yang bisa mengubah situasi. Sejauh ini, hanya kondisi striker Budi Sudarsono yang masih dibelit cedera. Tapi, kemungkinan Budi masih bisa diturunkan bila melihat semangat yang timbul dari mantan pemain timnas ini.

Di tim lain, PSMS Medan, kehadiran dua punggawa timnas U-23, Mahyadi Panggabean dan Saktiawan Sinaga membuat grafik penampilan mereka menigkat tajam. Usai dikalahkan Persik, Ayam Kinantan mencatat tiga kali kemenangan berturut-turut. Terakhir, bahkan mereka pesta gol ke gawang timnas U-23 Kamboja, 9-0. apalagi, peran Mahyadi sebagai penggerak serangan sangat dibutuhkan oleh lini depan tim Ayam Kinantan ini.

Sebagai juara bertahan, motivasi pemain PSMS untuk mempertahankan gelar bergengsinya itu juga dipastikan berlipat. Pelatih PSMS, M. Chaidir juga merasa senang dengan kehadiran Mahyadi dan Saktiawan. Mereka dianggapnya sebagai penyihir PSMS di lapangan. Dengan adanya kedua pemain itu, dua penyerang asing, Alcidio Fleitas dan Mbom Julien dapat melancarkan tendangan ke gawang lawan dengan mudah karena mendapat suplay bola yang pas. Apalagi, Fleitas memiliki motivasi tersendiri untuk menjadi topskor dalam turnamen ini.

(phery)

0 komentar untuk "Persik - PSMS, Sama-Sama Bersemangat"

Leave a Reply