Domain For Sale! You can buy this domain

Ligasiana

Persijap Butuh Dana Rp 11 Milyar

Manajemen Persijap Jepara harus bersiap untuk merogoh dana hingga Rp11 miliar guna mengikuti ajang kompetisi Divisi Utama pada Liga Indonesia 2006 mendatang. Dana sebesar itu diharpakan diperoleh dari tiket penonton sekitar Rp1,5 miliar, bantuan sponsor Rp1,75 miliar dan sisanya dari APBD II Kabupaten Jepara. Dengan berada di Grup I (barat) anggaran yang dikeluarkan agak lebih tertekan sedikit dibandingkan musim lalu.

 

Untuk mendapatkan dana awal, pihak manajemen akan menjual tiket terusan yang berlaku untuk semua pertandingan tim asuhan pelatih Rudy William Kaltjes selama main di kandang sendiri. Sedangkan untuk sponsor, Persijap membuka beberapa space di kostum dan pinggir lapangan untuk berpromosi. Untuk board ukuran 0.80 m x 3 m yang diletakan di pinggir lapangan, ditawarkan Rp 5 Juta, sedangkan harga di kaos tim bervariasi.

Persijap sendiri harus menjalani dua laga pertama bermain di kandang lawan. Lawan pertama yang dihadapi Persijap adalah, PSIM Yogyakarta tanggal 15 Januari 2006, kemudian tanggal 18 Januari 2006 harus melakukan pertandingan away ke Stadion Siliwangi Bandung untuk menghadapi Persib. Setelah itu, Persijap baru memainkan pertandingan di kandang sendiri, menjamu Persekabpas Kabupaten Pasuruhan tanggal 22 Januari 2006 dan Arema Malang tanggal 25 Januari 2006.

 

Pada putaran pertama ini, Persijap akan menjadi tuan rumah sebanyak tujuh kali. Selain menjamu Persekapas dan Arema, Persijap juga akan menjamu Semen Padang tanggal 22 Febuari 2006, Sriwijaya FC tanggal 15 Febuari 2006, PSIS Semarang tanggal 12 Maret 2006, PSDS Deli Serdang tanggal 18 Maret 2006 dan PSMS Medan tanggal 21 Maret 2006.

(phery)

0 komentar untuk "Persijap Butuh Dana Rp 11 Milyar"

Leave a Reply