Domain For Sale! You can buy this domain

Ligasiana

Laga Penentuan Play Off Ditunda

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bandung dan sekitarnya mengakibatkan laga penting dalam memperebutkan tiket ke Divisi Utama pada babak play off Kompetisi Liga Indonesia 2006 harus batal digelar Minggu (8/1) sore kemarin.

Sebenarnya pertandingan yang terpaksa ditunda adalah laga antara Deltras Sidoarjo melawan PSPS Pekanbaru di Stadion Angkasa Sulaiman karena kondisi stadion yang tidak memungkinkan setelah terendam air hujan cukup tinggi. Akibatnya pertandingan antara Pelita Jaya Purwakarta dan Gresik United yang rencananya digelar di Stadion Jalak Harupat juga harus dibatalkan karena berdasarkan peraturan babak play off, kedua pertandingan terakhir harus dipertandingkan dalam satu waktu di dua tempat terpisah.

Pembatalan pertandingan penentuan itu bersifat ‘force major’ dan sudah ada dalam peraturan pertandingan babak play off, yakni apabila kondisi lapangan tidak memungkinkan untuk menggelar pertandingan maka pertandingan dibatalkan atau dihentikan. Pertandingan tunda sendiri baru akan digelar Senin (9/1) pagi ini di tempat yang sama.

Namun demikian, Manajer Deltras, H Saefullah dengan tegas menolak untuk melakukan pertandingan pada Senin di Stadion Angkasa Sulaiman. Dia menginginkan untuk bertanding di Stadion yang sesuai dengan standar. Hal senada juga dipaparkan oleh kubu PSPS Pekanbaru. Langsung saja Panpel mengambil langkah antisipasi untuk memindahkan pertandingan ke Cimahi.

Deltras berpeluang besar untuk menjadi ‘juara play off’ dan lolos ke Liga Indonesia 2006 setelah mengumpulkan nilai enam, hasil dua kali menang dengan enam gol tanpa kemasukan. Klub kebanggaan masyarakat Sidoarjo tersebut hanya membutuhkan hasil imbang untuk menggantikan Persebaya Surabaya di divisi utama. PSPS dan Pelita Jaya berada di tempat kedua dan ketiga dengan nilai tiga, sedangkan Gresik United sudah dipastikan tersingkir setelah menelan dua kali kekalahan.

(phery)

0 komentar untuk "Laga Penentuan Play Off Ditunda"

Leave a Reply