Domain For Sale! You can buy this domain

Ligasiana

Arema Mengadu ke PSSI

Tim Singo Edan Arema Malang akan memperkarakan kepemimpinan wasit yang memimpin pertandingan antara tuan rumah PSIS Semarang dengan Arema Malang ke pihak PSSI. Pelatih Arema, Benny Dollo menilai wasit terlalu merugikan timnya sehingga harus mengakui kekalahan atas tuan rumah yang dicetak melalui tendangan bebas dari Harry Salisbury.

Menurutnya, banyak putusan wasit yang merugikan timnya, karena tackling-tackling yang seharusnya bukan merupakan pelanggaran karena memang ada bola justru dianggap sebagai pelanggaran oleh wasit. Apalagi, satu-satunya gol tuan rumah PSIS yang menyebabkan Arema kalah merupakan wujud kelalaian dari wasit.

Benny Dollo mengakui bahwa tendangan bebas Harry Salisbiry tersebut cukup bagus, tetapi yang disayangkannya adalah proses dari terjadinya gol tersebut. Dia mengatakan, sebenarnya ketika Sunar Sulaiman menjatuhkan pemain PSIS, Suwitha Pata, hal tersebut dianggapnya bukan merupakan pelanggaran karena pemain PSIS itu jatuh sendiri, sedangkan Sunar justru menghalau bola yang ada di kaki pemain tersebut. Tetapi wasit langsung menunjuk tendangan bebas untuk PSIS.

Dia menyesalkan kepemimpinan wasit yang seperti itu. Menurutnya, gaji Rp 22 juta yang didapat wasit pada musim kompetisi ini kurang dapat dihargai oleh wasit yang memimpin pertandingan sendiri dengan menunjukkan kualitasnya. Namun demikian, ia mengakui, memang ada peningkatan kualitas kepemimpinan wasit dibanding musim kompetisi tahun lalu, tetapi kalau tetap seperti ini tentunya juga tidak ada gunanya.

(phery)

24 komentar untuk "Arema Mengadu ke PSSI"

  • tri_cpu di malang pada 01 Januari 1970 00:00:00
    PERSIJA HANYA BISA MENGEMIS UANG NEGARA,LU CUMA BISA KOMENTAR DOANG, BUKTIKAN KALO LU BISA JUARA TANPA MENGAMBIL UANG NEGARA AREMA BISA JUARA COPA MENGALAHKAN PERSIJA DI KANDANGNYA(JENDU)
  • adi setiawan di malang pada 01 Januari 1970 00:00:00
    arema harus maju terus jangan pandang ke belakang sore ini kita main sama PSMS MEDAN harus nganem ker itu sudah harga mati jangan di tawar tawar lagi pemain arema harus kerja ker.............SELAMAT BEKERJA
  • Arek Kidul Pasar di Ps. Induk Kramat Jati pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Sing ngisi komentar iki goblok kabeh ta ? Tindakan BENDOL iku ngono bener. Masalah terbukti atau tidak, lha tergantung hasil investigasi PSSI jancuk iku. Kalau sepakbola Indonesia dibiarkan bobrok, yo rugi TIM sing dikelola profesional koyok AREMA iku. D
  • Indavadi di jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    alaah udah pasti lah kalo yang namanya Bendol gak bakal tuh nrima kekalahan, kalo mao fair ya tolong juga dong dilaporin tindakan dari Erol yang sengaja menghalang De Porras Ok????
  • di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    "udahlah lupakan kemaren, kita balas di malang, ingat : pembalasan lebih kejam ...!!! di malang kita bikin penalti 10 kali biar melek orang-orang semarang itu" SIAPA YANG NULIS INI TIM KESAYANGANYA KALAH AMA PSIS SEMARANG DI MALANG!!!!!BRAVO PSIS
  • bambes di antara semarang-malang pada 01 Januari 1970 00:00:00
    ndak ada yang bisa dewasa.. KABEH wasit,pemain, dll ndak kayak FA yoo hajar wae nang malang
  • di solo pada 01 Januari 1970 00:00:00
    cak isih dowo perjuanganmu! Ndelok maju ta! sing uwis yo uwis lah..
  • FUCK REFEREE di SARANG BUAYA pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Yang setuju proses terjadinya gol itu, berarti nggak pernah sepak bola... Terus buat apa digaji 22 jt kalo modelnya seperti itu.. Hakim garis, wah itu malah kelihatan kalau baru belajar dan tidak profesional sama sekali, mentalnya payah... Kemengan PSIS m
  • Coy di Bpn pada 01 Januari 1970 00:00:00
    LAGU LAMA ....DARI DULU GA BERUBAH BENDOL KALU KALAH TANDANG WASIT TERUS DI SALAHKAN KALO TIM KAMU YANG DI UNTUNGKAN KAMU KIRA KIRA PROTES GA YA....? apakah arema ga pernah di untungkan wasit di kanndang ?.....
  • di Jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Arema kalah nggak terima, namanya aja Singo eduaann
  • di jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    arema berani nya hanya dikandang, diluar.........memble
  • garis keras di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    udahlah lupakan kemaren, kita balas di malang, ingat : pembalasan lebih kejam ...!!! di malang kita bikin penalti 10 kali biar melek orang-orang semarang itu ...
  • sugi di sugi -denpasar pada 01 Januari 1970 00:00:00
    klo, pengurus, pemain apalagi pelatih klo tidak terbukti dari hasil rekaman pertandingan patut di kasi sangsi, supaya tidak curat marut tidak ada kemajuan tidak mau mengakaui kekalahan, besok di bantai ama tim luar di champion asia baru tau n bisu klo uda
  • Toni di Semarang pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Kalau ngeliat sendiri emang wasit garis kaya wasit baru belajar... tapi soal goal-nya Harry sih emang baguuuss dan emang bener wasit ngasih tendangan bebas... Porras di babat di deket kotak pinalti ga di kasih tendangan bebas... jadi ya sama-sama laah.. P
  • Franco Hitta di Malang FC pada 01 Januari 1970 00:00:00
    EH.PAK BENDOL GENDUT.KLO KLH,AKUIN DONG.JGN SALAHIN WASIT MELULU.KLO MNG JG LW PASTI GAK BAKAL NYALAHIN WASIT LOOOOOO!!!!!!!
1 2

Leave a Reply