Domain For Sale! You can buy this domain

Ligasiana

Kedigdayaan Mahesa Jenar Sirna

Kedigdayaan PSIS Semarang harus berakhir di pertandingan keempat mereka. Saat harus tampil di hadapan publik mereka sendiri di Stadion Jatidiri Semarang, tim asuhan Sutan Harhara ini harus mengakui keunggulan tim tamu, Persekabpas Kabupaten Pasuruan dengan skor 0-1 melalui gol cepat yang dilakukan oleh Uilian Souza pada menit ke-5 babak pertama.

Kekalahan yang diderita PSIS tersebut cukup mengejutkan mengingat dalam tiga pertandingan awal mereka seperti tidak tergoyahkan dengan mengalahkan Persib Bandung dan PSIM Yogyakarta di kandang lawan serta mempecundangi tim tangguh Arema Malang di kandang sendiri. Aroma permainan dari kaki ke kaki yang selalu diperagakan De Porras dkk. tidak muncul dalam pertandingan sore ini. Bahkan, mereka terlihat frustasi meladeni permainan cepat yang diperagakan Persekabpas.

Persekabpas yang datang dengan semangat untuk mencuri poin di Semarang tampil menekan sejak awal. Pertandingan baru berjalan 5 menit, tim asuhan Subangkit ini lanngsung memiliki peluang emas melalui tendangan pojok. Uilian Souza yang berada di mulut gawang tidak menyia-nyiakan kesempatan dari tendangan sudut yang dilakukan oleh Siswanto. Gol tersebut cukup membuat kaget kiper PSIS, I Komang Putra, sebab barisan pertahanan timnya berada di dekatnya semua.

Ketinggalan 0-1 tidak membuat permainan PSIS terbuka, bahkan mereka terkesan seperti dibebani kemenangan di kandang sendiri. Berkali-kali kesempatan yang diperoleh Emannuel De Porras gagal dilesakkan di gawang Persekabpas yang dijaga Ahmad Nurosadi. Demikian pula dengan tandemnya, Nugroho Indriyanto yang masuk pada menit ke-20 menggantikan Khusnul Yakin. Kedudukan 1-0 untuk kemenangan tim tamu Persekabpas bertahan hingga usai turun minum.

Memasuki babak kedua PSIS beberapa kali memiliki peluang melalui De Porras namun selalu kandas di kaki barisan pertahanan Persekabpas. Bahkan, kecemerlangan kiper Ahmad Nurosadi yang harus berjibaku menahan gempuran lawan cukup membuat frustasi para pemain PSIS.

Kemenangan Persekabpas atas PSIS Semarang itu tidak terlepas dari peran sentral gelandang serang mereka yang juga pemain timnas U-23, Siswanto. Dia selalu aktif menyerang dari sisi kiri maupun kanan pertahanan PSIS yang dikawal kapten tim Maman Abdurrahman. Masuknya Imral Usman yang menggantikan Hernan Ortiz di tubuh PSIS Semarang tidak juga mampu menyamakan kedudukan.

Dalam pertandingan sore tadi, sang pengadil harus mengeluarkan dua kartu kuning dari sakunya yang diperuntukkan kepada Suwitha Patha (PSIS) dan kiper Persekabpas Ahmad Nurosadi yang dengan sengaja mengulur-ulur waktu.

 

(phery)

22 komentar untuk "Kedigdayaan Mahesa Jenar Sirna"

  • Raharjo di jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Kalah menang biasa dalam permainnan, tapi sing penting ojo kalah terus... maju PSIS !!!!! Mana Julukanmu di thn 1997 jago becek kok ilang..... mumpung lagi musim udan buktikanlah...cari tuh Ribut Wahidi, Eryono Kasiha,BUdi "Gundul" Wahyono, Budiawan Hendr
  • vanpersie di semarang pada 01 Januari 1970 00:00:00
    itulah sepak bola kadang memang kadang kalah, jadi belajarlah dari itu. "bola itu bulat"
  • di solo pada 01 Januari 1970 00:00:00
    PSIS, jgn lupa berdoa dulu ya sebelum ke Sumatera !!
  • di demak pada 01 Januari 1970 00:00:00
    ora papa sekali-kali ngalah karo tim cilikan....pokoke besok tur sumatra gondol tuntas semua poin...BRAVO PSIS...
  • di Semarang pada 01 Januari 1970 00:00:00
    PSIS ayo bangkit !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
  • di pada 01 Januari 1970 00:00:00
  • di jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    semua team sepak bola di indonesia semua nya punya kemampuan rata-rata. tidak ada yang kuat dan yang lemah......kalau ada team punya pemain nasional,,, itu tidak menjamin. para pemain sepakbola indonesia masih amatiran....frofesional dan mental masih jele
  • garis keras di Jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Hahahahahahaahaaaa .... akhirnya .... kaaalaaaahhhhhh .... waktu maen ama arema, wasit dibayar ama psis, wasit mbelain psis, ketika arema lapor kelakuannya wasit ke PSSI, wasite jadi ketakutan, hasilnya ....... PSIS KKKKAAAAALLLLLAAAAHHHHHH alias K
  • garis keras di Jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Hahahahahahaahaaaa .... akhirnya .... kaaalaaaahhhhhh .... waktu maen ama arema, wasit dibayar ama psis, wasit mbelain psis, ketika arema lapor kelakuannya wasit ke PSSI, wasite jadi ketakutan, hasilnya ....... PSIS KKKKAAAAALLLLLAAAAHHHHHH alias K
  • garis keras di Jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Hahahahahahaahaaaa .... akhirnya .... kaaalaaaahhhhhh .... waktu maen ama arema, wasit dibayar ama psis, wasit mbelain psis, ketika arema lapor kelakuannya wasit ke PSSI, wasite jadi ketakutan, hasilnya ....... PSIS KKKKAAAAALLLLLAAAAHHHHHH alias K
  • sugi di sugi - denpasar pada 01 Januari 1970 00:00:00
    ini uniknya sepakbola yg sulit ditebak & banyak faktor yg menentukan. semua hrs belajar dr kekalahan ini.
  • di jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    PSIS sayur......huhuhuhuhu
  • di Semarang pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Kecewa !! Permainan monoton !! De Porras menurun !!! Piye to Kang Sutan ?
  • di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    PSSI MANA KITASNYA GREG NWOKOLO JADI KALAH
  • jimy di boyolali pada 01 Januari 1970 00:00:00
    taktik sutan harhara memang jitu, mengalah pada Pasaruan yang notabene tim lemah, membantu tim tim kecil supaya masuk 8 besar. (^.^) ~Viva PSIS~ (^.^) PSSI, mana KITASnya, ngurus gituan ko g becus seh!
1 2

Leave a Reply