Domain For Sale! You can buy this domain

Umum

Nirwan Bakrie Rangkap Jabatan

<p align="justify">Pengurus Harian PSSI akhirnya memutuskan bahwa Ketua Badan Liga Indonesia (BLI), Nirwan Dermawan Bakrie, sekaligus menjadi Ketua Badan Tim Nasional (BTN). Pemberian kewenangan ini dimaksudkan agar dalam perjalanannya kedua lembaga yang bersifat otonom tersebut bisa menyatu dan sinkron.

Pejabat Ketua Umum PSSI Agusman Effendi, yang didampingi oleh Sekjen Nugraha Besoes, Wakil Sekjen Kaharuddin Syah, Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Ibnu Munzir, dan Ketua Bidang Luar Negeri Dali Tahir, menjelaskan hasil reposisi dan restukturisasi kepengurusan PSSI yang baru ditandatangani oleh Ketua Umum PSSI Nurdin Halid beberapa jam sebelumnya.

Pembentukan BTN merupakan salah satu hasil reposisi dan restukturisasi kepengurusan. Badan baru yang dbentuk selain BTN adalah Badan Futsal Nasional (BFN) yang diketuai oleh Camby J.Hutapea. BTN dan BFN bersifat otonom, sebagaimana badan yang telah dibentuk sebelumnya, yakni BLI.

Dalam pengumuman reposisi dan restukturisasi ini Agusman Effendi juga menyebutkan tentang dibentuknya board management untuk melengkapi struktur BLI, dan standing commmitee (SC) dalam struktur BTN. Mereka yang diterapkan dalam posisi board management BLI ini adalah wakil-wakil dari klub, antara lain Erwin Aksa (Persim Maris), H.Ramli (PSMS), Iwan Budianto (Persik).

Sementara mereka yang ditempatkan sebagai standing commitee BTN adalah Muhammad Zein (ketua), Ibnu Munzir, Pieter Sondakh, dan eksekutif muda dari JP Morgan, Gita Wiryawan. Posisi yang amat strategis di BTN, yakni administrator, diberikan kepada Demmis Djamoedin yang juga merangkap sebagai ketua departemen luar negeri.

Dengan pembentukan BTN maka jabatan Kabid Timnas yang ada dalam struktur pengurus harian dilikuidasi. Sebagai gantinya, nama Nirwan D.Bakrie dimasukkan dalam struktur pengurus harian sebagai ketua badan liga dan tim nasional. Zein, yang semula menjabat kabid timnas, dialihkan ke kabid sumber daya manusia menggantikan Idrus Marham. Posis Idrus Marham sendiri dialihkan ke kabid marketing dan promosi. Jabatan ketua bidang pembinaan tetap dipegang oleh Subardi, demikian juga dengan Sekjen, Wakil Sekjen, Kabid Luar Negeri, Bendahara, dan Kabid Keanggotaan & Organisasi masih dipegang oleh muka-muka lama.

Salah satu jabatan yang hilang adalah sekretaris eksekutif, yang semula dijabat oleh John Halmahera, yang kini diposisikan sebagai direktur media. Jabatan direktur adalah juga tenaga profesional yang digaji oleh PSSI. Jika sebelumnya jabatan direktur hanya lima, kini menjadi delapan. Yakni, direktur tehnik (Iswadi Idris), direktur kompetisi (Ahwani), direktur pembinaan usia muda (Ricky Yacobi), direktur status dan alih-status (Hamka Kadi), serta direktur keuangan, direktur marketing & promosi (Herman Ago), dan direktur sarana & prasarana (Yong Masri).

Menurut Nugraha, yang masuk dalam kriteria kepengurusan adalah pengurus harian (11 orang), komisi-komisi, dan depatemen-departemen. Jumlah komisi tetap empat, yakni komisi disiplin, komisi banding, komisi hukum, dan komisi fair-play. Sedangkan jumlah departemen, delapan. Yakni, departemen organisasi & keanggotaan, litbang, diklat, medis, sepakbola wanita, luar negeri, marketing & promosi, serta wasit.

Pada empat komisi di atas jabatan ketuanya tetap dipegang oleh orang yang sama, yakni Togar Manahan Nero Simanjuntak untuk komisi disiplin, Rusdi Taher untuk komisi banding, Edison Betaubun untuk komisi hukum, dan Haryanto Taslam untuk komisi fair-play. Sementara, manajer kompetisi BLI Djoko Driyono kini dijadikan wakil ketua komdis, dengan anggota Iswadi Idris, Mahfudin Nigara, Ronny Pattinasarani, dan John Halmahera sebagai sekretaris.</p>

(phery)

3 komentar untuk "Nirwan Bakrie Rangkap Jabatan"

  • di milan pada 01 Januari 1970 00:00:00
    gimana dunia sepak bola kita ini ya, semua pentolan PSSI BLI ga ada yg bisa blas main bola, ga percaya? tanya aja Nirwan Bakrie, Djoko Driyono mereka bisanya ngeruk rupiah doang n nidurin perawan thok
  • di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    gak apa jebolan Golkar, siapa tahu setelah di PSSI jadi bisa teriak "GOLLL...kan!!!!" maka PSSI ke pentas dunia !!
  • di jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    satu jabatan saja belum tentu akan berhasil, apalagi dua jabatan. apa tidak ada orang lagi. nurdin jebolan GOLKAR, nirwan jebolan GOLKAR, jangan2 pssi merubah nama PSSGI. ( persatuan sepakbola seluruh golkar indonesia )
1

Leave a Reply