Domain For Sale! You can buy this domain

Ligasiana

Semen Padang Penuhi Panggilan Komdis

Semen Padang memenuhi panggilan komisi disiplin (komdis) PSSI menyusul protes yang sebelumnya diajukan terkait dianulirnya dua gol mereka ke gawang Sriwijaya FC pada pertandingan lanjutan kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2006 di Stadion H. Agus Salim Padang, 25 Januari yang lalu.

Pertemuan antara pihak Semen Padang yang diwakili oleh Manajer Tim Hamdan Anwar dengan Komdis PSSI dijadwalkan berlangsung di Sekretariat PSSI di Jakarta, Kamis (02/02) siang. Pada kesempatan itu pihak Semen Padang akan membeberkan semua kejadian pada pertandingan itu termasuk dengan menyertakan rekaman video.

Hamdan mengatakan pihaknya berharap wasit Liga Indonesia XII dapat memimpin pertandingan dengan lebih baik dan adil guna menjamin kualitas kompetisi. Dia juga mengaku pihaknya masih trauma dengan tindakan wasit yang menganulir dua dari tiga gol yang dihasilkan tim "urang awak" ketika menjamu Sriwijaya FC, Rabu (25/01) pekan lalu itu.

Dua gol itu masing-masing dicetak Martin Sebastian pada menit ke-63 dan Mathias Santiago dua menit kemudian. Akibatnya, pertandingan itu sendiri berakhir imbang 1-1. Satu-satunya gol Semen Padang yang disahkan wasit pada partai tersebut juga diciptakan Mathias Santiago pada menit ke-49, sementara gol balasan Sriwijaya dihasilkan Isoewardi pada menit ke-57.

Hamdan Anwar tidak bisa menyembunyikan rasa kesalnya dari gol yang dianulir tersebut. Ia hanya mengatakan hasil imbang sangat tidak pantas bagi timnya. Ia mengklaim salah satu gol yang dianulir adalah gol sah, yakni yang dicetak Mathias Santiago pada menit ke-65.

Ketika gol tercipta, wasit Suwartono (Mojokerto) telah meniup peluit sambil berlari menunjuk titik tengah tanda gol itu sah. Namun dia kemudian membatalkan gol itu karena wasit garis tidak beranjak dari tempat dia berdiri sambil mengangkat bendera. Suwartono bahkan mengambil keputusan itu tanpa bertanya lagi kepada wasit garis.

Mathias dan sejumlah pemain Semen Padang sendiri sudah merayakan gol itu sambil menghampiri pada pendukung tim di stadion terbuka. Setelah gol itu dianulir, Mathias juga sempat menghampiri wasit garis untuk mempertanyakan keputusan tersebut, namun tidak ditanggapi. Akibat kejadian itu, kubu Semen Padang sehari sudah pertandingan (Kamis, 26/01) langsung melancarkan protes ke PSSI.

(phery)

4 komentar untuk "Semen Padang Penuhi Panggilan Komdis"

  • di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    AH WASIT INDONESIA MEMANG CEM KONTOL SEMUA
  • di jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    para wasit jadilah kamu seolah2 seorang jendral dilapangan, wibawa dan tegas. merupakan sesuatu keharusan ada pada seorang wasit. terpenting sekali wasit , pemain harus bersikap frofesional.
  • rizal di yogyakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    protes itu demi kelancaran kompetisi diindonesia...memang wasit itu kebangetan...
  • di jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    protes penting diajukan ke pssi, agar wasit2 indonesia bisa memimpin pertandingan dengan baik. wahai para wasit belajarlah dari pengalaman. sekalipun tidak mampu meniru wasit2 luar negeri yang sudah frofesional. mental, wibawa MU penting untuk ditingkatka
1

Leave a Reply