Domain For Sale! You can buy this domain

Ligasiana

Marwal iskandar Diskorsing Satu Tahun

Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan hukuman larangan bertanding satu tahun terhadap pemain Persija Jakarta Marwal Iskandar, setelah pemain itu terbukti melakukan pelanggaran disiplin dengan merangkul dan menandukkan wajahnya ke wasit Setiyono. Komdis menilai mantan pemain Persipura Jayapura itu telah melakukan pelanggaran yang dikategorikan berat.

Kesalahan Marwal telah diperkuat dengan adanya hasil rekaman video yang menunjukkan bahwa pemain ini dengan sengaja merangkul dan menanduk wasit Setiyono, dan hal itu pun diperkuat oleh pengakuan wasit bersangkutan. Marwal Iskandar dinilai telah melanggar Pasal 58 Kode Disiplin AFC dan dihukum skorsing satu tahun dilarang bermain sepakbola di lingkungan PSSI.

Yang dipertanyakan berbagai pihak termasuk Marwal sendiri, dalam sidangnya tersebut, Komdis hanya meminta keterangan dari wasit Setiyono dan tidak memanggil pemain yang bersalah. Menurut alasan dari sekretaris Komisi Disiplin (Komdis) PSSI John Halmahera, pemain yang bersangkutan tidak perlu dipanggil akrena bukti-buktinya sudah cukup lengkap.

Sementara itu, masih di tubuh Persija, sidang Komdis membebaskan manajer Persija Dharmawan Eddie yang sebelumnya disebut-sebut telah melakukan "penghinaan" dengan mengatakan bahwa Komdis ada "permainan uang". Dharmawan Eddie yang datang memenuhi panggilan Komdis untuk dimintai keterangan seputar pernyataannya tersebut, telah meminta maaf dan secara terbuka mengatakan bahwa pernyataannya itu tidak dimaksudkan sebagai penghinaan kepada Komdis.

Kasus lain, Klub Persita Tangerang diputuskan pertandingannya tanpa penonton, saat menjamu Persitara pada 21 Februari mendatang. Kasus Persita ini karena terjadi kerusuhan yang terjadi saat menghadapi Persija Pusat di Stadion Benteng pada 28 Januari lalu. Panpel Persita juga didenda Rp 20 juta.

Dari kasus yang terjadi pada pertandingan antara Persik dengan Persiba Balikpapan, di stadion Brawijaya, Kediri, 29 Januari lalu, Komdis menghukum tim Persik harus menjalani partai usiran tanpa penonton saat menghadapi Persiter Ternate 25 Februari mendatang. Kasus di Kediri ini, Komdis merekomendasikan kepada Badan Liga Indonesia (BLI) agar Pengawas Pertandingan Sriyanto tidak bertugas selama dua bulan karena laporannya tidak akurat.

(phery)

9 komentar untuk "Marwal iskandar Diskorsing Satu Tahun"

  • dd di jogja pada 01 Januari 1970 00:00:00
    PIe WASIT PERSIJA vs PERSIJAB??? MATANE RABUN YO???? ISIN2 NEH WAE.. PIE KOMDIS?
  • di padang pada 01 Januari 1970 00:00:00
    komdis jangan hanya melihat pemain nya saja tapi tinjau juga wasit yang sering terkesan kurang tegas. setuju kalau pemain itu benar2 bersalah, untuk kedepan liga indonesia bisa lebih baik
  • pasoepati di jogja pada 01 Januari 1970 00:00:00
    kasihan mas marwal masak sampe setahun sih tapi salut atas ketegasan KOMDIS moga KOMDING tidak bikin ulah yg bisanya cuma meringankan sanksi,gak pernah degh malah menambah sanksi gitu. ITU WASIT ANTARA PERSIJA VS PERSIJAP KENA SANKSI NGGAK YAA,KHAN JELAS
  • Jaks di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Kapan wasit juga dihukum. mala2un kapan sepakbola kita maju kalau main lawan 14 orang.menang dibantu wasit, kampungan lah
  • Jaker's di Jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Walau tak ada Marwal, kan masih banyak pemain Persija yg tak kalah bagus, jadi jgn khawatir. Kami berharap PERSIJA bisa 'juara' musim ini!! Bravo PERSIJA KU!!!!
  • di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    tapi gw suka gaya main marwal kayak Syamsul Chaeruddin di PSM. nggak ade matinye
  • Nian Sanjaya di Jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    SEMOGA MARWAL ISKANDAR DAN MARWAL-MARWAL YG LAIN JADI KAPOK, KAPAN DONG SUPORTER INDONESIA DIKENAI SANGSI, CUMA BIKIN ULAH DAN ONAR AJA, MASA DAGANGAN ORANG MAIN MAKAN AJA DAN GAK BAYAR
  • Nian Sanjaya di Jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    NURDIN HALID SELAKU KETUA UMUM PSSI JUGA SEHARUSNYA KENA HUKUMAN DONG DARI KOMDIS PSSI SOALNYA CUMA BIKIN MALU SEPAKBOLA INDONESIA, MASA KETUANYA KORUPSI, PAN UDAH KAYA
  • Nian Sanjaya di Jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    KETEGASAN KOMDIS PATUT DIACUNGKAN JEMPOL BIAR SELURUH PEMAIN, PENGURUS KLUB, SUPORTER, WASIT JADI KAPOK, TAPI TOLONG PSSI (KOMDIS) JANGAN HANGAT-HANGAT TAHI AYAM, DAN JANGAN PILIH KASIH JIKA MENGHUKUM. TERAKHIR, KAPAN YAH KETUA UMUM PSSI KENA HUKUMAN DARI
1

Leave a Reply