Domain For Sale! You can buy this domain

Ligasiana

Komding Sidangkan Empat Kasus

Empat dari 13 kasus pelanggaran disiplin yang sudah diproses Komisi Disiplin (Komdis) PSSI resmi naik banding. Dua di antaranya melibatkan pemain Persija Jakarta, Ismed Sofyan dan Marwal Iskandar. Sanksi sebelumnya yang diberikan oleh Komdis menyebabkan Ismed dilarang tampil dalam lima pertandingan, sedangkan sanksi Marwal paling berat alias skorsing satu tahun.

Dua kasus yang juga masuk Komisi Banding (Komding) PSSI adalah protes Sriwijaya FC berkaitan skorsing yang diterima Emeka Okoye. Legiun asing asal Kamerun itu dihukum larangan tampil sebanyak delapan laga. Satu lagi dari Persiter Ternate karena keberatan harus menggelar partai usiran tanpa penonton saat menghadapi Persema (18/2) mendatang.

Namun, untuk menggelar sidang banding tersebut pihak Komisi Banding masih menunggu keputusan dari Ketua Komding, Rusdi Taher, jika yang bersangkutan tidak hadir maka sidang tidak dapat dilaksanakan. Sebab, itu merupakan syarat utama karena keputusan Komding baru bisa diumumkan setelah SK-nya ditandatangani oleh Ketua Komding.

Hanya, menyangkut banding Persija dinilai masih ada yang kurang. Berdasarkan keterangan dari salah seorang staf Komding, surat banding terhadap Marwal Iskandar dikembalikan karena tidak dilengkapi dengan SK Komdis. Sanksi terhadap Marwal sudah dijatuhkan dalam sidang Komdis, Kamis (9/2) lalu dan SK-nya baru turun pada Senin Kemarin. Namun, pihak Persija telah mengajukan surat banding pada Jumat (10/2) lalu. Oleh karena itu surat abndingnya dikembalikan.

Setiap pihak yang mengajukan banding juga dikenakan biaya administrasi yang harus dibayarkan kepada salah satu bank pemerintah. Biaya banding sendiri ada dua macam, yaitu Rp 500 ribu untuk banding pemain atau perorangan, sedangkan bagi panpel atau klub besarnya Rp 1 juta. Prosedur banding memang menjadi hak bagi yang merasa tidak puas dengan keputusan Komdis. Hanya, pihak tersebut harus siap pula menanggung resiko. Artinya, bisa jadi keputusan yang dikeluarkan Komding menjadi lebih berat daripada yang diputus Komdis.

(phery)

6 komentar untuk "Komding Sidangkan Empat Kasus"

  • AHMAD di LAMONGAN pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Saya dukung langkah komdis yang tegas terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh pemain, club, penonton tetapi kami mohon komisi wasit juga harus jeli untuk memilih wasit dalam memimpin pertandingan. Team dari Ibukota seharusnya interopeksi jangan seenaknya
  • AHMAD di LAMONGAN pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Saya dukung langkah komdis yang tegas terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh pemain, club, penonton tetapi kami mohon komisi wasit juga harus jeli untuk memilih wasit dalam memimpin pertandingan. Team dari Ibukota seharusnya interopeksi jangan seenaknya
  • DEBRY di SIMO LAMONGAN pada 01 Januari 1970 00:00:00
  • di Jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    KUCOBA COBA MELEMPAR MANGGIS.MANGGIS KULMPR MANGGA KUDPT.KUCOBA BERHARAP PADA KOMDIS, KOMDIS KUHARAP,BANGSAT KUDPT.PSSI TMPTNYA PARA BANCI,SPORTIVITAS HANYALAH MIMPI.PSSI TMPT MELACUR DIRI,SUDAH TAK PUNYA HATI NURANI!!!!
  • di Jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Ganti tuh Togar gila, maruk uang, hanya sentimen terhadap Persija. Terbukti dengan menghukum Marwal secara berlebihan & melarang penonton hadir saat melawan Persib. Rombak komdis!!!!
  • di padang pada 01 Januari 1970 00:00:00
    pssi jangan hanya lihat dari pemain saja. tapi wasit juga harus di hukum.
1

Leave a Reply