Domain For Sale! You can buy this domain

Tim Nasional

Peter Withe Kerasan di Indonesia

Pelatih Kepala tim nasional Indonesia, Peter Withe mengaku masih betah tinggal di Indonesia meski sat ini posisinya sebagai arsitek timnas sedang terancam menyusul adanya rencana merekrut pelatih asal Ceko, Miroslav Janu untuk menangani tim senior yang dipersiapkan ke Piala Asia 2007. Namun demikian, dia tetap menunggu perkembangan selanjutnya mengenai nasibnya di timnas.

Menyusul kegagalannya memenuhi target PSSI membawa timnas U-23 merebut medali emas di arena SEA Games Filipina, akhir 2005 lalu, praktis hingga saat ini Peter Withe lebih banyak menganggur, karena memang timnas sedang tidak melaksanakan pelatnas. Situasi menjadi tidak menentu apakah Peter akan tetap dipertahankan sebagai pelatih di lingkup PSSI atau tidak, menyusul adanya rencana mengontrak Miroslav Janu.

Sementara itu BTN dan PSSI sendiri memang terkesan hati-hati untuk memutuskan kasus pemutusan kontrak dengan Peter Withe. Soalnya, baik BTN maupun PSSI tidak ingin pemutusan kontrak itu di luar prosedur yang benar, mengingat risikonya PSSI bisa diadukan secara hukum ke FIFA oleh Peter. Selain mempersiapkan timnas senior untuk Piala Asia 2007, BTN dan PSSI juga tengah berupaya untuk membentuk timnas PSSI yang akan dikirim ke Asian Games Doha, Qatar, September 2006 nanti.

Hingga saat ini belum ada kejelasan pasti apakah Peter Withe akan diserahi tugas untuk membina tim Asian Games 2006 ini atau sebaliknya. PSSI hingga kini baru sebatas membaca draf perjanjian kontrak antara PSSI dengan pelatih asal Inggris itu. Sedangkan surat resmi kontrak yang dibubuhi tanda tangan baik oleh Peter maupun pengurus PSSI belum diketahui keberadaannya.

Berdasarkan kontrak tersebut, Peter Withe akan mendapat imbalan gaji perbulan 11.000 dollar AS untuk tahun pertama. Selanjutnya jika dipertahankan hingga tahun keempat, setiap tahunnya gajinya dinaikkan 1000 AS dollar. Selain itu masih akan mendapat bonus 25.000 dollar AS jika sukses membawa timnas merebut target PSSI di arena internasional. Gaji tersebut belum termasuk biaya tempat tinggal, mobil pribadi, dan sebagainya.

(phery)

8 komentar untuk "Peter Withe Kerasan di Indonesia"

  • ndox di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    sadarlah hey petinggi PSSI gimana sepak bola indonesia mo maju kalo tiap tahun trus ganti pelatih.............gak cukup 1 / 2 tahun indonesi dapat maju..butuh puluhan tahun TAHUUUUUUUUUUU!!!!!!!!!!!!!
  • di Jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Seharusnya Peter White jangan diganti dulu. Indonesia beruntung bisa dilatih orang Inggris. Saya tdk mengerti mengapa PSSI bersifat begitu!!Beri dia waktu! Jangan tiap tahun ganti pelatih terus!!!!!
  • di padang pada 01 Januari 1970 00:00:00
    bapak2 pssi yang terhormat, kita harus sadar. kita itu yang belum frofesional. pengurus pssi dan pemain amatiran. fabio capello pun tidak akan mampu mengangkat prestasi timnas. sadarlah bapaaaaaaaaaaaaaaak
  • di padang pada 01 Januari 1970 00:00:00
    pecinta sepakbola nasional seluruh kota padang, menolak dengan keras pergantian pelatih nasional. belum tentu yang baru itu akan bisa. kita haus sadar, sebenarnya selama ini SDM (pemain dan pengurus PSSI )kita yang lemah.
  • di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    PSIM pake aja peter white, piye dab?
  • di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Bungkam aja Nian Sanjaya yang sok tahu itu!! Biar nggak bawel lagi!!
  • Nian Sanjaya di Jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Apa sih hasil timnas masa pak Nurdin Halid? blom ada kaan...ganti saja sama orang yang lebih fresh gituu...
  • Nian Sanjaya di Jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Peter Withe sebaiknya jangan diganti sebab penggantinya-pun belum menjamin sepakbola kita tambah maju, yg perlu diganti sebetulnya ketua umum-nya, pak Nurdin Halid, PSSI lebih maju pada jaman pak Kardono dulu
1

Leave a Reply