Domain For Sale! You can buy this domain

Ligasiana

Komdis Hukum Persela dan Deltras

Ketegasan yang diperlihatkan Komisi Displin PSSI dalam awal kompetisi ini ternyata patut mendapat acungan jempol. Kali ini giliran Persela Lamongan dan Deltras Sidoarjo yang harus mempertanggungjawabkan tindakan mereka kepada pihak Komdis.

Persela Lamongan menerima hukuman dua kali laga tanpa penonton saat menjamu dua tamunya, Persmin Minahasa dan Persibom Bolaang Mongondow, di stadion Surajaya Lamongan pertengahan Maret nanti. Sementara itu, atas kasus yang sama, Deltras menerima hukuman yang lebih ringan, yaitu satu laga kandang tanpa penonton. Dalam laga Deltras versus PKT Bontang 22 Februari lalu, asisten wasit Ali dicederai oleh penonton yang turun ke lapangan.

Keputusan Komdis memberikan hukuman tersebut kepada Persela karena tim tuan rumah dinilai lalai dalam memberikan perlindungan kepada wasit M Syafei saat Persela menjamu PSM Makassar beberapa waktu lalu. Penonton bisa dengan mudah mengintimidasi dan melakukan pemukulan terhadap wasit. Menurut Ketua Komdis PSSI, Togar Manahan Nero, kedua tim dipersalahkan karena adanya penonton tuan rumah yang melakukan tindakan dengan kategori penganiayaan terhadap wasit.

Selain hukuman kepada klub, Komdis juga memberikan sanksi kepada Alexander Pulalo. Wingback Arema ini dinilai telah melakukan provokasi kepada suporter PSIM Yogyakarta saat timnya dijamu PSIM di Mandala Krida 14 Februari lalu.
(phery)

3 komentar untuk "Komdis Hukum Persela dan Deltras"

  • garis keras di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    gimana kalo pembesar-pembesar pssi itu kita gorok lehernya ?
  • garis keras di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    gimana kalo pembesar-pembesar pssi itu kita gorok lehernya ?
  • di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    jangan2 hukuman pada alexander pulalo hanya tri komdis utk ngancurin AREMA ato balas dendam pada AREMA karena kasus liga campions, kalo sampai btl bgt brarti fair ply yang kita usung pada liga Ind telah ternoda
1

Leave a Reply