Domain For Sale! You can buy this domain

Ligasiana

Dipecat, Sutan Harhara Merasa Legowo

Pelatih PSIS Semarang, Sutan Harhara mengaku sedikit terkejut dengan keputusan manajemen PSIS mengakhiri kontraknya lebih cepat. Dia sendiri tidak memiliki firasat apa-apa perihal pemecatan dirinya itu. Namun demikian mantan pelatih timnas itu mengaku legowo.

Dipecat saat baru tampil di 10 pertandingan dan sedang berada di papan atas, membuat Sutan Harhara sedikit kecewa. Padahal pihaknya sudah menyiapkan sejumlah program latihan saat jeda kompetisi dan menjelang putaran kedua bergulir. Meski demikian kaputusan manajemen PSIS tetap diterimanya dengan lapang hati.

Keputusan manajemen PSIS menghakhiri masa tugas Sutan Harhara disampaikan Manajer Yoyok Sukawi dan Asisten Manajer Setyo Agung Nugroho, usai kekalahan 1-2 PSIS atas Persitara Jakarta Utara, Selasa (28/2/) lalu. Sutan sangat mengerti kebijakan manajemen PSIS. Namun, dia juga sempat menyampaikan bahwa tidak sepatutnya evaluasi terhadap kinerjanya dilakukan secepat ini.

Bagi mantan pelatih timnas SEA Games 1986-1988 itu, ini merupakan pertama kalinya berhenti dari klub bukan karena keinginan sendiri. Saat di Persikota, Persegi Gianyar maupun PSMS Medan, dia berhenti atas kenginannya sendiri. Tetapi Sutan menyatakan dirinya sangat legawa karena setiap pelatih harus siap diberhentikan kapan saja. Selain itu, dia merasa bersyukur karena cukup banyak mendapat dukungan khususnya dari suporter PSIS.
(phery)

1 komentar untuk "Dipecat, Sutan Harhara Merasa Legowo"

  • di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    sebenarnya kinerja sutan sangat bagus, mungkin karena ada kendala dgn menejemen sampai kinerja dia jadi gak maksimal. kasian juga dia, kerja kerasnya gak di akui oleh PSIS
1

Leave a Reply