Domain For Sale! You can buy this domain

Liga Indonesia

PSSI Memberi Peringatan Pertama

Arema Malang harus hati-hati. Sebab, PSSI telah menjatuhkan peringatan pertama kepada tim berjuluk Singo Edan itu. PSSI menilai panpel Arema teledor saat menggelar pertandingan perdana menjamu PSS Sleman di Stadion Gajayana, Malang, pada Minggu lalu (6/3). Panpel membiarkan ribuan suporternya membludak hingga pinggir lapangan, yang dianggap menyalahi aturan.

Peringatan kepada Arema itu merupakan kali pertama yang dikeluarkan PSSI dalam musim kompetisi Liga Indonesia X 2005. Joko menyaksikan secara langsung partai Arema versus PSS yang berakhir dengan kemenangan mutlak bagi tuan rumah 4-0.

Kapasitas stadion memang tidak mencukupi oleh membludaknya ribuan penonton di stadion. Ribuan suporter terpaksa menyaksikan pertandingan dengan berdiri di pinggir lapangan. Jarak mereka berdiri dengan garis pembatas pertandingan hanya satu meter.

Bahkan, saat gol kedua dan ketiga terjadi, suporter tuan rumah sempat merayakan kegembiraan hingga masuk ke lapangan. Selain itu, beberapa pemain PSS juga sempat ketakutan ketika berada di pinggir lapangan. Mereka takut dilempari suporter tuan rumah.

Kondisi itu menyalahi aturan pertandingan PSSI dan tidak boleh terulang kembali. Dampak dari kondisi itu sangat besar. Secara psikologis, pemain lawan akan takut di pinggir lapangan. Begitu juga dengan wasit tidak akan berani mendekat ke sisi lapangan.

Dia sudah menyampaikan peringatan itu ke Arema agar hati-hati untuk menggelar pertandingan ke depan. PSSI menilai, Arema adalah tim terbaik di Divisi I lalu dan memiliki persiapan paling matang di Liga Indonesia XI ini. Jangan sampai persiapan yang bagus dan tim yang tangguh itu dinodai oleh ulah suporternya.

Dukungan suporter yang sangat besar itu sebenarnya hal yang positif, tapi jika berlebihan akan menjadi bumerang bagi Arema sendiri. Jika Arema main dan banyak suporter yang menyaksikannya jalanan dibuat macet total. Joko menyarankan agar panpel menambah aparat keamanannya.

Dan jika penonton tetap membludak, maka panpel bisa mengantisipasinya dengan memberikan pagar pembatas di pinggir lapangan yang membuat penonton tidak gampang masuk ke dalam lapangan.

Atau alternatif lainnya, panpel membatasi penonton yang masuk lapangan dan menyediakan televisi layar lebar di luar stadion agar suporter yang tidak bisa masuk stadion bisa menyaksikan melalui televisi itu.

Menurut Joko akan lebih baik jika Arema menggunakan stadion yang kapasitasnya lebih besar agar mampu menampung suporter yang jumlahnya puluhan ribu.
(Ferry)

0 komentar untuk "PSSI Memberi Peringatan Pertama"

Leave a Reply