Domain For Sale! You can buy this domain

Ligasiana

Arema Tanpa Pengatur Serangan

Singo Edan Arema Malang sedang dirundung duka berkepanjangan. Setelah didiskualifikasi dari ajang Liga Champion Asia, tim kebanggaan Aremania ini harus menghadapi tim tangguh Persija Jakarta pada 12 Maret mendatang tanpa dua pilar utama mereka, kapten Putu Gede dan wing back kiri Erol F.X. Iba dipastikan absen gara-gara akumulasi kartu kuning.

Putu sudah terkena kartu kuning di kandang PSIS. Sedangkan Erol menerima kartu kuning kala Arema tampil di markas PSIM. Dua pemain itu kembali mendapat kartu kuning ketika Arema menjamu Persekabpas Minggu lalu. Absennya dua pilar itu tentu akan menjadi pekerjaan berat bagi pelatih Benny Dolo untuk mencari penggantinya. Sebab, peran dua pemain itu selama ini cukup besar.

Putu sebagai pemain yang bertugas sebagai pembagi bola serta membantu pertahanan bisa menjadi motivator rekannya. Sementara, peran Erol sebagai pemain penyisir serangan lewat jalur sayap kiri sudah tidak terbantahkan. Lewat sontekan kakinya, banyak peluang gol Arema tercipta. Bahkan, beberapa assist Erol ke rekan-rekannya berbuah gol. Selain rajin menyerang, Erol pun rajin membantu pertahanan. Itulah mengapa pemain asal Papua ini selalu dipertahankan Benny menjadi starter. Dari sembilan kali laga Arema, Erol selalu menjadi starter.

Ada beberapa nama yang akan diproyeksikan menggantikan peran Putu di sektor tengah. Antara lain Sutaji, Arif Suyono, atau Anthony Jommah Ballah. Namun, yang perlu dipikirkan Benny, ketiganya lebih punya naluri menyerang. Tidak seperti Putu yang cenderung bertahan. Kalau mereka lebih banyak membantu serangan, sudah pasti pertahanan Arema sedikit tereduksi. Karena itu, Benny perlu mencari sosok yang mampu menyeimbangkan antara bertahan dan menyerang.

Sedangkan untuk pengganti Erol, kemungkinan disiapkan Rasmoyo. Soalnya, mantan pemain Persema ini memiliki kelebihan mampu tampil di dua posisi, yakni sayap kanan dan kiri. Atau bisa juga Benny menggeser Alexander Pulalo yang sudah bebas dari hukuman akumulasi dari sayap kanan ke kiri. Sama seperti Rasmoyo, Alex juga punya kelebihan bisa tampil di kanan dan kiri. Bahkan, sebelum di Arema, dia lebih banyak ditampilkan di sayap kiri.
(phery)

2 komentar untuk "Arema Tanpa Pengatur Serangan"

  • di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    SKALI MENANG TETAP MENANG, KAU PANTAS JUARA AREMAKU.
  • di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    AREMA PASTI MENANG... KARENA BANYAK STOK PEMAIN2 BAGUS DI KUBU AREMA
1

Leave a Reply