Domain For Sale! You can buy this domain

Champion Asia

Barry Tuding Sekjen PSSI Tanggung Jawab

Asisten Manajer Kompetisi Badan Liga Indonesia (BLI), Barry Sihotang, tampaknya tidak ingin sendirian dalam mempertanggungjawabkan perbuatannya atas kegagalan Arema Malang dan Persipura Jayapura untuk mengikuti Liga Champions AFC. Dia menunjuk nama Sekjen PSSI, Noegraha Besoes sebagai pihak yang paling bertanggungjawab terhadap permasalahan ini.

Pada Kamis (2/3) kemarin, pihaknya mengirimkan faksimile kepada wartawan yang berisikan kronologis peristiwa sejak ia ditunjuk sebagai Liaison Officer (LO) untuk membantu pendaftaran kedua klub tersebut pada AFC hingga pendiskualifikasian karena terlambatnya daftar nama pemain tersebut diserahkan kepada penyelenggara. Menurutnya, keterlambatan itu disebabkan tidak adanya Sekjen PSSI di kantor selama berhari-hari.

Pada tiga lembar pernyataannya itu ia menjelaskan pihak Persipura baru memberikan persyaratan itu pada 15 Februari karena mayoritas pemain lokal belum memiliki paspor, sementara pihak Arema telah menyerahkan berkas pendaftaran kepada dirinya pada Jumat, 10 Februari. Di formulir pendaftaran dengan tegas disebutkan, harus ditandatangani pejabat `General Secretary Football Association`, berarti Sekjen PSSI Nugraha Besoes dan formulir asli harus dikirim lewat pos ke AFC.

Saat hendak meminta tanda tangan Sekjen, ia mendapat informasi bahwa Nugraha tengah berada di Kuala Lumpur. Praktis formulir pendaftaran tidak bisa dikirim. Akhirnya, formulir Arema baru dikirimkan pada Rabu (15/02) sementara Persipura sehari kemudian (16/02) melalui faks setelah tanda tangan Sekjen diperoleh melalui pemindaian (scanning), terlambat tiga dan empat hari dari tenggat waktu pendaftaran, 12 Februari.

Barry juga mengungkapkan keheranan Deputy General Secretary AFC, Dato Paul Mony karena hingga rapat Komite Eksekutif AFC, 21 Februari, tidak ada satu pun pejabat PSSI yang menjelaskan soal keterlambatan tersebut. Menurut Dato, jika ada pejabat PSSI yang menjelaskan alasan keterlambatan berkas-berkas itu tentunya AFC tidak akan serta merta mendiskualifikasi wakil dari Indonesia.

Sementara itu, Ketua Harian PSSI Agusman Effendy mengatakan pernyataan Barry tersebut akan dijadikan sebagai bahan untuk investegasi lebih lanjut. Sebelumnya, PSSI telah mengindikasikan bahwa kesalahan terletak di tangan BLI dengan mengeluarkan rekomendasi kepada BLI untuk menjatuhkan sanksi kepada pihak yang bersalah.
(phery)

5 komentar untuk "Barry Tuding Sekjen PSSI Tanggung Jawab"

  • ary di jkt pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Makanya, baru percaya sekarang,klo PSSI isinya maling semua, Ketua Umumnya saja di penjara karena korupsi, Sekjennya sudah pikun karena uzusr.....
  • di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Aaaaaaaaahhhhhhh..... maen salah2an kan? Emang PSSI dan BLI sama begonya!! Sadar lo rakyat Indonesia dah jijik sama kinerja kalian. Sebentar lagi kalian semua akan 'NGANGGUR".
  • TONO di ngalam pada 01 Januari 1970 00:00:00
    MULAI SEKARANG AREMANIA AKAN NYANYI..GANTUNG..GANTUNG..BARI SIHOTANG..GANTUNG BARI SIHOTANG SEKARANG JUGA..!!!
  • TONO di ngalam pada 01 Januari 1970 00:00:00
    MULAI SEKARANG AREMANIA AKAN NYANYI..GANTUNG..GANTUNG..BARI SIHOTANG..GANTUNG BARI SIHOTANG SEKARANG JUGA..!!!
  • di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    jangan ampek ada kejadian MALING TRIAK MALING lo....., hukum org2 goblok itu.
1

Leave a Reply