Domain For Sale! You can buy this domain

Suporter

Persijap Terancam Terkena Sanksi

Direktur Badan Liga Indonesia (BLI), Andi Darussalam Tabusala menyayangkan terjadinya kerusuhan antarsuporter yang mewarnai pertandingan tuan rumah Persijap Jepara dengan PSIS Semarang di Stadion Kamal Djunaedi Jepara, Minggu (12/3) lalu yang berakhir seri 1-1.

Dia cukup heran dengan keputusan panpel pertandingan yang menempatkan kedua kelompok suporter dalam satu tribun. Padahal derby antara sesama tim Jawa Tengah itu sebelumnya memang diperkirakan akan berlangsung panas. Menurutnya, dua kelompok suporter yang berbeda ditempatkan dalam satu tribun merupakan kesalahan dari standar yang ditetapkan.

Sementara itu Humas Suporter Persijap Jetman (Jepara Tifosi Mania) Azis mengungkapkan, ada komitmen yang dilanggar oleh kelompok suporter Semarang. Panpel sebenarnya telah memberi kuota tiket 1.000 orang. Tapi kenyataannya, terdapat sekitar 3 ribu suporter Semarang berseragam yang datang saat dilakukan penjemputan. Belum lagi fans PSIS tanpa seragam yang membeli tiket. Selain itu, kesepakatan agar suporter Semarang tidak membawa alat genderang musik juga dilanggar.

Hal senada juga disampaikan Asisten Manajer Persijap Nurkukuh. Menurutnya, para penonton Persijap terpancing dengan ulah segelintir suporter PSIS. Pelatih Persijap Rudi William Keeltjes mengemukakan, akibat kerusuhan itu konsentrasi para pemainnya buyar. Pada akhir babak kedua sebenarnya timnya lebih banyak menguasai bola. Tapi setelah terhenti lebih dari 25 menit, tim lawan kembali bangkit.

Pengawas Pertandingan Budiono menyatakan, akibat dari kerusuhan itu Persijap kemungkinan besar akan mendapat sanksi dari PSSI. Menurutnya, derby dua tim Jateng memang sangat berat, terutama menyangkut pengendalian suporter. Padahal antarkedua suporter sebelumnya telah membuat perjanjian agar pertandingan bisa berjalan damai. 
(phery)

2 komentar untuk "Persijap Terancam Terkena Sanksi"

  • di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    dah biasaaaaa..... no problem.
  • mampus di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    mampussssssssss
1

Leave a Reply