Domain For Sale! You can buy this domain

Ligasiana

BTN Buru 7 Pemain di Luar Negri

Badan Tim Nasional (BTN) PSSI terus mencoba berbagai terobosan. Setelah pemberian uang kompensasi bagi klub yang pemainnya ditarik ke timnas, BTN membuka lowongan terhadap pemain kelahiran Indonesia di luar negeri untuk memperkuat Timnas U-23 proyeksi Asian Games XV Doha, Qatar.

Bidikan diarahkan pada mereka yang kini bermain di sejumlah klub Divisi Satu Belanda. Ini selaras dengan tujuan TC jangka panjang Timnas U-23 yang hampir pasti tertuju pada klub SC Heerenveen. Direktur BTN PSSI Ibnu Munzir, menjelaskan bahwa saat ini sedikitnya ada tujuh pemain dari klub Divisi Satu Belanda dengan usia 19 sampai 21 tahun yang sedang dibidik agar bisa bergabung ke Timnas U-23.

Saat ini, ada beberapa nama pemain muda Indonesia yang bermain di Belanda. Misalnya Irfan Bachdim (di FC Utrecht Junior A) atau Irvin Musseng (pemain dari Makassar Football School yang menjalani tes di Ajax Amsterdam Junior).

Ibnu mengaku bahwa dari tujuh pemain tersebut hanya dua yang asli kelahiran Indonesia. Lainnya adalah pemain yang sudah memegang paspor negara lain. Mengenai hal itu, BTN akan meminta bantuan dari KNVB (PSSI-nya Belanda) yang menjadi mitra kerjasama dalam pelaksanaan TC Timnas U-23.

Alasan ingin merekrut para pemain di Belanda ini merupakan solusi dalam mengantisipasi kemungkinan penolakan sejumlah pemain lokal untuk mengikuti pelatnas di Belanda. Seperti diketahui, ada sinyal dari beberapa pemain yang masih gamang untuk menjalani TC jangka panjang di Negeri Kincir Angin tersebut. Seperti panjangnya masa TC (mulai pertengahan Mei hingga Desember) maupun klub yang enggan melepas mereka.

Nama-nama seperti Boaz Solossa-Ricardo Salampessy (Persipura Jayapura), Saktiawan Sinaga-Mahyadi Panggabean (PSMS Medan), Maman Abdurrahman (PSIS Semarang), maupun Hamka Hamzah (Persija Jakarta) besar kemungkinan tidak jadi bergabung. 
(phery)

9 komentar untuk "BTN Buru 7 Pemain di Luar Negri"

  • herdinan di jogja pada 01 Januari 1970 00:00:00
    percuma jg pakai pemain lokal klo gak ada kebanggaan jd pemain timnas alias cm buat sampingan,disuruh TC jangka panjang aja pada menolak gmana mau maju timnas kita!!!! lbh baik cari pemain keturunan yg bener2 mau membela timnas...toh mereka jg punya darah
  • nieztya di cimaxhie pada 01 Januari 1970 00:00:00
    kenapa hamka hamzah besar kemungkinan bwt ga ikut timnas?padahal dya performance playing,have strong rebount and have a good skill.dia khan jago banget.harusnya dah pasti bgt klo dia ikut timnas indonesia!
  • nieztya di cimaxhie pada 01 Januari 1970 00:00:00
    kenapa hamka hamzah besar kemungkinan bwt ga ikut timnas?padahal dya performance playing,have strong rebount and have a good skill.dia khan jago banget.harusnya dah pasti bgt klo dia ikut timnas indonesia!
  • nieztya di cimaxhie pada 01 Januari 1970 00:00:00
    kenapa hamka hamzah besar kemungkinan bwt ga ikut timnas?padahal dya performance playing,have strong rebount and have a good skill.dia khan jago banget.harusnya dah pasti bgt klo dia ikut timnas indonesia!
  • Mantan Pemain Nasional di Jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Setuju dengan usaha merekrut pemain kelahiran Indonesia diluar negeri, tapi harus serius jangan cuma ngomong di media doang, mau rekrut pemain cuma dimulut doang tapi pengurusnya cuma duduk2 aja di Jakarta
  • Mantan Pemain Nasional di Jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Yang salah itu ya PSSI bukannya klub atau pemainnya, klub menggaji pemain dan pemain digaji oleh klub, kecuali model pelatnas-nya pelatnas jangka pendek dan jumlah klub yg ikut kompetisi di liga Indonesia dikurangi
  • di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Ya nggak apa-2 To... merekakan WNI juga yg berhak membela Indonesia. Dan yg jelas tentunya lebih PD jika bertanding lawan luar negeri.
  • Fredy di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    PSSI gimana sih, gak mampu ngebina pemain dalam negri malah mau nyari diluar. lihat tuh jumlah pemain bola di Indonesia jumlahnya ratusan ribu. kenapa gak yang itu aja diasah benar2, jgn ikut2an singapura, itu namanya gak gentle. lebih baik contoh brazil
  • di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Ruud Gulid aja! Dia kan dari KEBUMEN
1

Leave a Reply