Domain For Sale! You can buy this domain

Liga Indonesia

Gudang Garam Tidak Bersedia Menambah Dana

PT Gudang Garam Tbk hingga saat ini tidak bisa memenuhi tuntutan Persik Kediri terkait permintaan dana musim kompetisi Ligina XI/2005 lebih besar dibandingkan pada musim kompetisi sebelumnya.

Menurut juru bicara PT Gudang Garam, Slamet Budiono, Gudang Garam tidak bersedia memberikan dana lebih dari Rp2,5 miliar, atau besarnya sama seperti musim kompetisi sebelumnya. Ia mengatakan penyerahan dana sponsorship tersebut masih menunggu kesepakatan antar kedua belah pihak.

Sampai sekarang Gudang Garam dengan Persik belum melakukan pembahasan lebih lanjut mengenai pencairan dana sponsorship tersebut. Sementara itu sikap Gudang Garam tersebut menjadikan peluang Persik untuk mendapatkan dana lebih dari sponsor utamanya tertutup sudah.

Padahal penolakan Persik atas dana subsidi PSSI sebesar Rp400 juta dari sponsor utama Ligina XI, yakni PT Djarum Kudus diharapkan bisa dibarengi dengan kebijakan Gudang Garam untuk memberikan kompensasi dana tambahan sehingga jumlah yang dikucurkan lebih besar daripada kompetisi tahun sebelumnya.

Penolakan dana subsidi PSSI tersebut ditempuh Persik karena menolak kewajiban memasang logo perusahaan rokok selain Gudang Garam pada kostum pemain dan seputar Stadion Brawijaya Kediri.

Namun demikian jika Gudang Garam tidak bersedia memenuhi tuntutannya, maka Persik akan berusaha mencari sponsor lain. Saat ini Persik tengah membidik sponsor dari beberapa bank nasional yang beroperasi di Kediri. Tetapi bila tidak memungkinkan, mereka akan meminta sponsor BPR Kota yang nota bene milik Pemkot sendiri.

Dengan pendanaan minim, yakni Rp3,6 dari APBD Kota Kediri tahun 2005 ditambah dana sponsor dari Gudang Garam Rp2,5 miliar, wajar jika Persik mengawali kompetisi tahun ini dengan penuh keprihatinan, termasuk tidak ada launching pemain layaknya kontestan Ligina lainnya.

Demikian juga dengan materi pemain, Persik hanya bisa mendatangkan dua pemain asing baru, yakni Christian Gonzales (Uruguay) dan Wasan Sankpurn (Thailand). Bahkan untuk Wasan, nilai kontraknya jauh di bawah pemain lokal yang dimiliki Persik.
(Ferry)

0 komentar untuk "Gudang Garam Tidak Bersedia Menambah Dana"

Leave a Reply