Domain For Sale! You can buy this domain

Ligasiana

Lawan Persiba, Kemenangan Jadi Harga Mati

The Green Force Persebaya Surabaya memiliki kesempatan besar untuk mempertahankan posisi mereka di puncak klasemen jika pada pertarungan Kamis (20/4) sore hari ini di Gelora 10 Nopember, Tambaksari, anak asuhan Freddy Mulli itu mampu mengatasi perlawanan Persiba Bantul.

Bila tak ingin digeser oleh tim lain, kemenangan merupakan harga mati yang harus dikemas oleh Bejo Sugiantoro dkk. Mereka memiliki keuntungan tersendiri, sebab saingan mereka Persis Solo yang sama-sama membukukan 12 poin harus bertandang ke kandang Mojokerto Putra.

Di sisi lain, laga ini adalah laga home terakhir putaran I buat tuan rumah. Sebaliknya dengan Persiba. Laga melawan Green Force merupakan pertandingan away terakhir putaran I. Kedua tim tentu ingin meraih hasil bagus pada laga tersebut, sebelum berlanjut pada laga berikut. Apalagi, laga home Persebaya pertama pada putaran II baru dilaksanakan bulan depan, Kamis (18/5), saat menjamu Persibo Bojonegoro.

Pelatih Freddy Mulli tak ingin absennya ujung tombak asal Brazil Marcelo Braga menjadi alasan timnya main tidak maksimal. Pada latihan terakhir kemarin, selain melakukan drill bola mati, nampaknya striker muda Ibnu Syuhadak yang bakal mendapat kepercayaan sebagai starter sebagai tandem bomber asing Ever Barrientos asal Paraguy.
(phery)

1 komentar untuk "Lawan Persiba, Kemenangan Jadi Harga Mati"

  • Dr.Kembar di Port Numbay, Papua pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Bukanlah suatu kecurangan bila saya (Pasoepati)mendoakan Persebaya akan dibantai Persiba. Dan merupakan suatu kebahagiaan bila Persis akan membawa pulang 3 point dari Mojokerto. Bravo Persis!!!
1

Leave a Reply