Domain For Sale! You can buy this domain

Ligasiana

Persijap Tim Paling Rendah Produktif

Rudi William Keltjes dihadapkan pada dilema mengenai permainan timnya memasuki putaran kedua ini. Meskioun posisi Persijap Jepara saat ini relatif aman dari degradasi, namun tim berjuluk Laskar Kalinyamat ini merupakan tim paling tumpul di Wilayah Barat.

Dari 14 tim yang berlaga di Wilayah Barat, Laskar Kalinyamat ini baru memasukkan 12 gol ke gawang lawan dari 15 kali laga di kandang sendiri dan di kandang lawan. Manajer Persijap Setiyono, mengakui lini depan Persijap memang belum tajam, karena itu dalam beberapa pertandingan terakhir sering melakukan perubahan formasi untuk mempertajam serangan barisan depan.

Junior Lima yang pada awal kompetisi bergulir sempat diharapkan jadi ujung tombak yang produktif, ternyata sepanjang membela Persijap baru mencetak satu gol. Masuknya Francis Yonga, yang sebelumnya bergabung dengan Persija, juga belum mampu memperbaiki ketajaman serangan. Pemain ini baru mencetak satu gol dari dua kali membela Persijap.

Maka dari itu, guna menajamkan lini depannya, Persijap mendtangkan striker Francis Wolo dari Liberia. Kehadiran Wolo ini membuat Rudy memiliki banyak pilihan untuk membuat formasi di barisan depan, karena di lini ini ada Yonga, Jimmi Suparno, Lima, atau Wahyu Wahab yang penampilannya kian cemerlang. Wahab menjadi penyelamat Persijap dari kekahalan ketika menjamu Persib yang berakhir 1-1, dua pekan lalu.

Ketumpulan lini depan Persijap ini lebih parah dibanding empat tim yang berada di posisi paling bawah. Persijap kini menduduki posisi 10 dari 14 tim yang berlaga di Wilayah Barat. Persib yang sudah bermain 17 kali dan berada di posisi 11 melesakkan 15 gol dengan kebobolan 21 gol, sedangkan Persita menjebol gawang lawan dengan 13 gol, PSDS memasukkan 14 gol, dan Persitara yang berada di posisi paling buncit mampu menggetarkan jala gawang lawan dengan 14 gol.
(phery)

0 komentar untuk "Persijap Tim Paling Rendah Produktif"

Leave a Reply