Domain For Sale! You can buy this domain

Ligasiana

Komisi Banding Berikan Keputusan Kontroversial

Hasil sidang Komisi Banding Rabu (7/6) di Jakarta yang menganulir keputusan Komdis tentang didiskualifikasinya klub Persipare dari keikutsertaannya di kompetisi Divisi I tahun 2006, sekaligus terdegradasi ke Divisi II pada musim kompetisi 2007 mendapat reaksi keras dari Ketua Komdis Togar Manahan Nero. Togar mempertanyakan alasan Komisi Banding menganulir keputusan tersebut.

Lebih lanjut Togar juga menyesalkan keterlambatan Komisi Banding selama ini dalam memproses banding klub peserta Liga Indonesia 2006. Bahkan lebih tegas lagi, Togar mengatakan lebih baik Komisi Banding dibubarkan saja karena jika terus seperti ini sepakbola Indonesia tak akan pernah maju.

Putusan dilakukannya pemogokan terhadap Persipare Pare Pare ini merujuk pada Pasal 28 ayat 5.1.2 dalam Peraturan Khusus Divisi I yang mengatur aturan mengenai tim yang tidak bersedia melanjutkan pertandingan. Hukuman didiskualifikasi dan langsung terdegradasi ke Divisi II untuk Persipare tercantum dalam Pasal 28 ayat 5.2.1.

Persipare didiskualifikasi atas perilaku tidak sportif yang dilakukan oleh pemain dan ofisialnya dengan melakukan penganiayaan terhadap perangkat pertandingan dari duelnya dengan Persma Manado, Rabu (24/5) di Pare Pare.

Dari persidangan Komisi Disiplin PSSI atas kasus ini, Kamis (1/6) di Senayan, Persipare Pare Pare juga dinyatakan melakukan pemogokan karena tidak bersedia melanjutkan pertandingan yang terhenti sejak menit ke-69, sehingga otomatis kemenangan dengan skor 3-0 diberikan kepada Persma Menado. Keputusan dibuat berdasarkan fakta – fakta yang terjadi dan sesuai dengan pengakuan wasit yang memimpin pertandingan, Pengawas Pertandingan (PP), pemain dan ofisial Persipare.

Namun Komisi Banding menganggap Persipare tidak terbukti melakukan pemogokan dan menyatakan bahwa itu hanya situasional sehingga pertandingan tidak bisa dilanjutkan. Selain menganulir keputusan degradasinya Persipare, Komisi Banding memutuskan bahwa pertandingan harus dilanjutkan kembali ditempat netral dalam kedudukan 1-1. Keputusan ini secara otomatis membatalkan kemenangan 3-0 Persma Menado sebagai hasil keputusan Komdis.

Komisi Banding juga membebaskan manajer Persipare Mustafa Mappangara dari hukuman skorsing 10 tahun tidak boleh terlibat dalam kegiatan sepakbola di seluruh Indonesia. Sebagai pihak yang merasa dirugikan, manajer Persma Manado Ronny Pangemanan sangat menyesalkan keputusan Komisi Banding tersebut.

Dia tidak habis mengerti atas dianulirnya kemenangan 3-0 Persma Manado, karena menurutnya keputusan Komisi Disiplin sudah sesuai peraturan. Lebih tegas lagi Ronny Pangemanan mengancam bahwa Persma Manado mungkin akan mundur dari Divisi Satu Liga Indonesia jika keputusan itu tetap diberlakukan.
(asp)

0 komentar untuk "Komisi Banding Berikan Keputusan Kontroversial"

Leave a Reply