Ligasiana
14 Juni 2006 09:17:00 adi (pssi-football.com) | Ligasiana | dibaca 1025 kali
Perubahan Perhitungan Nilai Klub Dalam Klasemen
Badan Liga Indonesia (BLI) secara resmi akan membuat perubahan dalam perhitungan nilai sejumlah tim yang belum bertanding dengan PSIM Yogyakarta dan PSS Sleman menyusul diterimanya pengunduran diri PSIM dan PSS dari lanjutan sisa pertandingan kompetisi divisi utama 2006. Tim-tim yang belum bertanding dengan PSIM dan PSS otomatis memperoleh tambahan tiga nilai dan selisih gol plus tiga.
Manajer Kompetisi Badan Liga Indonesia Djoko Driyono, menyatakan, Senin (12/6), perubahan perhitungan poin itu segera akan dituangkan dalam surat pemberitahuan yang disebar ke seluruh klub divisi utama.
Menurut catatan BLI, di Wilayah Barat Liga Djarum 2006 ada enam tim yang belum bertanding dengan PSIM yakni, Persekabpas Pasuruan, Arema Malang, Sriwijaya FC Palembang., Semen Padang, Persitara Jakarta Utara, dan Persita Tangerang. Demikian juga dengan Wilayah II, ada enam tim yang belum berlaga dengan PSS Sleman yakni, Persik Kediri, PSM Makassar, Persiter Ternate, Persela Lamongan, Persema Malang, dan Persegi Gianyar.
Pemberian nilai tiga dengan skor kemenangan 3-0 ini jelas berimplikasi pada adanya perubahan perolehan nilai ke-12 tim yang berada di Wilayah I dan II tersebut. Misal wilayah I, tambahan nilai tiga membuat Arema Malang mengumpulkan nilai 43, yang otomatis menggeser kembali Persija Jakarta dari peringkat kedua klasemen.
Perolehan nilai Arema hanya terpaut satu angka dengan pimpinan klasemen PSIS Semarang. Demikian juga dengan Persekabpas Pasuruan, nilainya bertambah tiga menjadi 36, sama dengan PSMS Medan. Namun, karena selisih golnya lebih baik dibanding PSMS Medan, maka pasukan Subangkit menggantikan posisi PSMS Medan di urutan keempat klasemen Wilayah I.
Djoko Driyono menyadari bahwa perubahan nilai ini tentunya tidak akan memuaskan semua pihak. Namun, dia meminta klub-klub menyadarinya karena ini merupakan salah satu konsekuensi dari keputusan BLI untuk menerima pengunduran diri PSIM dan PSS, termasuk juga ditiadakannya mekansisme degradasi dari divisi utama ini.
Menurut keterangan Direktur BLI Andi Darussalam Tabusalla, dari perubahan nilai itu memang menimbulkan 'gejolak' dalam klasemen baik di papan atas, tengah dan bawah. Namun demikian, katanya, hal ini tak bisa dihindari karena sudah merupakan sebuah keputusan.
Keputusan BLI untuk meniadakan mekanisme degradasi itu sendiri, kata Salam -sapaan akrab Direktur BLI itu- dibuat atas pertimbangan yang matang oleh pimpinan BLI dalam pertemuan di kediaman Ketua BLI Nirwan Dermawan Bakrie pada Jumat (9/6) malam di kawasan Simprug.
Pertemuan itu juga dihadiri oleh Ketua Bidang Pembinaan PSSI Subardi, yang pada kesempatan itu membawa surat dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X yang intinya mengenai himbauan agar tim-tim asal Provinsi Yogyakarta diperkenankan tidak bertanding lagi di sisa musim kompetisi Liga 2006 dan tidak terkena degradasi.
Subardi sendiri adalah salah seorang pengurus (board of members) BLI, bersama Ramli Lubis (PSMS), Erwin Aksa (Persim Maros), dan Iwan Budianto (Persik). "Sebelum pertemuan kami sebenarnya juga mengundang pak Iwan, pak Erwin dan pak Ramli Lubis, namun semuanya berhalangan datang. Pak Erwin sedang ada di Dubai, pak Iwan sedang mendampingi tim U-23 di Surabaya, sedang pak Ramli Lubis mengirimkan sms tentang kemungkinan pertandingan dilanjutkan sana. Kalau pak Erwin dan pak Iwan sudah menghubungi langsung pak Nirwan, dan kata Nirwan, apapun keputusan pertemuan ini mereka ikut saja," papar Salam.
Dengan ditiadakannya mekanisme degradasi divisi utama musim 2006 ini maka jumlah peserta pada musim kompetisi 2007 akan menjadi 32 tim divisi utama yakni, 28 tim dari anggota lama ditambah 4 tim promosi Divisi I. Untuk musim kompetisi 2008, jumlah peserta akan kembali 28 tim. "Tahun 2007 akan ada delapan tim yang degradasi, masing-masing empat tim di setiap wilayah,"kata Salam.
(adi (pssi-football.com)) Manajer Kompetisi Badan Liga Indonesia Djoko Driyono, menyatakan, Senin (12/6), perubahan perhitungan poin itu segera akan dituangkan dalam surat pemberitahuan yang disebar ke seluruh klub divisi utama.
Menurut catatan BLI, di Wilayah Barat Liga Djarum 2006 ada enam tim yang belum bertanding dengan PSIM yakni, Persekabpas Pasuruan, Arema Malang, Sriwijaya FC Palembang., Semen Padang, Persitara Jakarta Utara, dan Persita Tangerang. Demikian juga dengan Wilayah II, ada enam tim yang belum berlaga dengan PSS Sleman yakni, Persik Kediri, PSM Makassar, Persiter Ternate, Persela Lamongan, Persema Malang, dan Persegi Gianyar.
Pemberian nilai tiga dengan skor kemenangan 3-0 ini jelas berimplikasi pada adanya perubahan perolehan nilai ke-12 tim yang berada di Wilayah I dan II tersebut. Misal wilayah I, tambahan nilai tiga membuat Arema Malang mengumpulkan nilai 43, yang otomatis menggeser kembali Persija Jakarta dari peringkat kedua klasemen.
Perolehan nilai Arema hanya terpaut satu angka dengan pimpinan klasemen PSIS Semarang. Demikian juga dengan Persekabpas Pasuruan, nilainya bertambah tiga menjadi 36, sama dengan PSMS Medan. Namun, karena selisih golnya lebih baik dibanding PSMS Medan, maka pasukan Subangkit menggantikan posisi PSMS Medan di urutan keempat klasemen Wilayah I.
Djoko Driyono menyadari bahwa perubahan nilai ini tentunya tidak akan memuaskan semua pihak. Namun, dia meminta klub-klub menyadarinya karena ini merupakan salah satu konsekuensi dari keputusan BLI untuk menerima pengunduran diri PSIM dan PSS, termasuk juga ditiadakannya mekansisme degradasi dari divisi utama ini.
Menurut keterangan Direktur BLI Andi Darussalam Tabusalla, dari perubahan nilai itu memang menimbulkan 'gejolak' dalam klasemen baik di papan atas, tengah dan bawah. Namun demikian, katanya, hal ini tak bisa dihindari karena sudah merupakan sebuah keputusan.
Keputusan BLI untuk meniadakan mekanisme degradasi itu sendiri, kata Salam -sapaan akrab Direktur BLI itu- dibuat atas pertimbangan yang matang oleh pimpinan BLI dalam pertemuan di kediaman Ketua BLI Nirwan Dermawan Bakrie pada Jumat (9/6) malam di kawasan Simprug.
Pertemuan itu juga dihadiri oleh Ketua Bidang Pembinaan PSSI Subardi, yang pada kesempatan itu membawa surat dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X yang intinya mengenai himbauan agar tim-tim asal Provinsi Yogyakarta diperkenankan tidak bertanding lagi di sisa musim kompetisi Liga 2006 dan tidak terkena degradasi.
Subardi sendiri adalah salah seorang pengurus (board of members) BLI, bersama Ramli Lubis (PSMS), Erwin Aksa (Persim Maros), dan Iwan Budianto (Persik). "Sebelum pertemuan kami sebenarnya juga mengundang pak Iwan, pak Erwin dan pak Ramli Lubis, namun semuanya berhalangan datang. Pak Erwin sedang ada di Dubai, pak Iwan sedang mendampingi tim U-23 di Surabaya, sedang pak Ramli Lubis mengirimkan sms tentang kemungkinan pertandingan dilanjutkan sana. Kalau pak Erwin dan pak Iwan sudah menghubungi langsung pak Nirwan, dan kata Nirwan, apapun keputusan pertemuan ini mereka ikut saja," papar Salam.
Dengan ditiadakannya mekanisme degradasi divisi utama musim 2006 ini maka jumlah peserta pada musim kompetisi 2007 akan menjadi 32 tim divisi utama yakni, 28 tim dari anggota lama ditambah 4 tim promosi Divisi I. Untuk musim kompetisi 2008, jumlah peserta akan kembali 28 tim. "Tahun 2007 akan ada delapan tim yang degradasi, masing-masing empat tim di setiap wilayah,"kata Salam.
Artikel lain
4 komentar untuk "Perubahan Perhitungan Nilai Klub Dalam Klasemen"
-
Anda butuh modal untuk usaha atau perluasan usaha?saya siap memberikan pinjaman tanpa agunan,pinjaman minimal 100 miliar,info lanjut hub Prama di 085217982587/sms
-
DIUNTUNGKAN ATAU DIRUGIKAN??SAYA PIKIR INI ADALAH KONSEKWENSI DARI SEBUAH BENCANA ALAM..DAN SAYA RASA TDK ADA YG MENGINGINKANNYA!!
-
PSSI awas ya sempat PSMS ngak masuk 8 besar karen keputusan yang tidak adil yang kamu lakukan kami akan demo besar-besaran ke PSSI ingat itu
-
cukup adil...., tapi juga cukup edannnnnnnn!!!
1
Leave a Reply
Hasil Pertandingan
Indonesia Super League
| PERSELA | PERSIJAP | |
| SEMEN PADANG | PELITA JAYA | |
| DELTRAS | PERSIJAP | |
| SRIWIJAYA | PERSIB | |
| PSPS | AREMA |
Detail score pertandingan
Klasemen Liga
Indonesia Super League 2010
| # | Klub | Mn | Mg | S | K | SG | P |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Persipura | 7 | 6 | 1 | 0 | 24 - 3 | 19 |
| 2 | Semen Padang | 8 | 5 | 2 | 1 | 13 - 5 | 17 |
| 3 | Persija | 8 | 5 | 2 | 1 | 12 - 4 | 17 |
| 4 | Arema Indonesia | 8 | 4 | 2 | 2 | 14 - 6 | 14 |
| 5 | PSPS | 7 | 4 | 1 | 2 | 9 - 7 | 13 |
| 6 | Persiba | 10 | 3 | 3 | 4 | 14 - 14 | 12 |
| 7 | Persijap | 6 | 3 | 1 | 2 | 8 - 9 | 10 |
| 8 | Persela | 10 | 2 | 4 | 4 | 6 - 11 | 10 |
Detail klasemen
Divisi Utama Wilayah 3
| # | Klub | Mn | Mg | S | K | SG | P |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Persidafon | 6 | 5 | 0 | 1 | 15 - 3 | 15 |
| 2 | Persigo | 7 | 4 | 1 | 2 | 9 - 7 | 13 |
| 3 | Persiba | 5 | 3 | 1 | 1 | 7 - 2 | 10 |
| 4 | PS Barito | 8 | 3 | 1 | 4 | 8 - 6 | 10 |
| 5 | Persebaya | 6 | 3 | 0 | 3 | 9 - 7 | 9 |
| 6 | PSBI | 5 | 3 | 0 | 2 | 4 - 3 | 9 |
| 7 | Persekam | 5 | 3 | 0 | 2 | 6 - 7 | 9 |
| 8 | PSIR | 5 | 2 | 1 | 2 | 4 - 4 | 7 |
Detail klasemen
Divisi Utama Wilayah 2
| # | Klub | Mn | Mg | S | K | SG | P |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | PSIM | 6 | 4 | 1 | 1 | 8 - 2 | 13 |
| 2 | Mitra Kukar | 5 | 4 | 0 | 1 | 9 - 4 | 12 |
| 3 | Persik | 6 | 4 | 0 | 2 | 9 - 4 | 12 |
| 4 | Perseman | 6 | 3 | 2 | 1 | 5 - 1 | 11 |
| 5 | PSCS | 7 | 3 | 2 | 2 | 6 - 3 | 11 |
| 6 | Persemalra | 8 | 3 | 0 | 5 | 6 - 7 | 9 |
| 7 | Persikab | 7 | 2 | 2 | 3 | 5 - 7 | 8 |
| 8 | Persikota | 5 | 2 | 1 | 2 | 3 - 2 | 7 |
Detail klasemen
Divisi Utama Wilayah 1
| # | Klub | Mn | Mg | S | K | SG | P |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Persiraja | 5 | 5 | 0 | 0 | 12 - 4 | 15 |
| 2 | PSLS | 7 | 3 | 3 | 1 | 6 - 6 | 12 |
| 3 | Persita | 5 | 3 | 2 | 0 | 10 - 1 | 11 |
| 4 | Persipasi | 5 | 3 | 1 | 1 | 8 - 2 | 10 |
| 5 | PSAP | 5 | 3 | 1 | 1 | 8 - 3 | 10 |
| 6 | Persitara | 6 | 3 | 1 | 2 | 10 - 8 | 10 |
| 7 | PSSB | 7 | 1 | 4 | 2 | 5 - 6 | 7 |
| 8 | Persih | 6 | 2 | 1 | 3 | 6 - 9 | 7 |
Detail klasemen
Jadwal Pertandingan
Indonesia Super League
| PERSELA | PERSIJAP | |
| SEMEN PADANG | PELITA JAYA | |
| DELTRAS | PERSIJAP | |
| SRIWIJAYA | PERSIB | |
| PSPS | AREMA | |
Detail jadwal
Polling
Liga Primer Indonesia sudah hadir dalam tiga prtai awal. Menurut Anda, pantaskah liga ini disebut kompetisi?
Pantas
Tidak Pantas
Tidak Tahu
Biasa Saja
Show result

