Domain For Sale! You can buy this domain

Tim Nasional

Timnas U-23 Digembleng Latihan Berat

Meski belum lama menjalani proses latihan di Herenveen, Belanda, sejumlah klub lokal sudah mengajukan tawaran ujicoba dengan tim nasional U-23. Namun, pertandingan ujicoba itu kemungkinan besar baru akan dilakukan bulan depan, setelah Ferry Rotinsulu dan kawan-kawan sudah cukup beradapatasi dengan lingkungan.

Timnas U-23 Indonesia yang diproyeksikan ke Asian Games 2006 di Doha, Qatar, sudah sejak 14 Juni lalu berada di Belanda untuk menjalani pelatihan jangka panjang selama sekitar lima bulan. Pelatihan dilakukan di markas klub Herenveen, salah satu klub anggota Divisi I Liga Belanda. Selama di Belanda, Ferry Rotinsulu dkk tinggal di Hotel Marathon, di kota Drachten.

Menurut manajer timnas U-23, Rahim Soekasah, setelah lebih dari satu minggu berada di Belanda, timnas U-23 memang belum sekali pun dilatih langsung oleh Foppe de Haan, arsitek tim U-21 Belanda yang menjadi pelatih kepala timnas U-23. Saat ini, de Haan tengah menyaksikan piala dunia secara langsung di Jerman.

Walau tanpa kehadiran pelatih Foppe de Haan, namun program latihan yang disusunnya sudah sejak awal diterapkan oleh tiga asistennya. Dengan demikian, saat ini timnas U-23 ditangani oleh empat orang yang semuanya menjadi asisten Foppe de Haan, termasuk Bambang Nurdiansyah yang menggembleng pasukan merah putih sejak di Batu dan Jakarta.

Rahim menyebutkan, Ferry Rotinsulu dkk berusaha maksimal untuk mengikuti program latihan yang diterapkan. Namun demikian, terasa sekali kalau para pemain belum terbiasa dengan progran latihan berat yang langsung dilakukan oleh para asisten Foppe de Haan itu. Mereka sering mengeluhkan lamanya pemanasan yang dilakukan.

Dalam latihan permainan, Ferry Rotinsulu dibiasakan untuk memainkan pola 4-3-3. Mereka berupaya keras menerapkan pola itu dengan permainan modern, kendati harus diulang-ulang. Konsekuensi dari beratnya latihan yang dijalani membuat beberapa pemain sempat dilanda cedera ringan, termasuk pemain depan asal Persekabpas Pasuruan Andhik Ardiansyah dan kiper muda Frankia Irawan yang asal klub Telkom Flexi Balikpapan, yang masing-masing mengalami cedera engkel dan bahu.

Dari diskusi yang sering dilakukan manajemen timnas U-23 dengan para asisten pelatih Foppe de Haan, kualitas permainan timnas U-23 ini secara bertahap akan meningkat dan mereka cukup optimis Ferry Rotinsulu dkk bisa menuai prestasi setelah menjalani gemblengen keras selama tujuh bulan itu.
(adi (pssi-football.com))

4 komentar untuk "Timnas U-23 Digembleng Latihan Berat"

  • di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    oh ya pemain indonesia yang merumput di klub eropa di panggil juga di timnas U-23(seperti M.irfan di ultrech,dan pemain yang lainnya?
  • wirdan di pada 01 Januari 1970 00:00:00
  • noname di jaKarTa pada 01 Januari 1970 00:00:00
    i hOpe, puLanG daRi beLanDa bwA oLeh2 yG baNyak!! pLuS,,haSiL pEngGmBlenGan nTu!! n mOga2 naNti paS pULanG, ga jaDi oRaNg yG sOk meNtanG2 biSa LatiHan di bELanda. maLahan hRus beRbagi saMa yg lain!!!
  • dita di palembang pada 01 Januari 1970 00:00:00
    good luck buat timnas u-23 di belanda...... semoga sistem yg sekarang diterapkan,,,,,,bisa sesuai dengan apa yg semua harapkan......
1

Leave a Reply