Domain For Sale! You can buy this domain

Ligasiana

Persiraja Dililit Hutang 800 Juta

Persiraja Banda Aceh harus berpikir keras untuk meneruskan langkah mereka dalam mengikuti babak delapan besar kompetisi Divisi I Liga Indonesia 2006 setelah terlibat hutang sebesar 800 juta rupiah. Hal itu dapat mengganjal keinginan mereka untuk eksis kembali di kancah kompetisi Divisi Utama musim depan.

Manajer Persiraja, Amri M. Ali menyatakan, pihak pengurus dan manejemen telah sepakat minta dana tambahan dari DPRD Kota Banda Aceh senilai 2 miliar rupiah untuk menyelesaikan hutang dan membiayai putaran delapan besar yang akan berlangsung pada Agustus 2006 mendatang.

Persiraja dan PSSB Bireuen, yang keduanya merupakan klub dari Aceh itu lolos ke babak delapan besar dengan mewakili Grup I Wilayah Barat terancam batal ikut mengingat Persiraja kini terhutung dengan para pemain, karena gaji mereka dalam beberapa bulan terakhir belum dibayar dan juga kontrak pemain asing. Sementara untuk kebutuhan biaya pada delapan besar, Persiraja cukup membutuhkan dana 300 juta rupiah.

Sementara itu, para pendukung Persiraja yang tergabung dalam "Laskar Rencong" merasa menjadi bagian dari tim selama ini dan mengaku siap turun ke jalan-jalan meminta bantuan dana kepada warga Banda Aceh, untuk membiayai tim kesayangan mereka berlaga di delapan besar.

Menanggapi keinginan pendukung Persiraja itu, Amri menyatakan itu sah-sah saja, sebagai bukti simpati dari mereka yang tidak ingin tim kesayangannya berantakan di tengah jalan, karena kekurangan dana.
(phery)

1 komentar untuk "Persiraja Dililit Hutang 800 Juta"

  • camp di sigli pada 01 Januari 1970 00:00:00
    kenapa selalu meminta-minta.? minta boleh.! tapi jangan meminta-minta. siap yang bertanggung jawab.?
1

Leave a Reply