Domain For Sale! You can buy this domain

Ligasiana

Persebaya Tolak 8 Besar di Surabaya

Persebaya Surabaya secara resmi menyampaikan keberatannya jika Stadion Gelora 10 Nopember Surabaya dijadikan salah satu tempat penyelenggaraan pertandingan terakhir babak delapan besar Grup Timur yang akan berlangsung Sabtu (22/7) mendatang dengan mempertemukan PSM Makassar melawan Persekabpas Pasuruan.

Keberatan itu disampaikan melalui surat No 174/PSBY/VII/2006 yang ditandatangani Ketua Umum Persebaya Arif Afandi, yang dikirim melalui faksimil ke kantor BLI di Jakarta, Rabu (19/7) malam.

Menurut Arif, keberatan tersebut adalah untuk menjaga reputasi penyelenggaraan pertandingan di Surabaya yang saat ini masih sangat baik mengingat Persebaya sedang berusaha menjadi tuan rumah babak delapan besar Divisi I. Dia mengkhawatirkan pertandingan nanti dapat menimbulkan gesekan dianatar suporter.

Kondisi yang sangat baik ini dikhawatirkan saat laga terakahir di babak delapan besar terjadi keributan suporter, karena Persebaya mencermati adanya pihak yang menunggangi suporter, khususnya "Bonek" yang merupakan suporter Persebaya untuk merusak "performance" yang selama ini sudah baik itu.

Karena itu, Persebaya berharap BLI memindahkan pertandingan terakhir itu ke tempat lain. Arif menduga ada upaya dari pihak lain yang tak ingin Surabaya menjadi tuan rumah babak delapan besar Divisi I. Karena itu, pihaknya tak ingin laga delapan besar nanti justru menjadi ajang pihak-pihak luar untuk menjatuhkan nama Persebaya di kandang sendiri.
(phery)

7 komentar untuk "Persebaya Tolak 8 Besar di Surabaya"

  • di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    saya rasa Bonek harus diajarin budi pekerti, supaya sewaktu - waktu Surabaya bisa menjadi tuan rumah apa saja tanpa takut terjadi kerusuhan
  • Pecinta sepakbola sejati di Jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Bagaimanapun ini negara kebanggaan kita. Semua memang ada prosesnya dan berawal dari diri orangnya masing-masing. Kalau kita "ngedumel" aja enggak akan ada habisnya. Liga Italia aja juga banyak skandal, tapi mereka terus memperbaiki diri. So, maju terus s
  • Ex-bonek di Ex-bonek di Bandar Lampung pada 01 Januari 1970 00:00:00
    KALAU HANYA KOMENTAR JELEK, SEMUA ORANG JUGA BISA !!! DASAR KAMPUNGAN !!! .SEKARANG APA PERAN KALIAN DALAM MEMPERBAIKI KONDISI BOLA DI INDONESIA ??? JANGAN PENGECUT !!!. .SAYA MASIH LEBIH BAIK DARI PADA KALIAN !!!. PALING NGGAK SAYA MASIH SUKA KE STAD
  • di sumatera pada 01 Januari 1970 00:00:00
    liga indonesia itu tdk akan pernah maju. pemain, wasit, pengurus club, pssi, penonton bermentalkan bejat. nol besar. ayam sayur. liga indonesia julukannya liga kampung,tidak ada yg bs dibanggakan. dasar liga kampung
  • di indonesia pada 01 Januari 1970 00:00:00
    kalau lihat liga indonesia. seperti lihat anak kecil umur 1 tahun diberi bola. liga kampung, pemain berkelahi,wasit tdk tegas, penonton sembraut,pssi amatir.pssi sebaiknya dibubarkan saja.ngabisin duit rakyat
  • di jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    buat apa dilanjutin. sekaligus itu delapan besar. mendingan liga konyol ini dibubarkan.pemain jelek, official, pelatih jelek, pengurus jelek, apalagi penontonnya jelek.mereka semua amatir. tidak mau belajar, tidak mau maju
  • indonesia juara dunia di indonesia juara dunia pada 01 Januari 1970 00:00:00
    pindahain aja mainnya ke LP cipinang, mungkin disana ada lapangan upacara bendera. biar Mr. Nurdin mendapatkan hiburan dan mengakui indonesia juara dunia karena liganya yang paling jelek,aneh,kampungan sedunia.
1

Leave a Reply