Domain For Sale! You can buy this domain

Ligasiana

Persedikab Harus Berjuang Dari Kerugian

Nasib yang bertolak belakang harus disandang oleh Persedikab Kabupaten Kediri. Saudara muda Persik Kediri yang baru saja mendapat gelar juara Divisi Utama Liga Indonesia 2006 itu harus mengakhiri musim kompetisi Divisi I tahun 2006 ini dengan menanggung kerugian hingga mencapai Rp 700 juta.

Menurut Bendahara Persedikab, Widarto, kerugian yang diderita oleh pihaknya tersebut dikarenakan selain pendapatan dari penonton yang tidak sebanding dengan biaya penyelenggaraan yang dikeluarkan, Persedikab juga banyak bermain di luar kandang.

Bahkan, setiap kali pertandingan digelar di home base Persedikab di Stadion Canda Bhirawa, Pare, panitia hanya memperoleh pendapatan tak lebih dari Rp2 juta. Padahal untuk menyelenggarakan laga kandang saja membutuhkan biaya hingga puluhan juta rupiah.

Selama ini, lanjut dia, Persedikab hanya menerima alokasi dana dari APBD Kabupaten Kediri sebesar Rp 400 juta selama setahun. Padahal biaya yang dikeluarkan untuk satu musim kompetisi di atas angka Rp 1 miliar. Dana Rp 400 juta tersebut hanya cukup untuk mengontrak seluruh pemain dan pelatih selama satu musim kompetisi saja.

Sedang biaya perjalanan dan akomodasi dalam pertandingan di luar kandang, selama ini masih ditanggung sepenuhnya oleh bos Triple S, Sony Sandra, yang ditunjuk Bupati Sutrisno sebagai manajer Persedikab.
(phery)

0 komentar untuk "Persedikab Harus Berjuang Dari Kerugian"

Leave a Reply