Domain For Sale! You can buy this domain

Piala Indonesia

Sekarang Giliran Persebaya

Boleh-boleh saja Arema Malang menang 1-0 pada pertandingan pertama 8 Besar Copa Indonesia 2006 atas Persebaya Surabaya. Tapi, Persebaya tegaskan siap membalas kekalahannya pada leg kedua di Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya, Senin (4/9). Tak sekadar berambisi mengalahkannya tapi juga menyingkirkan juara bertahan Copa Indonesia 2005 ini.

Persebaya butuh kemenangan minimal 2-0 untuk merebut tiket ke semifinal. Sebaliknya, Arema bakal berusaha mati-matian mempertahankan keunggulan mereka pada Derby Jatim kedua ini.

“Kami bukan hanya membalas kekalahan itu di Surabaya. Tapi, kami ingin menyingkirkan Arema sekaligus membuktikan bahwa kali ini giliran Persebaya yang paling berhak mendapat tempat di Copa Indonesia,” kata Manajer Persebaya, Indah Kurnia.

Sejak awal, Persebaya sudah mencanangkan double winners. Meraih mahkota juara Divisi I dan merebut gelar Copa Indonesia. Karena itu, Sugiantoro dan kawan-kawan terus digenjot oleh Pelatih Freddy Mulli demi memenuhi target lolos semifinal.

“Memang bukan pekerjaan yang mudah meraih tiket ke semifinal. Tapi, saya yakin pemain Persebaya mampu menjalankan tugasnya dengan baik pada pertandingan penentuan di hadapan pendukungnya,” ujar Indah Kurnia. “Motivasi pemain juga tinggi. Ini yang membuat saya yakin Persebaya tak sekadar ke semifinal tetapi keluar sebagai juara Copa Indonesia,” lanjutnya.

Hanya, ambisi Persebaya bakal mendapat perlawanan ketat. Asisten Pelatih Arema, Winarto menyebut ‘Singo Edan’ tetap serius dan berkonsentrasi penuh meski sudah mengantungi kemenangan di kandang sendiri. Karena itu, I Putu Gede dan kawan-kawan akan diisntruksikan tampil habis-habisan.

“Tak ada pilihan lain, kita harus menang di kandang Persebaya. Posisi kami kurang menguntungkan karena menang tipis di pertandingan pertama,” tegasnya.

Dirinya optimistis Arema mampu mengatasi Persebaya. Apalagi Pelatih Benny Dollo bisa menurunkan tim terbaik meski masih minus Firman Utina yang cedera. Wing back Erol FX Iba juga bisa kembali menjadi starter setelah melakukan recovery usai memperkuat tim nasional di Merdeka Games. Pada leg pertama, Erol baru diturunkan di babak kedua menggantikan Alexander Pulalo.

“Saya masih kelelahan karena malam baru sampai Surabaya dan hari berikutnya sudah harus memperkuat Arema pada leg pertama. Kini, saya sudah pulih dan siap diturunkan. Kami berharap memetik hasil imbang untuk mempertahankan keunggulan kami. Saya yakin Arema yang lolos,” ujar Erol. 
(djisamsoe.com)

7 komentar untuk "Sekarang Giliran Persebaya"

  • Patkay di Malang pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Aku seneng lho ndelok maine Persebaya pas menang divisi I, sempat ketir², "Wih bakale musuhe AremA ndek Copa ker", (terbukti pas ndek Kanjuruhan AremA mek menang 1-0). Tapi aku bingung, opo maksute bonekmania, wis menang kok kisruh? Yo ngono pas ndelok
  • Patkay di Malang pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Aku seneng lho ndelok maine Persebaya pas menang divisi I, sempat ketir², "Wih bakale musuhe AremA ndek Copa ker", (terbukti pas ndek Kanjuruhan AremA mek menang 1-0). Tapi aku bingung, opo maksute bonekmania, wis menang kok kisruh? Yo ngono pas ndelok
  • blues di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    bajule jadi kadal, doa insan sepakbola setanah air terkabul akhirnya persebaya gagal. ayo lawan-lawan persebaya kalahkan persebaya kirim lagi ke divisi I
  • di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    AREMA pancen EDAN....... HIDUP AREMA<<<<<<<
  • di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    SAMPAI KAPAN BONEX BIKIN ULAH TERUSSSS???? MEMANG BONEX GAK BISA DEWASA SEDIKIT
  • cox di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    lek gak tawur gak rame pancene, tapi yo ndeso rek...hidup AMERA
  • - di - pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Amat disayangkan kejadian di surabaya tadi.Sudah disiarkan secara langsung,ternyata suporternya pun masih belum mampu bersikap secara dewasa.Satu lagi hal yang patut direnungkan dan dicari permasalahannya secara dewasa.Peace for Indonesian Football
1

Leave a Reply