Domain For Sale! You can buy this domain

Opini Bola

Wajah Buram Sepakbola Indonesia

Kita baru saja mendengar warta membanggakan dari Prancis. Kesebelasan belia di bawah usia 12 tahun (U-12) dari Indonesia menduduki peringkat empat dunia. Ia mengalahkan Portugal, Italia, Rusia, Australia, dan China. Bahkan, Indonesia terpilih menjadi kesebelasan dengan pertahanan terbaik.

Tetapi, di dalam negeri kita menghadapi kenyataan amat memalukan. Yakni perilaku vandalisme para bonek ketika kesebelasan kesayangannya, Persebaya, tak bisa lolos ke babak selanjutnya. Ia bermain seri melawan Arema Malang dalam laga Copa Indonesia di Stadion Tambaksari Surabaya, Senin (4/9). Para bonek mengamuk. Beberapa mobil dibakar, stadion dirusak, dan aparat dilempari batu.

Yang kita sesalkan ialah aksi destruktif bonek bukan kali ini saja terjadi. Berkali-kali pasukan bondo nekat ini bikin ulah. Dari melemparkan botol-botol minuman ke stadion, menodong para pengendara mobil, membakar kursi stadion, hingga bentrok dengan suporter lain.

Dengan kerusuhan yang terakhir, lengkap sudah citra buruk sepak bola Indonesia yang kini tengah kita bangun mati-matian agar naik kelas. Tabiat buruk pesepak bola kita yang hobi tawuran ternyata juga berada di atas garis linier dengan perilaku bonek. Sama-sama brutal.

Kebrutalan tak bisa dihadapi dengan perasaan lemah. Kebrutalan harus ditundukkan dengan hukum yang tegas, yang zakelijk. Hukum harus punya wibawa menghadapi kebrutalan yang amat destruktif itu. Inilah cara kita mendidik bangsa agar beradab. PSSI harus menjatuhkan hukuman berat kepada kesebelasan yang didukung oleh bonek itu. Untuk memberikan efek jera kepada para bonek.

Sepak bola ialah olahraga yang punya daya pesona luar biasa di negeri ini. Ia bisa menggerakkan spirit bersama di semua strata dan sekaligus hiburan massa. Karena itu, kita harus membangunnya dengan benar. Tidak saja dalam hal skill bermain bola, tetapi juga menyangkut organisasinya, bisnisnya, dan masyarakat pecintanya. Bonek, jika dibiarkan dengan tabiatnya selama ini, akan menjadi kendala serius membangun persepakbolaan kita.

Sepak bola Indonesia mestinya punya kesempatan tumbuh menjadi industri yang melaju melesat. Sebab, ia catatan historis yang tidak terlalu buruk, punya bibit-bibit yang tidak mengecewakan, dan lebih dari itu punya publik yang amat menggilainya. Karena itu, bolalah yang paling mungkin menjadi industri olahraga yang prospeknya mencorong. Fanatisme publik adalah modal yang amat besar untuk mengembangkan olahraga ini. Tapi, sayangnya para pengurus olahraga kita menyia-nyiakan modal besar ini.

Membangun industri sepak bola salah satunya harus dimulai dengan sikap sportif. Kemenangan memang penting, tapi bermain sportif dan cantik adalah di atas segala-galanya. Ini yang mestinya menjadi pemahaman kita kalau ingin membangun industri sepak bola Tanah Air.
(phery)

35 komentar untuk "Wajah Buram Sepakbola Indonesia"

  • andri di jepara pada 01 Januari 1970 00:00:00
    sepak bola indonesia bisa maju, kalo kualitas lapangan sama seperti yg dipakai di liga-liga eropa, halus, ga kayak ladana tandus, keras !
  • dea di garut pada 01 Januari 1970 00:00:00
    komdis tlong d tindak.persija vs pelitas jaya tgl 20-12-2009.ketika abanda herman menendng bola kecewa,shrusnya itu d ksh krtu kuning,oleh wasit,ps wasit mau ngsh krtu kuning trus d halang2ngi oleh pemain persija, gk jd dh krtu kuning nya.wasit ny kurang
  • bagoes di malang pada 01 Januari 1970 00:00:00
    buat BLI,tolong sekali lagi lihat pertandingan SFC Vs Persik. Menit 85 terjadi pelanggaran oleh pemain SFC. tapi koq tidak ada action apa2 dari BLI/Komdis?
  • Panji di Jakarta Timur pada 01 Januari 1970 00:00:00
    bicara masalah tim merah putih..? asyik sekali.. saya benar - benar sama sekali tidak optimis dengan kepelatihan Beni Dollo, kita lihat aja prestasinya sekarang, sangat merosot tajam semenjak di latih dia. bisa kita bandingkan dengan negara lain seperti
  • Riter di singaraja-Bali pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Baru umur 12 thun saja anank-anak tim merah putih sudah bisa menduduki peringkat 4 dunia dalam sepak bola.bagaimana kalau mereka sudah besar?bisa-bisa jdi urutan pertama di dunia.Aduh.....saya salut buat anak-anak u-12 merah putih.Tetap semangat.hAJAR MUS
  • Wahyu di Jepara pada 01 Januari 1970 00:00:00
    q yakin perspakbolaan kt bs maju asalkn suportery bs brsikap dwasa,cntoh d0ng suporter jepara nothing to lose kalah menang yo ben gak po2 gak gawe rusuh,tp kami gk munafik qt prnh mbuat onar tu dulu tp skrg qt bljr tuk lbh bs mnrima kklahan spahit pa pun.
  • anto di jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    sudah saatnya indonesia bangkit.terkadang saya malu sebagai orang indonesia,masa sih sepak bola yang selama ini kita bangga-banggakan bak arena sirkus.dimulai dari ketua pssi,penonton,pemain dan yang parahnya lagi masa pelatih memukul wasit. mau ditaruh d
  • Ardy di Makassar pada 01 Januari 1970 00:00:00
    untuk timnas yg katanya pemain terbaik nasional contoh tuh U-12 mereka punya skill mgk dibawah negara2 eropa tapi semangat dan perjuangan mereka buat sang merah putih seperti pejuang2 kmerdekaan dulu tim PSSI mgk hrs di ajarkan apa itu Nasionalisme bgmn k
  • KHURNIAWAN di LAMPUNG pada 01 Januari 1970 00:00:00
    BONEK HARUS BISA NERIMA KEKALAHAN,JANGAN BISANYA BIKIN RUSUH AJA..LIAT APA YANG UDA DILAKUKANNYA HARUSNYA BONEK LEBIH BAIK LAGI,,TIMNAS HARUS BISA MENANG JANGAN HANYA BISA MENGHABISKAN UANG NEGARA AJA,TOLONG CARI PEMAIN BOLA KEDAERAH LAMPUNG(METRO)
  • beny di Lamongan pada 01 Januari 1970 00:00:00
    BONEK JANCOK TAEK RAI KIMPET......... KONTOL TA GAK WANI NANG LAMONGAN
  • ARYAK di PALEMBANG pada 01 Januari 1970 00:00:00
    em coba tu yang namanya bonek dateng kepalembang!sehebat apa si yang nama ya bonek yang hanya bisa membuat onar.kalau nggak mau kala cari musuh yang muda yang umur 12 th buat piala sendiri..jangan malui dong,,,malui
  • banyu di medan pada 01 Januari 1970 00:00:00
    bagi pengurus PSSI, tolong aturan untuk para suporter yang nakal lebih di tindak tegas, dan juga bagi wasit yang tidak memenuhi standar FIFA jangan di masukkan, karena mereka inilah kami selaku suporter terkadang terpancing emosi kami karena kepemimpinan
  • Anti Bonek di Balikpapan pada 01 Januari 1970 00:00:00
    BONEK = KATROK, NDESO, PRIMITIF, NGAWUR, NGRAMPOK & NGRUSAK.
  • BIMBO di sidoarjo pada 01 Januari 1970 00:00:00
    supporter yg santun tercermin dr ketuanya. gk sprt kelompok supporter DELTAMANIA yg ketuanya suka mabok!!! udah gembrot,goblok gak intelek blasssss.. NDI ISO' MAJU COK!!!!
  • Delta Mania di Sidoarjo pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Bonex itu memang suka bikin onar,tapi jangan selalu salahin bonex aja. pssi terlalu pilih kasih masak persija yang supoternya tawuran di tanggerang hukumannya cuma itu2aja, sedangkan bonex yg hanya lakuin hal kecil saja malah dibesar2kan. saya yakin setel
1 2 3

Leave a Reply