Domain For Sale! You can buy this domain

Ligasiana

PSSI dan BLI Diminta Konsisten Terapkan Aturan Kompetisi

- PSSI dan Badan Liga Sepakbola Indonesia (BLI) diminta konsisten menerapkan aturan kompetisi yang telah disepakati sejak awal dan tidak melakukan perubahan ditengah jalan seperti yang terjadi pada kompetisi sebelumnya.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Pengprop PSSI Jatim Haruna Soemitro kepada wartawan usai mengadakan pertemuan dengan perwakilan klub-klub di Jatim di Surabaya, Senin, terkait rencana Rapat Paripurna Nasional (Raparnas) PSSI di Kota Batu, 22-24 Nopember mendatang.

"Persoalan ini menjadi salah satu agenda yang akan kami bawa dalam Raparnas nanti. Kami menghendaki PSSI maupun BLI konsisten dan tidak plin-plan menjalankan roda kompetisi musim depan," katanya.

Kasus ditiadakannya degradasi pada musim kompetisi 2006 dan penambahan jumlah peserta kompetisi pada musim 2007 yang diputuskan PSSI saat kompetisi masih berjalan, menjadi bukti bahwa PSSI maupun BLI tidak konsisten menerapkan aturan.

"Kesepakatan awalnya tidak ada seperti itu, tapi kok tiba-tiba ditengah jalan ada keputusan lain. Ini yang tidak dikehendaki klub-klub di Jatim pada kompetisi musim depan," tegasnya.

Soal rencana diputarnya kompetisi Super Liga mulai tahun 2008, juga menjadi bahasan dalam pertemuan klub-klub Jatim tersebut.

"Klub-klub khawatir, jangan-jangan PSSI dan BLI tidak konsisten lagi dan hanya sesaat memutar kompetisi Super Liga. Ini juga harus ditegaskan dalam Raparnas nanti," tegas Haruna.

Terkait masalah kuota pemain asing dan pembagian wilayah untuk kompetisi Divisi Utama, Haruna mengatakan pihaknya tidak akan terlalu jauh mempersoalkan dan menyerahkan masalah tersebut pada peserta Raparnas.

"Bagi kami, kuota empat atau lima pemain asing, bukan jadi persoalan. Asal aturan yang ada tetap dijalankan sesuai kesepakatan. Soal pembagian wilayah kompetisi musim depan, terutama bagi klub asal Jatim, kami juga tidak ingin ikut campur terlalu jauh," tambahnya.

Namun, Haruna mengingatkan agar dalam pembagian wilayah tersebut, PSSI dan BLI mempertimbangkan berbagai faktor yang selama ini sering mengganggu jalannya kompetisi, seperti suporter dan lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, PSSI Jatim juga menunjuk lima perwakilan klub setempat untuk hadir dalam Raparnas sebagai peninjau. Kelima klub itu adalah Persebaya, Persekabpas Pasuruan (Divisi Utama), Persid Jember dan Persibo Bojonegoro (Divisi I) dan Persikoba Kota Batu (Divisi II sekaligus tuan rumah Raparnas). (kapanlagi.com)

2 komentar untuk "PSSI dan BLI Diminta Konsisten Terapkan Aturan Kompetisi"

  • di pada 01 Januari 1970 00:00:00
  • di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    ya betul, pssi&bli mmg plin-plan! kita smua tau knp musim kmrn tdk ada degradasi, itu krn ada PERSIB yg shrsnya terkena degradasi tp krn PEMBINA-NYA org pssi ga mau kalo PERSIB turun ke divisi I!..
1

Leave a Reply