Domain For Sale! You can buy this domain

Ligasiana

Nurdin Halid Akui PSSI Gagal Penuhi Target Tahun 2006

- Ketua Umum PSSI Nurdin Halid mengakui beberapa program dari hasil Rapat Paripurna Nasional (Raparnas) PSSI IV yang digelar di Jogjakarta 2005 lalu, tidak memenuhi target sesuai yang ditetapkan.

Pengakuan ini disampaikan Nurdin pada acara Laporan Program Kerja PSSI 2006 dalam Raparnas PSSI V di Batu, Senin.

Menurut dia, yang paling menyolok terlihat adalah kegagalan Timnas senior di BV Cup, dan timnas U-23 yang kemungkinan besar gagal masuk babak utama Asian Games XV Qatar.

"Karena itu, untuk Program Kerja 2007 mendatang, target emas di SEA Games 2007 di Thailand tidak boleh ditawar lagi," katanya menegaskan.

Ia menyatakan, pengurus PSSI Pusat menilai tahun 2007 merupakan tahun transisi sekaligus strategis untuk lepas landas kebangkitan persepakbolaan nasional menuju pentas dunia.

Karena itu lah salah satu Program Kerja PSSI 2007, PSSI akan menetapkan tiga sasaran yaitu : jangka pendek (2007), jangka menengah (2008-2012), dan jangka panjang (2007-2022).

Khusus tim nasional (timnas), untuk target jangka pendek selain medali emas SEA Games Thailand, timnas juga ditarget untuk menjuara turnamen Asian Football Federation (AFF), dan lolos ke Olimpiade Beijing 2008.

Nurdin juga menyatakan ambisinya untuk jangka panjang Indonesia akan mencalonkan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022, dan masuk empat besar Asia. Selain itu, timnas juga ditargetkan lolos ke Olimpiade 2014 dan Piala Dunia 2018.

"Itu memang bias dikatakan `mimpi`, tapi kalau kita benar-benar mau bekerja keras, bukan tidak mungkin bias terlaksana," kata Ketua Pengda PSSI Haruna Soemitro, mengomentari penjelasan Nurdin.

Sementara itu ketika para peserta Raparnas mempertanyakan soal pengiriman timnas ke luar negeri yang selama ini belum menampakkan hasil, seperti yang dialami timnas U-23 yang dikirim ke Belanda selama enam bulan, Nurdin mengatakan program itu tetap akan dilaksanakan.

"Modelnya nanti mungkin berbeda tidak mengirimkan satu tim, tapi kita mengirim pemain berbakat untuk dimagangkan di klub-klub elit di Eropa, sedangkan di dalam negeri kita memordenisasi Diklat Sawangan menjadi sebuah Academy for Football Excellence," kata Nurdin.

Academy for Football Excellence nantinya adalah pusat penggodokkan pemain-pemain berbakat sebelum dikirim ke luar negeri atau dimagangkan ke klub-klub elit luar negeri.(kapanlagi.com)

2 komentar untuk "Nurdin Halid Akui PSSI Gagal Penuhi Target Tahun 2006"

  • andre di Jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Pasang Surut itu biasa yang ga biasa itu Pimpinan PSSI yang Linglung dan kelihatan sulit mengambil keputusan dalam mengatasi permasalahan yang ada maka perlu penyegaran tetapi bukannya santai-santai loe......
  • haryanto di Jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Yang penting bertandingnya hasil tidak jadi soal
1

Leave a Reply