Domain For Sale! You can buy this domain

Ligasiana

Jadwal Kompetisi 2007 Lebih Panjang, Dana Operasional Klub Membengkak

- Kompetisi Divisi Utama musim 2007 yang jadwalnya dimulai awal Februari hingga Januari tahun 2008, membuat semua tim atau klub peserta harus mengeluarkan anggaran lebih besar untuk operasional, termasuk kontrak pemain baik lokal maupun asing.

Sejumlah pengurus klub yang ditemui wartawan di sela-sela sosialisasi Manual Liga Indonesia 2007 di Surabaya, Selasa (05/12), mengemukakan selama ini kontrak pemain berlangsung selama satu musim yang dihitung mulai Januari hingga Desember.

Kompetisi Liga Indonesia normalnya berlangsung mulai Februari dan berakhir Agustus atau September, termasuk turnamen Copa Indonesia.

Namun kompetisi 2007 dipastikan memakan waktu lebih panjang dari sebelumnya, karena Badan Liga Sepakbola Indonesia (BLI) harus menyesuaikan dengan jadwal pelaksanaan Piala Asia 2007 di Jakarta yang mulai digelar 7 Juli.

Enam minggu sebelum Piala Asia berlangsung, Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) mewajibkan seluruh kompetisi di negara-negara Asia, termasuk Indonesia istirahat untuk memberi kesempatan menyiapkan tim.

BLI menetapkan jeda kompetisi sekitar Maret 2007 untuk memberi kesempatan PSSI menyiapkan timnas dan kompetisi dilanjutkan Agustus mendatang.

"Dengan masa istirahat yang begitu panjang, sebagai konsekuensinya, jadwal kompetisi 2007 jadi lebih panjang dan baru berakhir Januari 2008. Hal ini dipastikan berpengaruh terhadap kontrak pemain," kata Ketua Umum Persebaya Arif Afandi.

Wakil Walikota Surabaya ini mengatakan semua klub harus melakukan penyesuaian agar kontrak pemain tetap berjalan selama satu musim. Namun hal itu menjadi kesulitan tersendiri bagi klub yang dibiayai APBD, karena laporan keuangan kepada DPRD biasanya disampaikan akhir tahun.

"Ini jadi persoalan, karena laporan penggunaan dana APBD tidak bisa dilakukan sembarangan dan harus terinci. Secepatnya kami akan lakukan pembahasan masalah ini," ujarnya.

Asisten Manajer Persekabpas Pasuruan, Abu Bakar Assegaf mengakui meningkatnya dana operasional klub akibat waktu kompetisi yang lebih panjang. Sebagai kompensasi, ia minta BLI menambah bantuan subsidi kepada klub.

"Ini bukan persoalan sepele, karena semua klub pasti merasakan dampaknya, apalagi klub yang dananya pas-pasan. Karena itu, subsidi kepada klub juga perlu ditambah," jelasnya.

Ketua Harian Arema Malang, Satrija Budi Wibawa mengaku tidak terlalu mempermasalahkan jadwal kompetisi 2007 yang lebih panjang, termasuk dampak bagi kontrak pemain.

"Ya kalau berakhirnya kompetisi lebih panjang dari masa kontrak pemain, kami akan perpanjang kontrak sampai kompetisi itu berakhir, meski cuma satu atau dua bulan," katanya.

Direktur BLI Andi Darussalam Tabusala yang dikonfirmasi usai acara sosialisasi mengakui kemungkinan terjadinya pembengkakan dana operasional tim, akibat jadwal kompetisi lebih panjang.

"Jadwal itu sudah disesuaikan dengan agenda AFC, kami tidak bisa berbuat apa-apa," katanya.

Menurut Andi, BLI memiliki tiga alternatif jadwal kompetisi, diantaranya kompetisi Divisi Utama bisa berakhir pada Desember dan kemudian turnamen Copa Indonesia berakhir pada Januari. Namun alternatif ini kurang ideal karena tidak ada jeda kompetisi.

Alternatif berikutnya, final Divisi Utama dan Copa Indonesia diupayakan bisa berakhir pada Desember, tapi konsekuensinya kompetisi tanpa istirahat dan setiap tim dipaksa bertanding tiga kali dalam seminggu. Kondisi ini jelas tidak memungkinan, karena akan sangat merugikan klub dan pemain.

"Akhirnya diputuskan final Divisi Utama maupun Copa Indonesia berakhir pada Januari, dengan konsekuensi pembengkakan dana operasional klub, terutama untuk kontrak pemain yang biasanya habis akhir Desember. Tapi saya yakin klub-klub bisa menyiasati hal ini," kata Andi Darussalam. (kapanlagi.com)

0 komentar untuk "Jadwal Kompetisi 2007 Lebih Panjang, Dana Operasional Klub Membengkak"

Leave a Reply