Domain For Sale! You can buy this domain

Ligasiana

Persitara Coba Manfaatkan Beban Mental Persema

- Persitara Jakarta Utara mengaku siap tempur dan yakin bisa mencuri satu poin pada pertandingan perdana Liga Djarum Indonesia 2007 Wilayah Satu menghadapi tuan rumah Persema Malang di Stadion Gajayana, Malang, Sabtu (10/02).

"Kami akan memanfaatkan beban mental yang mereka tanggung sebagai tuan rumah untuk bisa mencuri satu poin," kata pelatih tim berjuluk Laskar Si Pitung itu, Abdurahman Gurning, saat dihubungi di Malang, Jumat.

Menurut Gurning, tuntutan suporter untuk bisa menang di kandang, ditambah fakta bahwa pertandingan tersebut adalah laga pembuka musim, membuat tekanan terhadap kubu tuan rumah akan semakin berat.

"Tekanan ada pada mereka, sementara kami `nothing to loose`. Apalagi menjelang akhir musim lalu mereka kalah empat kali di kandang sendiri," ujar pelatih asal Sumatera Utara itu.

Selain itu, menurut Gurning, semua pemain Persitara dalam kondisi fit dan siap tempur.

"Tidak ada masalah cedera maupun administrasi yang mengganggu kami. Selain itu semua persyaratan pemain asing milik kami telah selesai sehingga semua bisa diturunkan," jelasnya.

Namun ia menolak untuk menjelaskan strategi apa yang akan diterapkannya untuk menghambat laju Laskar Ken Arok --julukan tim asal Malang-- itu.

Sementara itu kubu Persema menyatakan akan mewaspadai dua penyerang yang dimiliki Persitara.

Menurut Pelatih Persema Rohanda, seperti dituturkan kepada ANTARA biro Malang, kedua bomber Persitara, Gendut Doni dan Kurniawan Dwi Yulianto, cukup membahayakan gawang Persema sehingga harus diwaspadai.

"Mantan striker timnas PSSI itu harus diwaspadai dan barisan belakang Persema tidak boleh lengah sedetikpun, karena keduanya merupakan ancaman bagi gawang kita (Persema)," katanya di Malang.

Ia mengakui, sekalipun sudah mengetahui beberapa titik kelemahan Persitara dan meraba kekuatan tim tamu, namun Laskar Ken Arok harus tetap mewaspadai seluruh gerakan pemain Persitara.

Dalam laga perdana musim kompetisi 2007, Persema kemungkinan besar tidak diperkuat dua pemain intinya yakni Pitono dan Achmad Bustomi karena dipanggil timnas U-23 untuk pertandingan pra-Olimpiade Beijing 2008.

Kondisi tersebut tidak membuat risau Rohanda, karena dirinya sudah mempersiapkan Nurul Huda dan Satriya Nurjaman dengan matang untuk menggantikan posisi Pitono di sayap.

"Meskipun dua pemain inti kita tidak bisa memperkuat tim, kita sudah mempersiapkannya dengan matang bahkan juga sudah menyiapkan strategi khusus untuk `menjinakkan` tim asuhan Abdurahman Gurning ini," katanya.

Musim lalu kedua tim belum pernah bertemu karena menempati wilayah yang berbeda.

Persema mengakhiri LDI 2006 dengan menempati peringkat ketujuh Wilayah Dua --36 poin dari 26 pertandingan--, sementara Persitara menempati peringkat kedelapan Wilayah Satu dengan 34 poin dari 26 pertandingan. (kapanlagi.com)

0 komentar untuk "Persitara Coba Manfaatkan Beban Mental Persema"

Leave a Reply