Domain For Sale! You can buy this domain

Ligasiana

Pelatih Persitara Akui Salah Strategi

- Pelatih Persitara Jakarta Utara, Abdurrahman Gurning, mengakui kekalahan 0-4 dari tuan rumah Persik Kediri dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama Ligina XIII di Stadion Brawijaya, Kediri, Jatim, Selasa petang, akibat salah menerapkan strategi.

"Sore ini Persik bermain cukup bagus, tapi terus kami salah menerapkan strategi di babak kedua," ujarnya usai pertandingan.

Menurut dia, setelah tertinggal 0-1 melalui gol Harianto di menit ke-28, di babak kedua, timnya ingin berusaha menyamakan kedudukan dengan menerapkan pola sedikit menyerang.

Jika di babak pertama, dia hanya memasang Kurniawan Dwi Julianto sebagai ujung tombak, maka di babak kedua dia memasukkan Gendut Doni untuk menambah daya serang.

Sayangnya, dua striker itu tidak didukung barisan tengah, sehingga umpan-umpan panjang dari barisan bertahan seringkali tertahan di tengah.

Sebaliknya, strategi agak terbuka ini dimanfaatkan dengan baik oleh Persik, dengan mengandalkan serangan-serangan dari sayap kiri melalui penampilan Erol Iba yang semakin rajin memberikan bola lambung ke jantung pertahana lawan.

Tendangan penjuru Harianto di menit ke-48 gagal diantisipasi dengan baik oleh barisan pertahanan Persitara, sehingga pemain depan Persik, Danillo Fernando, leluasa menyundul bola untuk memperbesar keunggulan timnya menjadi 2-0.

Danillo kembali menggetarkan gawang Persitara yang dijaga mantan kiper Persik, Ngadiono, di menit ke-70 melalui gol cantiknya yang dicetak tatkala posisinya terjatuh di dalam kotak penalti.

Bomber Persik asal Uruguay melengkapi kemenangan Persik menjadi 4-0 setelah berhasil mengecoh dua pemain belakang Persitara di menit ke-83.

Menanggapi kemenangan timnya itu, pelatih Persik, Daniel Roekito mengaku, penampilan para pemainnya terlambat panas, terutama pada babak pertama.

"Kami tampil menekan di babak pertama, tapi tidak diduga justru pertahanan Persitara sangat rapat. Namun setelah babak kedua kami berhasil memanfaatkan kelemahan lawan yang memasang dua striker," ujarnya.

Meski demikian kedua pelatih tersebut menyatakan tidak puas dengan kepemimpinan wasit Najamuddin Aspiran asal Balikpapan yang dianggapnya tidak tegas.

"Di babak pertama dia banyak membela Persik, tapi begitu Persik menang besar dia malah berbalik badan membela kami," ujar Abdurrahman Gurning.

Menurut dia, di babak pertama seharusnya wasit memberikan kartu merah untuk kapten Persik, Harianto, yang jelas-jelas memukul pemainnya.

Sedang di babak kedua, tambah dia, seharusnya Persik layak mendapatkan penalti karena Christian Gonzales jelas-jelas dilanggar pemain belakang Persitara.

"Kami juga tidak puas dengan kepemimpinan wasit sore ini. Tapi itulah wasit kita," ujar Daniel Roekito menambahkan.

Dalam pertandingan tersebut wasit mengeluarkan dua kartu kuning, masing-masing untuk Danillo Fernando (Persik) dan Nurjati (Persitara). (kapanlagi.com)

0 komentar untuk "Pelatih Persitara Akui Salah Strategi"

Leave a Reply