Domain For Sale! You can buy this domain

Ligasiana

Prestasi Buruk, Pelatih Persebaya Tetap Aman

- Kendati prestasi Persebaya Surabaya dalam lima laga terakhir memburuk, posisi pelatih Ibnu Grahan dipastikan tetap aman.

Kepastian itu disampaikan Manajer Persebaya Lilik Soehartojo yang dihubungi wartawan di Surabaya, Kamis petang, menanggapi kekalahan timnya 0-1 dari tuan rumah PSM Makassar, Rabu (28/02).

"Tidak ada pemecatan, baik pelatih maupun pemain. Posisi Ibnu memang dalam tekanan berat sebelum pertandingan, tapi saya cukup puas dengan permainan anak-anak, meski kalah dari PSM," katanya.

Kegagalan merebut poin di kandang PSM merupakan kekalahan keempat yang dialami Green Force dalam lima laga yang telah dimainkan pada kompetisi Liga Indonesia 2007 ini.

Hasil itu, juga membuat posisi Persebaya terpuruk di peringkat bawah klasemen sementara wilayah timur.

"Kami harus kerja keras di pertandingan berikutnya. Main bagus saja tidak cukup, tapi harus bisa dapat poin karena hanya hitungan poin yang diakui dalam kompetisi," tegasnya.

Karena itu, lanjut Lilik Soehartojo, proses evaluasi terhadap tim terus dilakukan. Tidak hanya pemain atau pelatih, tapi juga seluruh skuad tim, termasuk dirinya. "Saya pun siap dievaluasi," tambahnya.

Penampilan kurang meyakinkan yang ditunjukkan Persebaya dalam empat laga sebelumnya, menuai banyak kritik dari insan bola di Surabaya.

Kritikan tajam diarahkan pada pelatih Ibnu Grahan yang dianggap tidak mampu mengangkat prestasi tim. Bahkan, manajemen Persebaya juga mengeluarkan peringatan keras kepada mantan kapten Persebaya di era 90-an ini.

Dihubungi terpisah, Ibnu Grahan mengaku keputusan manajemen tidak mendepak dirinya, justru menjadi dorongan motivasi untuk bekerja lebih keras lagi.

"Melatih tim sebesar Persebaya ini, tidak mudah dan butuh mental baja. Saya juga sadar, kalau posisi saya sewaktu-waktu bisa berubah," ujarnya.

Melihat permainan anak asuhnya saat melawan PSM Makassar, Ibnu Grahan optimistis timnya bisa bangkit dan meraih hasil bagus di pertandingan berikutnya.

"Kondisi seperti di Makassar harus bisa dipertahankan dan ditingkatkan. Menjadi tugas bersama seluruh komponen tim untuk mengembalikan Persebaya bisa meraih prestasi bagus," tegasnya.

Ketua Umum Persebaya Arif Afandi juga menyatakan salut dengan penampilan ngotot dan tak kenal lelah yang ditunjukkan pemain di Makassar.

"Meski kalah, saya tetap bangga, terutama pada semangat pemain-pemain muda. Kami ingin hal itu bisa diperlihatkan di laga berikutnya," ujar Arif yang turut mendampingi tim di Makassar. (kapanlagi.com)

3 komentar untuk "Prestasi Buruk, Pelatih Persebaya Tetap Aman"

  • venom di kuwait pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Wah PSM kan dihuni oleh pemain2 muda yang minim pengalaman tapi mereka bisa memimpin klasemen, dan juga mereka betul2 memberdayakan pemain asli mereka jadi selain 5 pemain asing lainnya adalah putra sul sel semua. Saluut buat PSM
  • di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    ganti pelatih ma kartolo dan sapari pasti persebaya tambah jos.oh ya libatkan juga kirun dkk.
  • JOno di Banyurip pada 01 Januari 1970 00:00:00
    LILIK MUNDUR!Manager goblok!!!Sok keminter,korupsi APBD.Pemain asing kuli bangunan di afrika dipakai.
1

Leave a Reply