Domain For Sale! You can buy this domain

Ligasiana

Persebaya Kembali Putus Kontrak Pemain Asing

- Persebaya Surabaya kembali memutus kontrak gelandang asal Kamerun, Serge Nganko Elongo karena tidak banyak memberi kontribusi kepada tim dan sering indisipliner.

Rencananya, pemutusan kontrak Serge disampaikan Manajer Persebaya, Lilik Soehartojo usai melakukan pertemuan dengan Asisten Manajer Teknik Soebodro, Pelatih Persebaya Ibnu Grahan dan Asisten Pelatih Kasiyanto di Surabaya, Jumat petang.

"Soal nasib Serge akan kami putuskan Sabtu (10/03). Tapi hampir pasti dia akan dipecat," jelas Lilik.

Serge Elongo merupakan pemain asing keempat yang diputus kontraknya dan dipulangkan manajemen Persebaya musim ini.

Sebelum ini, Persebaya sudah mendepak kiper asal Serbia, Zdrakovic "Drago" Velimir dengan alasan tidak dibutuhkan tim, kemudian Adinaldo (Brasil) dan Gustavo Chena (Argentina) karena tidak memenuhi persyaratan BLI.

Selain itu, manajemen "Green Force" juga memutus kontrak pelatih asal Brasil, Gildo Rodrigues menjelang bergulirnya kompetisi, karena dinilai gagal mengangkat performa Persebaya.

Keputusan mendepak Serge Elongo yang dikontrak seharga Rp550 juta itu, merupakan akumulasi dari kekecewaan manajemen Persebaya terhadap kualitas dan sikap pemain tersebut.

Sejak direkrut Persebaya sehari menjelang bergulirnya Liga Indonesia 2007, Serge Elongo hanya dua kali diturunkan pelatih Ibnu Grahan, yakni saat melawat ke Arema Malang dan menjamu PSIM Yogyakarta. Itu pun hanya sebagai pemain pengganti.

Kualitas dan "skill individu"-nya yang tidak lebih baik dari pemain lokal, membuat Ibnu Grahan sering menempatkan Serge di bangku cadangan.

Namun, sikap tidak profesional dan indisipliner Serge, justru menjadi pemicu utama kekecewaan manajemen Persebaya.

Serge Elongo sering mangkir latihan dengan alasan sakit. Namun saat Persebaya akan menjalani pertandingan, Serge tiba-tiba menyatakan kondisinya sangat fit.

"Hal itu sudah sering dia lakukan. Bahkan sore ini dia juga tidak latihan dan pergi tanpa pamit. Pemain seperti itu tidak layak untuk dipertahankan," tegas Lilik.

Sebelum memutuskan kontrak, manajemen Persebaya akan meminta pertanggungjawaban agen yang mendatangkan Serge Elongo.

Dengan didepaknya Serge, Persebaya dipastikan hanya menggunakan empat pemain asing hingga berakhirnya putaran pertama kompetisi. "Kami akan cari gantinya setelah dibukanya pendaftaran pemain baru pada putaran kedua nanti," tambahnya.

Selain itu, Persebaya juga harus kehilangan uang sekitar Rp110 juta yang dibayarkan kepada Serge. Uang itu merupakan 20 persen dari nilai kontrak yang diterima Serge.

"Tidak apa-apa kehilangan uang muka, daripada bayar pemain yang tidak jelas seperti dia. Tapi kami juga akan minta agen Serge untuk mencarikan penggantinya dengan kualitas lebih baik," ucap Lilik.

Pelatih Persebaya Ibnu Grahan mengaku jarang menurunkan Serge sebagai starter maupun pemain pengganti, karena kualitasnya yang jelek dan sikap indisipliner-nya.

"Dia sangat tidak layak masuk tim Persebaya. Kualitasnya tidak lebih baik dari pemain lokal," katanya. (kapanlagi.com)

6 komentar untuk "Persebaya Kembali Putus Kontrak Pemain Asing"

  • setiawan di ternate pada 01 Januari 1970 00:00:00
    sebenarnya masalah inin bukan salah agen penyebabnya karena kurang profesionalnya pengelolaan menejemen klub dan rata rata klub di indonesia seperti itu bisa di permainkan agen pemain klub harus malu kalo sampai itu terjadi
  • setiawan di ternate pada 01 Januari 1970 00:00:00
    sebenarnya masalah inin bukan salah agen penyebabnya karena kurang profesionalnya pengelolaan menejemen klub dan rata rata klub di indonesia seperti itu bisa di permainkan agen pemain klub harus malu kalo sampai itu terjadi
  • boyo di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Lilik pancene maling.bocah cilik nek dibujuki ya ora ngerti.Mosok kuli pelabuhan dikontrak.Ireng2 dinegorone yo penganguran,makane seneng neng indo entok panganan gratis.
  • di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    yg nmnya korupsi tetep kurupsi wong ga ngerti sepak bola tapi keminter yo lilik iku
  • joko di Yogyakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    jangan beli kucing dalam karung
  • jono di tambaksari pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Lilik memang goblok,memang mau korupsi!Lumayan kan dapat komisi dari pemain baru lagi!Dasar mental Koruptor!!!sudah pensiun mesti cari penghasilan baru.Mana bisa baju kalaudikasih APBD saja.Percuma yang jadi maling tambah kaya.
1

Leave a Reply