Domain For Sale! You can buy this domain

Ligasiana

Taklukan Macan Kemayoran Tiga Gol Tanpa Balas

PSIS Semarang yang dalam beberapa partai terakhir mendapat kritikan tajam dari Pers maupun pendukung sendiri berhasil bangkit dan membuktikan kalau mereka layak diperhitungkan di kancah Liga Djarum 2007, pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Jatidiri, Rabu (04/04) PSIS Semarang berhasil membuat Persija Jakarta bertekuk lutut, tak tanggung-tanggung tiga gol berhasil mereka sarangkan tanpa balas ke gawang Evgheny Khamaruk, dengan kemenangan ini posisi PSIS naik satu peringkat ke peringkat enam.

Sejak kick off babak pertama di mulai PSIS langsung menerapkan permainan menyerang, dan tak memberikan peluang kepada tim tamu untuk mengembangkan permainannya, peluang pertama mereka di dapat lewat tendangan Julio Lopez, namun tendangannya masih mampu di antisipasi dengan baik oleh Khamaruk, beberapa menit kemudian aksi Lopez dikotak terlarang harus di jatuhkan Abanda Herman, tak ayal wasit langung menunjuk titik putih, sayang kesempatan emas ini tak mampu di optimalkan dengan baik oleh Lopez, tendangannya mampu di antisipasi Khamaruk, sundulan Ebi Sukore memanfaatkan bola rebound hanya membentur tiang gawang.

Ditekan habis-habisan Persija perlahan berusaha bangkit dan keluar dari tekanan, beberapa kali peluang mereka mengancam gawang I Komang Putra, diantaranya lewat tendangan bebas Javier Roca namun I Komang tampil cukup tenang, peluang Persija berikutnya lewat Gerald Pangkaly hanya menghasilkan tendangan gawang, PSIS segera membalas serangan Persija, Julio Lopez kembali mendapatkan peluang membuka keunggulan, namun sundulannya masih bisa di tepis Khamaruk.

Setelah beberapa kali gagal, PSIS akhirnya mampu mencetak gol, sebuah tendangan penjuru yang di ambil Hary Salisbury berhasil di sundul Khusnul Yakin dan merobek gawang Persija, gol yang langsung disambut meriah ribuan suporter PSIS, Panser dan Snex yang memadati Stadion Jatidiri.

Unggul satu gol membuat semangat punggawa Mahesa Jenar semakin berlipat, namun Persija pun masih mampu mengantisipasi serangan gencar PSIS, Persija juga tercatat beberapa kali memperoleh peluang lewat bola-bola mati, namun semua usaha Persija masih belum membuahkan hasil, hingga akhir babak pertama Persija belum mampu menyamakan kedudukan.

Memasuki babak kedua PSIS yang unggul satu gol tidak mengendurkan serangan, gelombang serangan mereka malah semakin meningkat di babak kedua, baru satu menit babak kedua di mulai, Julio Lopez kali ini tidak menyia-nyiakan peluang, menerima umpan matang Khsunul Yakin, Lopez merobek gawang Khamaruk untuk yang kedua kalinya.

Umpan satu dua para pemain PSIS benar-benar membuat barisah pertahanan Persija kewalahan, beberapa kali aksi Ebi Sukore, Julio Lopez, Khusnul Yakin mampu menembus hingga kedalam kotak pinalti, para pemain Persija seperti kehilangan motivasi bermain, keadaan yang sangat kontras kala mereka berhasil menaklukan Persela Lamongan tiga hari yang lalu, emosi pemain pun semakin meningkat, Javier Roca yang diharapkan Dubrovin menjadi motor serangan Persija, tidak bisa berbuat banyak karena kawalan ketat barisan belakang PSIS.

Untuk menambah daya dobrak serta berusaha keluar dari tekanan Dubrovin menarik keluar pemain bertahan Joao Bosco digantikan Samuel Tayo, namun alih-alih memperkecil ketinggalan jutru Mahesa Jenar yang  kembali berhasil mencetak gol, Julio Lopez yang sempat gagal mengeksekusi pinalti benar-benar menjadi bintang pada pertandingan kali ini, lewat aksinya Lopez kembali menaklukan Khamaruk, gol ini juga mengantarkan Julio Lopez sebagai pencetak gol terbanyak (8 gol) bersama striker Persik Christian Gonzales

Hingga peluit akhir di bunyikan PSIS berhasil unggul tiga gol atas Persija, kemenangan ini berhasil mengangkat posisi PSIS di klasemen dua strip lebih baik, kemenangan ini juga bisa menjadi motivasi PSIS mengahadapi partai-partai selanjutnya, sebaliknya bagi Persija selain menelan kekalahan terbesar sepanjang musim ini, kegagalan ini juga menjadi kado pahit bagi Manajer baru Persija H. Santoso yang baru saja menggantikan IGK Manila.

 ()

19 komentar untuk "Taklukan Macan Kemayoran Tiga Gol Tanpa Balas"

  • di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    psis ngentottttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttt
  • di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    itu psis hanya kebetulan wasit nya curang wasit dari semarang psis ngentotttttttttttttttttttttttttt
  • ben_kemayoran Rock `n Roll city di SATU JAKARTA SATU pada 01 Januari 1970 00:00:00
    KALAH MENANG TETEP DUKUNG PERSIJA,,YG JELEK2IN PERSIJA=SEBENARNYA KALIAN SEMUA CUMA IRI MA PRESTASI PERSIJA YG SELALU JD TIM PAPAN ATAS DI INDONESIA..ADA YG MENGHARAPKAN PERSIJA DEGRADASI,ITU KARENA TIM KALIAN GAK MAMPU BERSAING DGB PERSIJA SEHINGGA KALIA
  • Jakmania di jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Jakmania mengakui PSIS Memang tim luar biasa, pantas menjadi juara.. salut... buat yang lain yg ngatain the jak kalian memang anaknya anjing smua, orang tua kalian pelacur
  • Akhmad di jogja pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Saya bangga psis menag karena memang psis lah yang harus menang kasihan buat PERSIJA sudah ganti manajer tetap saja kalah BOSOX,KATROK MEMALUKAN
  • Preman GALUH di CIAMIS pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Modar tah sia koplok PERSIJABLAY....terima kasih buat PSIS.....JAKsjiing keoookk...Aing BUNGAH....PERSIB nu Aing
  • andri di malang pada 01 Januari 1970 00:00:00
    ku acungi 2 jempol untuk PsiS kuacungi jari tengah untuk the jack fuck you
  • semprul di jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    aku ucapkan selamat..tuk psis...yg telah memenangkan..pertandingan ini.... maju terus PSIS ku..
  • Blue di Bandung pada 01 Januari 1970 00:00:00
    coba tebak??? hewan apakah yang kepala **jing badannya Ba** pake baju orange, yup benar dialah THE Jaksjing
  • antiorange di jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    modar siah persija, the jak hakan tai tah, buat pobar lo tinggal dimana?? selamat buat PSIS, Hidup Persib
  • said di mayong pada 01 Januari 1970 00:00:00
    selamat buat psis tetapi jangan besar kepala setelah memukul macan kemayoran, dan jaga kekompakan permainanmu bravo psis
  • vikers_TNG di TNG pada 01 Januari 1970 00:00:00
    MAMPUS SIA PERIJA {PERSATUAN SI JABLAY} KALAH lagi degradasi aja ANJING THE JAK
  • adit di jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    memang persija nih ga ada stabilitasnya dalam bermain, ndessssoooo.. Jakmania juga ndesssssoooo..
  • heri di malang pada 01 Januari 1970 00:00:00
    salam satu jiwa arema. persija kalah karena faktor kelelahan pemain dan psis menang karena memiliki waktu recovery yang lumayan panjang. tuk psis selamat atas kemenangannya dan untuk persija berjuanglah waktu masih panjang PESAN UNTUK PSIS DAN PERS
  • nanang adi s di semarang pada 01 Januari 1970 00:00:00
    saya sangat senang dan bangga karena PSIS bisa bangkit dari keterpurukan.buat mas.bonggo pribadi saya ucapkan selamat telah membuat PSIS bisa meraih kemenangan........hidup PSIS
1 2

Leave a Reply