Domain For Sale! You can buy this domain

Suporter

Andai Aku Jadi Ketua Umum PSSI

Bentar lagi ada munaslub PSSI nih,,,,,
kita pasti deg2xxx an apa lagi nih yang bakalan jadi program PSSI kedepan.
Sebagai pemerhati sepakbola, gw berandai andai gimana ya kalo gw calonin diri jadi ketua umum PSSI apa aja yang bisa gw jadiin target kedepannya supaya sepakbola supaya Sepakbola kita makin maju...
Oleh karena itu melalui forum ini gw bakalan mengajukan visi misi gw,,, mungkin teman2x netterm yang punya visi & misi lebih bagus bisa juga ikut, kali 2x kali aja visi & misi kita didengerin oleh PSSI.
Berikut adalah visi & misi gw::::


  1. Struktur Kepengurusan::



  • gw bakalan nempatin orang2x yang profesional di bidangnya. untuk bagian pembinaan gw bakalan mengambil konsultan teknis dari Brazil.. tapi diluar struktur organisasi,, fungsinya hanyalah sebagai konsultan yang mengarahkan sistem pembinaan yang tepat bagi kondisi persepakbolaan Indonesia yang mirip2x Brazil apalagi bila dilihat dari kondisi Ekonominya dan geografisnya..



  • Bidang Pemasaran gw bakalan mengambil dari profesional yang memang terbiasa dalam hal pemasaran bidang pemasaran gw masukkan supaya ada orang yang memang concern untuk membuat sepakbola Indonesia menjadi kemasan yang menarik...

  • Bidang Liga dari Liga Super, Divisi utama dan Divisi 1 gw lepas dari organisasi PSSI, biar mereka menciptakan kemasan mereka sendiri, dan juga supaya gak ada kesan gw terlalu ngatur2x liga ngasih keringanan hukuman buat yang kena sanksi, dan juga biar gw gak bebas ngambil paksa pemain junior dari suatu klub untuk gw tempatin dalam suatu klub dalam waktu lama..... tapi tetap aja gw mesti bikin rambu2x yang mesti mereka taatin.. karena kompetisi liga gunannya adalah untuk menyemarakkan persepakbolaan nasional dan membentuk timnas tangguh.



  • Departemen lain seperti keuangan, Sumber daya manusia, dll gw ambil dari profesional yang punya pengalaman mantap untk itu...



2. Peraturan untuk Liga....

  1. Liga yang sekarang kebanyakan klub (500 an klub) tapi hanya sedikit yang berkualitas, gw bakalan nerapin seleksi alam yang ketat supaya jumlah peserta semakin berkurang.... syarat itu antara lain::



  • tiap tim harus punya stadion standar nasional dengan penerangan yang cukup untuk bermain di malam hari dan kapasitas tempat duduk minimal 15,000 penonton... Lapangan pun mesti bagus sehingga kalau hujan bolanya masih bisa mengalir.



  • Tiap klub harus punya tim junior U-21, U-18, U-15 SAMPAI U-11.



  • Klub dan perserikatan harus terpisah,, boleh aja klub pakai nama perserikatan mungkin karena namanya sudah populer dan komersial, tapi manajemen klub dan persrikatan harus berpisah total, sehingga dalam pendanaanpun tidak tergantung dari APBD, Melainkan harus harus mandiri... Dana APBD gak boleh dipakai untuk keperluan swasta (dalam hal ini klub adalah swasta). tapi dana APBD akan lebih kena apabila digunakan untuk keperluan perserikatan yang sesungguhnya yaitu memutar roda kompetisi amatir perserikatan, pembinaan pemain muda, membangun dan merawat fasilitas olah raga sepakbola dan pemasyarakatan sepakbola.... Penggunaan dana APBD untuk klubjuga berpotensi keributan, karena suporter yang merasa sudah membayar pajak untuk APBD akan menuntut jika klub tersebut kalah.



  • Diharapkan dengan adanya pembatasan2x tersebut jumlah klub akan menciut, menjadi skitar 104 klub yang bakal gw bagi dalam liga super 20 klub, divisi utama 20 klub, dan 64 tim divisi 1.



B. Peraturan pemain asing...kita harus sadar diri bahwa kondisi keuangan kita tak memungkinkan bagi kita untuk membentuk liga berkualitas international.. oleh karena itu penggunaan pemain asing harus dengan pertimbangan sebagai berikut:::


    1. dalam proporsi yang wajar sehingga pemain lokal masih punya kesempatan. dalam hal ini 3 pemain asing saja sudah cukup.

    2. pemain asing itu harus punya nilai jual, dalam hal ini bisa membuat negeri kita kedengaran sampai ke negeri mereka, sehingga bisa saja banyak wisatawan datang ke negri kita ( seperti sunsuke nakamura waktu main di Italia), atau bahkan kalau bisa ada siaran langsung liga kita yang ditayangkan ke negri mereka... oleh karena itu daripada merekrut pemain Brazil atau Argentina kelas 3.. lebih baik membeli pemain nasional Thailand, vietnam, singapura, kuwait atau hongkong, paling2x kualitas cuman beda dikit tapi kan nilai jualnya bisa sangat menguntungkan... dan juga sangat menguntungkan buat mental pemain timnas kita karena sudah terbiasa bertanding melawan mereka maka timnas kita tak akan grogi lagi bila bertanding dengan mereka di ajang international.. kendalanya mereka sering dipanggil timnas mereka,, justru itu tantangan buat klub untuk menciptakan pemain lokal dengan kualitas tak kalah dengan mereka sebagai pelapis, Karena itu syarat pemain asing itu :





    • " Harus pernah bermain untuk Timnas senior mereka maksimal dalam 4 tahun terakhir ini".. soalnya kalau lebih dari 4 tahun nanti malah kita merekrut pemain veteran yang loyo...jadi syarat ini cukup pantas.



    • pemain asing yang bukan pemain timnas juga boleh direkrut tapi syaratnya usianya harus dibawah 23 tahun... mengapa?? ( because of what? ):: pertama mereka tidak punya nilai jual karena bukan anggota timnas,, karena itu mereka harus punya nilai jual lain yaitu::: semangat juang,, tenaga dan determinasi sehingga liga kitapun bertenaga tidak diisi oleh pemain2x loyo.. selain itu dengan kualitas yang sama biasanya pemain muda lebih murah.. dan inilah yang terpenting ( niat terselubung/visi misi terselubungnya) kalau mereka berniat naturalisasi usia mereka belum terlalu tua sehingga akan sangat berguna untuk timnas kalau mereka bergabung dengan timnas...



    • oleh karena itu syarat pemain asing yang kedua "" Kalau dia tidak terdaftar dalam timnas senior dalam 4 tahun terakhir ini, mereka harus berusia dibawah 23 tahun..



    • kedua syarat tersebut hanya berlaku untuk pemain asing yang baru mau (pertamakali) main di ligaIndonesia kalau yang udah lama2x yo wiss syarat ini tidak berlaku.





C. Liga Super dan Divisi utama diikuti masing2x 20 klub dengan sistem 1 wilayah mungkin ada yang bertanya sistem ini terlalu padat...jawab saya:: kalau Inggris dan Spanyol bisa kenapa kita tidak???,, kalau masalahnya adalah mahalnya ongkos transportasi,, ya itu kan gak masalah, justru anggota Liga profesional kan harus kuat secara finansial. masalahnya jadwal yang ada sekarang semrawut ada tim yang bertnding 3x seminggu tapi ada klub lain yang 2 minggu kagak main, harusnya jadwal pertandingan itu kan dibuat teratur 1 minggu sekali, terus satu hal lagi jadwal kompetisi kita terpotong oleh bulan puasa. Masalah Bulan puasa, kita bisa mengacu ke negara2x Arab yang tetap menggelar pertandingan mereka di bulan puasa tapi jadwal pertandingan mereka malam ( jam 8 kalo gak salah, atau minimal 1 jam setelah buka puasa). Bagusnya kompetisi berlangsung dari bulan Maret hingga november. Untuk divisi 1 diikuti 64 klub dengan sistem pembagian grup (16 grup@4 tim) abis itu 2 terbaik tiap grup maju kebabak berikutnya abis itu sistem gugur( semua pertandingan home & away), sampai terpilih 8 klub terbaik yang berkompetisi home & away.

3. Selain Liga Profesional gw juga bikin liga amatir untuk menyemarakan perseakbolaan di daerah2x yang belum tersentuh Klub Profesional selain itu buat memasyarakatkan sepakbola... nanti liga amaitr ini hanya akan berada di tingkat Provinsi/Regonal bukan Nasional ( gw tau kondisi keuangan mereka)
4. Gw bakal bikin liga U21, U18, U15, U11, anggota2xnya ya klub profesional yang gw kasih syarat bikin tim junior tadi (104 klub dibagi dalam wilayah2x, lalu perwakilan wilayah digabung sehingga didapat juaranya).

5. Timnas kagak gw targetin juara apapun, percuma mereka udah kagak punya mental juara, daripada gw sok2x bikin target juara ini juara itu tapi kagak kesampaian mending kagak usah bikin target juara.... concern kepengurusan gw bukan untuk membentuk tim juara, untuk membentuk mental juara itu butuh waktu lama. Gak apa2x era kepengurusan gw kagak ada prestasinya tapi era kepengurusan berikut bahkan menarik untung dari era kepengurusan gw karena fokus gw bukan prestasi tapi pembentukan fondasi untuk kedepan, tapi timnas tetap gw bikin target yaitu selama kepengurusan gw yang 4 tahun harus mencapai peringkat 75 dunia, untuk itu gw bakalan sering2x bikin ujicoba timnas dan selalu mengikuti kalender ujicoba international,tujuannya:1... untuk membiasakan pemain menghadapi tim international dengan berbagai gaya... 2.. memperkenalkan kepada dunia luar sebanyak2xnya bahwa kita punya tim tangguh, jadi walaupun kalah kita harus bermain bagus sehingga dunia international segan kepada kita. Lawan ujicoba jangan yang terlalu tangguh ( nanti kita malah kebiasaan kalah terus2xan) juga jangan yang terlalu lemah ( nanti teknik dan kerjasama juga kagak terasah) jadi yang sebandinglah dengan kita. kesebelasan yang cocok untuk kita itu :::: Myanmar, Malaysia, Srilangka, Yaman, Bangladesh, Fiji, Yaman, Kazakhstan, Kyrgistan dll,dsb. karena target menembus 75 besar dunia itu untuk 4 tahun maka pelatih timnas gw kontrak 4 tahun dan kagak gw ganti2x.

6. Justru Timnas2x Junior berbagai usia yang gw targetin juara,, gw bakal doktrin mereka bahwa kita harus jadi yang terbaik di Asia Tenggara.,, sehingga mental juara mereka terasah sejak usia dini.

7. Gw bakal bikin tim pemandu bakat buat memantau pemain2x junior kita(U23) yang berkualitas dan bikin agen pemain lokal khusus bentukan pemerintah. Tujuannya untuk memasarkan mereka keluar negri agar kemampuan mereka meningkat... gw melihat trend bahwa negara maju membentuk timnas tangguh dari liga yang berkualitas,, tapi negara2x berkembang membentuk timnas berkualitas dengan mengirim pemainnya ke liga 2x berkualitas. untuk tahap pertama karena pembinaan usia dini kita belum terlalu berkembang,, rasanya menjual pemain kita ke Liga Inggris ataupun Spanyol,, untuk tahap pertama kita bisa mencoba liga medioker Eropa sebagai batu loncatan, seperyi Liga Bulgaria atau Liga Kroasia, apalagi kita punya link kesana (Ivan Kolev, Sergei Dubrovin, Miroslav Janu). Saya Yakin Timnas kita makin tangguh dan pemain2x kita makin mendunia...

8. Saya akan bekerjasama dengan Negara lain yang Persepakbolaannya lebih maju dan mencoba melobi mereka untuk menerima pesepakbola2x muda kita untuk belajar disana... jadi mirip program beasiswa di dunia pendidikan. ditiap kompetisi junior akan saya pilih 30 pemain terbaik sekolah ke luar negri. tapi mereka tidak dijadikan 1 tim.. mereka bisa saja sekolah di negri yang berbeda2x sesuai pilihan mereka dan tergantung standar penerimaan murid di sekolah sepakbola tersebut ...saya pikir kalau mereka sendiri2x akan lebih berkembang daripada dijadikan 1 tim sebab mereka akan langsung bersaing dengan pemain klub bersangkutan untuk mendapatkan tempat utama.... bayangkan seuntungannya apabila mereka 30 orang menjadi pemain inti semua, dibandingkan bila digabungkan 1 tim paling2x kita hanya dapat 11 pemain inti yang sering bermain.


Demikianlah point2x yang akan saya lakukan apabila saya jadi Ketua PSSI ( Ceritanya),, mungkin ada yang nanggapin, mengkritik, mencela,,, atau bahkan punya visi misi yang lebih bagus, silakan... Ini semua demi kemajuan Sepakbola Nasional. Dan mudah2xan PSSI menanggapi tulisan kita, sekian.......


Di Tulis Oleh salah satu Anggota Forum diskusi LI.com

()

3 komentar untuk "Andai Aku Jadi Ketua Umum PSSI"

  • BIMBO di SIDOARJO pada 01 Januari 1970 00:00:00
    kalo aku yg jadi ketuanya, ANTV sama LATV gak bakalan aku jadikan partner PSSI untuk urusan siaran langsng soale siaran livenya gk imbang antr wil bart sm wil timur. hampir 80% yg disiarkn dr wil barat. pa mang disengaja nieeeee????
  • Caesar Santoso di Sydney, Australia pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Wah saya udah tulis komentar panjang2, jdnya kepotong en yg masuk cm 3 baris... T.T
  • Caesar Santoso di Sydney, Australia pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Hai, gw mahasiswa lg kul di australia. Gw setuju bgt sama ide pendidikan sepakbola dengan ngirim pemain2 muda kita (U-21, U-18, U-15, U-11) ke negara lain yg liga per-sepakbola-an nya lebih maju dan modern. Terbiasa dengan sistem kompetisi, latihan, po
1

Leave a Reply