Domain For Sale! You can buy this domain

Ligasiana

Persikota Kian Tenggelam

Tangerang (LI.com), Persikota Tangerang kembali menelan pil pahit setelah digebuk Persik Kediri 1-2, dalam lanjutan Liga Indonesia 2007 di Stadion Benteng Tangerang, Minggu (15/4). Akibat kekalahan untuk ke sembilan kalinya ini posisi Persikota semakin tragis terbenam di zona degradasi.

Persikota sempat memimpin 1-0, setelah striker gaek Eppala Jordan berhasil menjebol gawang Persik yang dijaga Kurnia Sandi pada menit 69. Eppala memanfaatkan umpan datar yang disodorkan pemain pengganti M Ilham  dari rusuk kiri.

Gol indah dari hasil kerjasama yang baik itu disambut pemain, offcial, dan penonton. Sayang kegembiraan itu hanya sesaat karena Aris Budi P menyamakan kedudukan1-1 pada menit 80, setelah menerima umpan dari Ronald Fargundes. Herman Batak tidak mampu menahan bola datar Aris Budi.

Berhasil menyamakan kedudukan, gelombang serangan Persik semakin meningkat, tekanan ini membuat frustasi para pemain belakang Persikota, adalah M. Nasuha yang membuat kesalahan fatal akibat frustasi mendapata tekanan, dengan sengaja M. Nasuha menahan bola sundulan Danilo Fernando yang sudah 99% gol dengan tangannya, tak ayal lagi wasit yang memimpin pertandingan langsung memberikan ganjaran kartu merah kepada Nasuha, sekaligus memberikan hadiah penalt kepada Persik. Ronal Fergundes sukses menjalankan eksekusi. Pada menit 89 itu, Herman terpaksa memungut si kulit bundar. Kedudukan 1-2 untuk Persik tidak berubah hingga pertandingan usai.

Manager Persikota Tangerang, Ir Achamd Dasuki berjanji akan melakukan evaluasi total terhadap tim berjuluk “Bayi Ajaib” ini. “Akhir putaran satu nanti kita evaluasi seluruh peman dan pelatih,” ungkap Dasuki, dengan wajah tegang dan kecewa.

Menurut dia, evaluasi itu sangat mungkin melakukan perombakan besar-besar terhadap formasi pemain dan tim. “Kalau memang ada pemain yang harus dilepas kita akan lepas. Itu juga tidak menutup kemungkinan untuk pelatih,” ujarnya.

Kekecewaan juga terlihat pada pemain gelandang serang juga terlihat kecewa, Mohammad Ilham. “Main di kandang sendiri, main di luar juga sama saja,” katanya. “Ya, sama-sama jelek,” tambah Ilham, langsung meninggalkan wartawan.

Mundari Karya, sang pelatih Persikota, usai pertandingan langsung menuju tempat ganti pakaian. Mundari tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Sedangkan fans Persikota, Benteng Mania, berteriak : “Ganti Mundari sama Tukul.”

Manajer Persik, Iwan Budiarto mengaku sangat senang dengan kemenangan ini. “Target kami sebetulnya draw sudah cukup. Tapi ketika kita tertinggal satu kosong, seluruh pemain termotivasi untuk menyamakan kedudukan dan bahkan memenangkan pertadingan,” paparnya.
 
 ()

3 komentar untuk "Persikota Kian Tenggelam"

  • bambang (benk2) di V-ROOM ONE pada 01 Januari 1970 00:00:00
    bpk WAHIDDIN HALIM tolong perbaiki prestasi PERSIKOTA yang dulu sempat bersinar,knpa sekarang sprti ini?????? klo beli pemain yg berkulitas jgn duit dmakan pribadi
  • rangga wijaya di kediri pada 01 Januari 1970 00:00:00
    semoga persikota bisa mempunyai metal baja, dalam setiap pertandingan apalagi di luar kandang,maju terus persikota.
  • rangga wijaya di kediri pada 01 Januari 1970 00:00:00
    semoga persikota bisa mempunyai metal baja, dalam setiap pertandingan apalagi di luar kandang,maju terus persikota.
1

Leave a Reply