Domain For Sale! You can buy this domain

Gosip Panas

Pemain Asing Yang Tergusur

Kebijakan PSSI yang menghalalkan penggunaan lima pemain asing dalam satu klub, membuat Liga Indonesia kebanjiran pemain asing, baik dari Amerika Latin, Afrika maupun Eropa,  Agen-agen pemain asing seperti mendapat durian runtuh dari kebijakan BLI, para agen pun berlomba memasok sejumlah pemain asing dalam jumlah besar, sayangnya tak jarang agen mengelabui klub dengan memalsukan curiculum vitae pemain yang bersangkutan agar dapat di terima di Indoensia sesuai dengan aturan yang ditetapkan BLI, hasilnya bak membeli kucing dalam karung, pemain-pemain asing yang diharapkan mampu mengangkat prestasi tim nyatanya tak jarang malah sering membuat ulah yang merugikan Klub, yang menyedihkan tak sedikit pula pemain asing yang permainannya dibawah pemain lokal, sebut saja striker Persija Samuel Tayo yang kalah bersaing dengan Bambang Pamungkas dan Aliyudin di lini depan.

Meski demikian kehadiran pemain asing memang diperlukan untuk mengangkat prestasi kompetisi sepakbola Nasional, kemampuan teknik dan skill individu mereka diharapkan mampu memberi contoh bagi para pesepak bola lokal, dan dari jajaran daftar pencetak gol terbanyak baik dari wilayah barat maupun timur dominasi pemain asing sangat kentara, hanya Boas Salosa (Persipura) dan Aliyudin (Persija) yang mampu menyaingi kehebatan para striker asing. Kehadiran para pemain asing yang sekarang bermain di Liga Djarum 2007 sedikit mengalami peningkatan di bandingkan dengan musim-musim sebelumnya. kini hadir Zah Rahan pemain Sriwijaya FC yang juga menjadi pemain Timnas di negaranya Liberia, juga Cristian Beckamenga yang menjadi andalan di Timnas U-23 Kamerun, serta pemain asing lainnya yang kualitasnya diatas rata-rata pemain lokal.

Memasuki jeda kompetisi putaran pertama sejumlah klub mulai mengevaluasi kinerja pemain asingnya, ada yang masih memberi toleransi dan hanya meminta pemain yang bersangkutan untuk segera beradaptasi dengan klub, namun banyak juga klub yang sudah lelah dengan kinerja pemain asingnya yang tak kunjung membaik, memang kegagal pemain asing menunjukan permainan terbaiknya buka sepenuhnya kesalahan si pemain, namun faktor lain seperti kecocokan dengan pelatih juga menjadi alasan kenapa pemain asing itu tidak mampu menampilkan permainan terbaiknya, seperti yang di alami Richardo Diaz yang di coret dari skuad Persiba oleh Peter Butler akibat tidak sesuai dengan selera sang pelatih, namun tetap saja kasus seperti di alami Richardo Diaz sangat sedikit, selebihnya karena memang pemain asing tersebut tidak mampu beradaptasi dengan iklim sepak bola di tanah air atau tidak memiliki kemampuan teknis yang mumpuni?.

Bagi klub besar tak masalah mecopot atau mendatangkan pemain asing baru, namun bagi klub kecil persoalan dana serta kebjiakan BLI yang tertuang pada Manual Liga Indonesia tentang ketentuan pemain asing Bagian E pasal 3 yang menyebutkan bahwa : Pemain asing yang ingin pindah klub harus bermain di klub asalnya sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun. Praktis pemain asing yang baru bergabung musim ini dan tak terpakai di klubnya (pemaian buangan) harus siap-siap angkat koper dari Liga Indonesia, kalau pun klub lain ingin memakai jasanya maka harus melalui mekanisme transfer, namun sepertinya sulit jika harus melalui mekanisme transfer, karena klub yang sedang mengincar pemain asing tentu tidak akan mengambil pemain yang sudah ketahuan biasa saja permainannya dengan mengeluarkan uang untuk kontrak dan transfernya.

Klub-klub yang sedang berburu pemain asing pengganti lebih memilih pemain asing yang fresh (baru) dari agen karena lebih efisien, tinggal bagaimana manajemen klub memilih pemain asing berkualitas dengan waktu yang tersedia.

Sejumlah Pemain Asing yang terancam tersingkir dari klubnya :

()

11 komentar untuk "Pemain Asing Yang Tergusur"

  • wahyu di palembang pada 01 Januari 1970 00:00:00
    gue stuju aja pemain asing merumput diliga indonesia,tpi setiap club hrus jernih melihat bagus atau tidaknya pemai asing itu,jangan memgambil pemain yg tunggu gaji aja ?
  • yyyyy di yyyy pada 01 Januari 1970 00:00:00
    ssssssssssssssssssssssa
  • coco di jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    pemain asing cuma bikin kantong club" jadi bolong.. lebih baik gunakan produk dalam negri,,apa ia indonesia dengan jumlah penduduk yang sangat melimpah ini tidak ada yang bisa bermain sepak bola?
  • nina di jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    kenapa harus pemain asing toh pemain sepak bola indonesia banyak koq yang bagus2.buat apa bnyk2 pemain asing ga penting!!!!!pemain sepak bola indonesia lebih bagus............
  • gabriella gutierrez di kediri pada 01 Januari 1970 00:00:00
    sbg istri pemain asing sy keberatan dgn komen itu krn sebenarnya alasan suami sy dibuang dr Persik adlh krn Pelatih Daniel Roekito berbisnis dgn membawa pemain Deka dr Brasil.Pemain asing yg bnyk dirugikan agen.Tp ada jg pemain asing yg bnr2 merugikan dan
  • lindy di jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    gw setuju2 aja pemain asing merumput diliga indonesia.tapi harus seleksi skillnya diatas rata2 pemain lokal bukan ambil pemain asing menurut harga kontraknya kecil tp gak ada skill yang untung agen tapi apa untung untuk team dan suporter yang dukung team
  • ronald kampak di jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    gw,gk setuju pssi menghalalkan 5pemain asing,karna bs jadi pmaen lokal tdk bs berkembang...kl pssi menghalalkan 5 pemain asing itu akan membuat agen pmaen kaya raya
  • Rahmat Latief di makassar pada 01 Januari 1970 00:00:00
    lasonu semua yang baca ini
  • Rahmat Latief di makassar pada 01 Januari 1970 00:00:00
    lasonu semua yang baca ini
  • Rahmat Latief di makassar pada 01 Januari 1970 00:00:00
    lasonu semua yang baca ini
  • yudi di bogor pada 01 Januari 1970 00:00:00
    pemain asing yang sudah tidak memberikan manfaat toek sepakbola indon baiknya jangan ditampung lagi oleh club2 LI....baiknya PSSI membuat peraturan 3 pemain asing yang dapat bermain di liga indon baik divisi utama, 1 dst..berikan kesempatan kepada pemain2
1

Leave a Reply