Domain For Sale! You can buy this domain

Ligasiana

SFC dan PSMS Paling Ganas

Mengawali putraran kedua wilayah barat, persaingan semakin sengit dan menegangkan, tim-tim papan atas semakin agresif dalam melakukan perombakan tim menuju performa tim yang lebih baik atau setidaknya mempertahankan posisi yang sudah di raih sekarang, Persija Jakarta mendepak tiga legiun asingnya, Javier Rocca, Hernand Ortiz dan Samuel Tayo karena dianggap tak memberi banyak kontribusi bagi tim, hebatnya Persija mempercayakan kekuatan para pemain muda usia untuk mengganti kekosongan yang ditinggalkan, sebut saja nama I Wayan Mudana yang di juluki Gatusso nya Indonesia, Atep, Mulky Hakim, Jordy Kartiko, M Ilham, hasilnya memang sempat mengecewakan dengan kekalahan telak  3-0 atas Pelita Jaya Purawakarta, namun perlahan tapi pasti Persija mulai bangkit tiga kemenangan beruntun berhasil di raih Persija, Persita di tekluk 3-0 di kandangnya, menang 2-1 dan 1-0 atas PSS Sleman dan Persib Bandung di Lebak Bulus secara permainan Persija memang masih belum mencerminkan sebagai tim besar namun dengan kekuatan muda yang sekarang menghuni sebagian besar pos, Persija hanya perlu manambah jam terbang para pemain mudanya karena kualitas skil individu mereka cukup menjanjikan.

PSMS Medan dan Sriwijaya FC, dua tim Sumatra ini tercatat sebagi tim yang paling subur dalam urusan mencetak gol di awal putaran kedua, masuknya beberapa muka baru semakin menegaskan kalau mereka sangat siap untuk menjadi Juara Liga Indonesia, dalam empat pertandingan awal PSMS Medan mengemas 11 gol dan kebobolan 3 gol termasuk ketika menghajar juara bertahan Persik Kediri 6-1, kehadiran Andres Miquel Formento dari Argentina mengganti pos Frank Seator yang hijrah ke Persis Solo semakin memnatapkan lini depan PSMS, Sriwijaya FC (SFC) tim asuhan Rahmad Darmawan ini adalah tim yang paling stabil penampilannya dalam empat pertandingan awal putaran kedua, belum sekalipun SFC menelan kekalan, SFC berhasil mencuri dua poin di dua pertandingan away menghadapai PSIS Semarang dan Persela Lamongan, di kandang SFC tampil lebih garang tanpa ampun mereka menghajar Persiraja 5-0 dan membantai PSDS 4-1, total sudah 13 gol mereka sarangkan ke gawang lawan hanya dalam empat pertandingan dan kebobolan 5 gol hasilnya kini SFC berhasil memimpin klasemen sementara wilayah barat dengan mengumpulkan nilai 42.

Hasil kurang memuaskan dalam empat pertandingan awal di raih Persik Kediri dan Persib Bandung, permainan Persik Kediri masih belum stabil, pasca di gulung PSMS 6-1, Persik berhasil bangkit dan menundukan PSSB Bireun 2-1 di Cot Gafu namun giliran bermain di kandang sendiri mereka harus puas berbagi angka 1 setelah ditahan imbang tim papan bawah Persikota Tangerang 2-2, meski dibayar dengan kemenangan tipis atas Persikabo Bogor 1-0, yang paling mengejutkan adalah Persib Bandung, juara paruh musim ini hanya maraih dua poin dari empat pertandingan awal, bahkan bermain di kandang sendiri serta di dukung ribuan suporternya bukan jaminan Persib bisa menyapu bersih semua partai kandang seperti di putaran pertama, dua pertandingan kandang Persib hanya maraih satu poin hasil imbang dengan Persela Lamongan, sebelumnya Persib malah harus menelan pil pahit di tekuk PSIS Semarang 0-1, kisruh di internal Persib sepertinya harus segera dibenahi jika tidak ingin terlempar dari persaingan empat besar wilayah barat, karena dari materi pemain Persib termasuk tim yang dihuni pemain-pemain yang berkualitas.

(Ligina)

14 komentar untuk "SFC dan PSMS Paling Ganas"

  • SCREET cReW di tengah2 sungai musi pada 01 Januari 1970 00:00:00
    edop uonk qto
  • datut di Balikpapan pada 01 Januari 1970 00:00:00
    PSMS memang hebat terutama jika bermain di stadion Teladan. Tp pascapuasa peringkat Ayam Kinantan merosot dan keluar dari zona empat besar. Coach Freddy Mully harus memaksimalkan sisa pertandingan untuk bisa lolos ke delapan besar kemudian menjadi kampiun
  • fans sejati sfc di sumatera pada 01 Januari 1970 00:00:00
    buat seluruhb fans sfc kl nontong k jakabarung pakaikah baju kbesaran sfc biar kt sll kompak dan setia tak klh olh suporter tim2 lain key sfc punyo wong kito galo.....
  • boy di medan pada 01 Januari 1970 00:00:00
    sepakbola medan emang bgs,tp,tlg kpd para manajemen psms medan,klo bs kt g usah pake pemain asing lg. dan llu buat kompetisi antar klub maupun kompetisi bebas dari klub,krn byk org bs main tp tdk dpt tersalurkan.Makasi
  • rizka di palembang pada 01 Januari 1970 00:00:00
    SFC aku cinta pada mu,,,cb skali2 uji coba dgn klup luar jgn klup dlm negeri truz,biar bisa berkembang n menambah pengalaman.
  • anton di pada 01 Januari 1970 00:00:00
  • putra di pelembang pada 01 Januari 1970 00:00:00
    berjayala teruz SFC N PSMS,kl bs lapangan na stndr intrnsional,jgn bolong2 kw tdk pn spk bl indonesia mo maju,
  • PERSIJA_KU di persija ku _satu pada 01 Januari 1970 00:00:00
    CONTOH LAH JAKMANIA MESKIPUN DIZOLIMI OLEH PSSI TAPI KAMI TETAP MENDUKUNG PERSIJA.. KAMI AKAN TETAP BELA PERSIJA SAMPE MATI WALAUPUN DARAH KAMI TARUHANNYA
  • uje di sp.pojok pada 01 Januari 1970 00:00:00
    km sebagai anak pelembang kecewa terhadap psis krn sriwijayafc jrg d siar kn d tv trm ksh
  • di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    tutup aja web LIGA INDONESIA, cz udah gak niat
  • di pada 01 Januari 1970 00:00:00
    KENAPA ADMIN WEB LIGA INDONESIA KURANG SEMANGAT TIADA GAIRAH... BERITANYA KETINGGALAN N TELAT TERUS
  • Gibron di Bandung pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Psms, Kinerja pemain asingnya kurang dibantu oleh pemain indonesianya, lalu permainan RAP-RApnya, sudah jarang kelihatan, adapaun kelihatan, hanya dalam posisi ketinggalan ( kalah ), mohon coach Freddy, utamakan kekompakan Team, dan lebih perhatikan Rap-R
  • erwin di palembang pada 01 Januari 1970 00:00:00
    sepakbola indonesia mkn bgs, lbh bgs lg kl pemain asing d krangin mnjd 3 orang tiap tim
  • erwin di palembang pada 01 Januari 1970 00:00:00
    sepakbola indonesia makin bgs,lbh bgs lg kl pemain asing di kurangi tiap tim mnjdi 3 orang.
1

Leave a Reply